Buzzer Naikkan Kepercayaan Polri, DPR: Uang Negara Jangan Dipakai Hal Tak Penting

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 07 Desember 2021 | 13:44 WIB
Buzzer Naikkan Kepercayaan Polri, DPR: Uang Negara Jangan Dipakai Hal Tak Penting
Seorang warganet dengan akun @mawakresna menyoroti soal ramainya cuitan bernada dukungan kepada Polri atas hasil survei yang menyatakan tingkat kepercayaan publik kepada Polri tinggi. (tangkap layar)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Santoso turut mengomentari soal sorotan warganet terkait dugaan penggunaan jasa buzzer untuk menaikkan trending topik perihal hasil survei yang menyatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tertinggi dalam satu dekade terakhir yakni mencapai angka 80,2 persen.

Santoso mengaku setuju dengan warganet yang memberikan sorotan tersebut. Menurutnya, dana APBD/APBN oleh Polri atau lembaga negara lainnya jangan dipakai untuk hal yang tidak penting termasuk untuk jasa buzzer.

"Saya setuju dengan netizen bahwa dana APBD oleh Polri dan oleh institusi negara apapun jangan untuk pembiayaan yang tidak untuk kepentingan rakyat dan pelayanan yang maksimal pada publik. Jangan juga ada dana non budgeter (tidak dianggarkan) tapi ada program dalam bentuk apapun, ini dalam rangka menghindari penyalahgunaan kekuasaan," kata Santoso saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Santoso mengingatkan, bahwa kekinian masyarakat semakin melek. Terlebih masyarakat juga kekinian telah paham mana yang rekayasa dan mana yang murni karena kinerja.

"Dengan teknologi IT yang digunakan oleh rakyat saat ini menjadikan publik makin tau mn polesan dan rekayasa, mana yang murni timbul dari dukungan masyarakat tanpa by design," ungkapnya.

Kendati begitu, terlepas dari adanya dugaan penggunaan buzzer tersebut, Santoso mengatakan gebrakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melakukan pembenahan ditubuh Polri dapat diapresiasi.

"Terlepas dari opini adanya buzzer, bahwa gebrakan Kapolri Sigit Listyo dengan moto Presisi dalam melakukan pembenahan di tubuh Polri patut di apresiasi," tuturnya.

Naikin Trending Topic

Diketahui, seorang warganet dengan akun @mawakresna menyoroti soal ramainya cuitan bernada dukungan kepada Polri atas hasil survei yang menyatakan tingkat kepercayaan publik kepada Polri tinggi. Cuitan itu ditemukan dengan nada seragam dengan hashtag #SurveiKepercayaanPublik.

baca juga

"Bayangin, duit pajakmu buat bayarin jasa naikin trending topic Polisi. #percumalaporpolisi," cuit akun @mawakresna di twitter seperti dilihat Suara.com, Selasa.

Sebelumnya, hasil survei yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 80,2 persen atau tertinggi selama satu dekade terakhir.

"Angka ini tertinggi sepanjang sejarah survei opini publik dalam satu dekade terakhir," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/12/2021).

Ia menilai kehadiran Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di instansi Polri memberikan angin segar di tubuh Polri.

Seperti diketahui, Sigit memimpin Korps Bhayangkara sejak 27 Januari 2021 menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.

Menurut Burhanuddin, tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hingga menyentuh angka 80,2 persen hingga mengalahkan lembaga penegak hukum lainnya tidak lepas dari pengaruh sang Kapolri.

Padahal, biasanya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum selalu menempatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di posisi pertama. Tren tersebut terjadi sejak 2014 hingga 2018.

"Setelahnya, kepercayaan terhadap KPK terus menurun hingga berhimpitan dengan kepercayaan terhadap polisi pada survei 2019 dan 2020," ujarnya.

Untuk diketahui, Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 2 hingga 6 November 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode "multistage random sampling" dengan jumlah responden mencapai 2.020 orang.

Survei tersebut memiliki "margin of error" sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Forum Ulama dan DPR RI Bahas Habib Rizieq, Arteria Dahlan: HRS Itu Sudah Kita Perjuangkan

Forum Ulama dan DPR RI Bahas Habib Rizieq, Arteria Dahlan: HRS Itu Sudah Kita Perjuangkan

Bekaci | Selasa, 07 Desember 2021 | 13:30 WIB

Hari Ini Novel Baswedan Cs Jalani Uji Kompetensi ASN Polri

Hari Ini Novel Baswedan Cs Jalani Uji Kompetensi ASN Polri

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:16 WIB

Kapolri Diminta Bentuk Satgas Khusus Antikorupsi Setelah Novel Dkk Resmi Bergabung

Kapolri Diminta Bentuk Satgas Khusus Antikorupsi Setelah Novel Dkk Resmi Bergabung

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:23 WIB

DPR Tunda Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Cegah Masuknya Omicron ke Indonesia

DPR Tunda Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Cegah Masuknya Omicron ke Indonesia

Lampung | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:13 WIB

Terkini

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB