Apakah Abu Vulkanik Dapat Menyuburkan Tanah?

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:08 WIB
Apakah Abu Vulkanik Dapat Menyuburkan Tanah?
Ilustrasi apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Suara.com - Erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) kemarin menyisakan abu vulkanik yang begitu banyak. Lantas, apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah?

Pasca erupsi, material muntahan berupa pasir dan abu vulkanik menimbuni permukaan tanah, paling parah di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo, Lumajang. Pertanyaannya, apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah?

Gunung Semeru menjadi satu dari gunung berapi aktif di Pulau Jawa. Karena letusan berulang, tanah di sekitar gunung berapi biasanya memiliki lapisan abu vulkanik yang berurutan. Apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah?

Simak ulasan selengkapnya untuk menjawab pertanyaan apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah.

Apakah Abu Vulkanik Dapat Menyuburkan Tanah?

Dalam jurnal sains berjudul Applying Volcanic Ash to Croplands – The Untapped Natural Solution, disebutkan tanah dengan lapisan abu vulkanik seperti ini dapat ditemukan di dekat 127 gunung berapi aktif dan tidak aktif yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi bagian utara, dan Maluku.

Endapan abu vulkanik (nama ilmiah: Tephra) memang pada awalnya menjadi masalah bagi manusia, ternak, dan tanaman. Abu sering dianggap sebagai pengganggu, tidak banyak digunakan sebagai amandemen tanah di lahan pertanian, dan belum diselidiki secara memadai sebagai alternatif pengganti basal yang dihancurkan.

Namun, dengan praktik pengelolaan lahan yang tepat, abu vulkanik bisa menjadi sumber daya untuk memperbaiki tanah dan menangkap karbondioksida di atmosfer.

Kandungan Abu Vulkanik untuk Kesuburan Tanah

baca juga

Artikel berjudul How Mount Agung’s Eruption Can Create the World’s Most Fertile Soil yang dilansir dari laman The Conversation, menyebutkan kandungan abu vulkanik yang dapat menyuburkan tanah.
Tephra (nama ilmiah dari abu vulkanik) mengandung mineral primer yang memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Seiring waktu, pelapukan kimia dan biologis, abu vulkanik akan melepaskan nutrisi dan abu akan meningkatkan luas permukaannya, memungkinkan mereka untuk menahan lebih banyak nutrisi dan air.

Selain itu, abu vulkanik memiliki kapasitas untuk menyerap karbon dalam jumlah tinggi (mengambil karbon dari atmosfer dan memasukkannya ke dalam tanah).

Fenomena alam ini memperbaharui dan menyuburkan tanah, tetapi butuh waktu agar abunya bisa lapuk. Penelitian lebih mendalam perlu mencari solusi yang akan mempercepat laju pembentukan tanah.

Di samping bencana alam yang membawa duka mendalam, merupakan tantangan untuk meyakinkan petani lokal bahwa letusan gunung memiliki berkah tersembunyi. Serta dampak jangka panjang dari fenomena alam ini pada akhirnya membuat tanah Indonesia tetap subur.

Itulah penjelasan untuk menjawab keingintahuan kita mengenai apakah abu vulkanik dapat menyuburkan tanah? Semoga bermanfaat!

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Lahar Dingin, Ancaman Berikutnya Setelah Awan Panas

Mengenal Apa Itu Lahar Dingin, Ancaman Berikutnya Setelah Awan Panas

Tekno | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:02 WIB

Satu Keluarga Terjebak Erupsi Semeru: Kami Hampir Pasrah

Satu Keluarga Terjebak Erupsi Semeru: Kami Hampir Pasrah

Video | Selasa, 07 Desember 2021 | 10:30 WIB

Tahlilan dan Doa Bersama Buat Para Korban Tewas Letusan Gunung Semeru

Tahlilan dan Doa Bersama Buat Para Korban Tewas Letusan Gunung Semeru

Jatim | Selasa, 07 Desember 2021 | 09:49 WIB

Presiden Jokowi Berangkat ke Lumajang Kunjung Korban Letusan Gunung Semeru

Presiden Jokowi Berangkat ke Lumajang Kunjung Korban Letusan Gunung Semeru

Jatim | Selasa, 07 Desember 2021 | 09:36 WIB

Viral Penemuan Seekor Kucing di Lautan Lumpur Erupsi Semeru, Tuai Simpati Publik

Viral Penemuan Seekor Kucing di Lautan Lumpur Erupsi Semeru, Tuai Simpati Publik

Hits | Selasa, 07 Desember 2021 | 10:30 WIB

Evakuasi Korban Semeru: Mungkin Ini Sudah Takdir Anak Saya

Evakuasi Korban Semeru: Mungkin Ini Sudah Takdir Anak Saya

Video | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×