Komnas HAM Ungkit Pembangunan Bandara 'Berdarah-darah': Percuma Pidato Pancasila Tanpa HAM

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:30 WIB
Komnas HAM Ungkit Pembangunan Bandara 'Berdarah-darah': Percuma Pidato Pancasila Tanpa HAM
Ketua Tim Tindak Lanjut Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat, Amiruddin. (Antara).

Suara.com - Ketua Tim Tindak Lanjut Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat, Amiruddin menekankan bahwa penting adanya memperhatikan Hak Asasi Manusia (HAM) di dalam upaya pengembangan pariwisata. Ia mengambil contoh dari pembangunan satu bandara di Jawa yang prosesnya berdarah-darah karena tidak melibatkan HAM terutama untuk masyarakat yang terdampak.

Amiruddin mengatakan kalau kejadian itu terjadi sekitar 2 tahun lalu. Pembangunan bandara itu dikatakannya untuk mendukung pariwisata di daerah yang ia tidak sebutkan namanya.

"Bagaimana 2 tahun yang lalu saya dengan mas Beka suatu proyek yang sifatnya prestisius, membanggakan setelah jadi, tapi prosesnya bagaimana? Berdarah-darah," kata Amiruddin dalam acara Konsultasi Nasional Peran Mediasi HAM yang disiarkan YouTube Humas Komnas HAM RI, Rabu (8/12/2021).

Beberapa kali ia mengunjungi wilayah yang dibangun bandara tersebut hanya untuk menyampaikan ke pihak-pihak terkait guna memberitahu hak-hak yang dimiliki warga terdampak. Amiruddin tidak mau kalau pihak pengelola hanya sekedar datang dan mengusir warga demi sebuah pembangunan bandara.

"Kalau dia mau dipindahkan penuhi haknya, ajak dia bicara dengan baik. Jangan datang kami tim, begana begini, u pindah," ujarnya.

Amiruddin sempat menyampaikan kalau negara Indonesia itu dilandasi dengan Pancasila. Menurutnya Pancasila tanpa HAM itu hanya menjadi buah bibir saja. Akan menjadi percuma rasanya, kata Amiruddin, kalau Pancasila selalu menjadi pokok pembicaraan namun tidak diimplementasikan dengan baik.

"Kita bisa berpidato setiap hari soal Pancasila, tapi kalau rakyat kita kehilangan sumber kehidupannya, kita tidak menjalankannya dengan sungguh-sungguh," tuturnya.  

Karena itu, Amiruddin mengatakan bahwa tidak ada yang salah dari niat negara yang hendak mengembangkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Akan tetapi, ia mengingatkan ada dua hal pokok yang harus dipertimbangkan yakni hak-hak warga yang terdampak dari pembangunan.

"Kalau itu menimbulkan kemiskinan dan tersisih, saya rasa kita perlu sama-sama untuk melihat ulang adakah guna proyek itu untuk warga negara kita. Kalau tidak mari kita duduk bersama agar proyek itu betul-betul menjadi kesejahteraan."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Rp 180 Juta Digelontorkan, Dispar Kutiim Niat Percantik Jembatan Penghubung Untuk Ini

Dana Rp 180 Juta Digelontorkan, Dispar Kutiim Niat Percantik Jembatan Penghubung Untuk Ini

Kaltim | Selasa, 07 Desember 2021 | 21:27 WIB

Kebijakan Berganti-ganti, PHRI Sleman Minta Pemerintah Lebih Bijak

Kebijakan Berganti-ganti, PHRI Sleman Minta Pemerintah Lebih Bijak

Jogja | Rabu, 08 Desember 2021 | 06:45 WIB

Buka Musyawarah Serikat Pekerja Pariwisata Bali, Gubernur Wayan Koster Ajak Bersabar

Buka Musyawarah Serikat Pekerja Pariwisata Bali, Gubernur Wayan Koster Ajak Bersabar

Bali | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:48 WIB

Gubernur Wayan Koster Sebut Segala Kebijakannya Untuk Bangkitkan Aura Bali

Gubernur Wayan Koster Sebut Segala Kebijakannya Untuk Bangkitkan Aura Bali

Bali | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:29 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×