alexametrics

Masuk Kandang Singa Demi Cincin Berlian, Aksi Pria Ini Berujung di Kantor Polisi

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Masuk Kandang Singa Demi Cincin Berlian, Aksi Pria Ini Berujung di Kantor Polisi
Ilustrasi singa. (Buddh Sharan Sahu/Pexels)

Sepertinya pria yang masuk ke kandang singa ini mengalami gangguan jiwa.

Suara.com - Seorang pria di India sepertinya lebih sayang cincin berlian ketimbang nyawanya sendiri meskipun aksinya sudah dicegah petugas.

Hal ini terbukti ketika ia terekam kamera hendak masuk ke kandang binatang buas itu untuk mengambil perhiasan mahal di Taman Zoologi Nehru Hyderabad.

Menyadur Indian Express Minggu (28/11/2021), staf yang bertugas di kandang singa berusaha mencegahnya agar tak jadi santapan hewan buas itu.

Dalam video yang beredar di media sosial, pria itu terlihat duduk di lereng batu besar yang berdampingan dengan kandang dengan seekor singa menunggu di bawah.

Baca Juga: Kisah Pemulung Dapat Rejeki Nomplok, Nemu Cincin Berlian Dijual Seharga Rp 80 Juta

Pria yang diidentifikasi sebagai G Sai Kumar, mengatakan kepada polisi bahwa dia sedang mencari berlian yang disembunyikan di dalam kandang.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Taman Kebun Binatang Nehru mengatakan Kumar sedang berjalan dengan susah payah di atas batu-batu besar di area parit kandang Singa Afrika, area terlarang bagi pengunjung.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Selanjutnya ia diserahkan ke Polsek Bahadurpura  dan petugas Polsek Bahadurpura mengatakan Sai Kumartak memberi jawaban memuaskan saat dimintai keterangan.

“Dia memberi tahu kami sedang mencari berlian yang dia yakini tersembunyi di kandang singa. Sepertinya dia mengalami gangguan jiwa. Kami akan memberitahu orangtua dan akan memeriksa kondisi mentalnya juga.”

Menurut SHO, Sai Kumar sudah lama tidak pulang meskipun orang tuanya tinggal di Keesara.

Baca Juga: Pamer Cincin Berlian, Britney Spears Resmi Dilamar Sam Asghari

“Dia bilang dia telah berkeliaran selama 17 tahun terakhir. Kami tidak tahu bagaimana dia masuk ke dalam. Kami sedang memverifikasi klaimnya,” kata inspektur.

Ia menambahkan, aksi ini bukan kasus percobaan bunuh diri. “Jika staf tidak menghentikannya, dia pasti sudah dikoyak singa,” tambahnya.

Komentar