Selama Libur Nataru, Tujuh Ribu Penumpang KA dari Jakarta Tak Penuhi Syarat Perjalanan

Chandra Iswinarno

Sabtu, 01 Januari 2022 | 21:04 WIB
Selama Libur Nataru, Tujuh Ribu Penumpang KA dari Jakarta Tak Penuhi Syarat Perjalanan
Penumpang antre untuk memasuki area peron di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/12/2021). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa]

Suara.com - Perjalanan kereta api selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) dinyatakan berjalan kondusif dan lancar. Meski begitu, ada tujuh ribu penumpang yang sebelumnya dinyatakan tidak dapat memenuhi persyaratan perjalanan.

Menurut Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa semua penumpang yang diberangkatkan memenuhi aturan yang berlaku.

“Seluruh penumpang yang berangkat dipastikan memenuhi aturan dan dalam kondisi sehat,” ujar dia ketika dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu (1/1/2021).

Dikemukakannya, selama Nataru sekira tujuh ribu penumpang tak dapat memenuhi persyaratan perjalanan. Ia menyatakan, sebagian jumlah tersebut ada yang melakukan pengubahan jadwal karena memerlukan waktu untuk melengkapi persyaratan.

Sedangkan, rata-rata penumpang yang tak memenuhi persyaratan disebabkan belum melakukan vaksin sebanyak dua kali untuk usia di atas 17 tahun, dan PCR anak di bawah 12 tahun.

“Bagi penumpang yang batal berangkat karena tidak memenuhi persyaratan perjalanan di masa Nataru ini, biaya tiket dikembalikan 100 persen tunai di loket,” kata Eva.

Kemudian pada malam tahun baru, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen sekitar tujuh ribu orang, sedangkan dari Stasiun Gambir ada 5.600 orang.

Selain itu, per hari ini volume penumpang Daop 1 angkanya menurun hampir 70 persen dibandingkan pada masa normal sebelum Covid-19.

Hal dipengaruhi imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk mengurangi perjalanan demi menghentikan laju penyebaran COVID-19, ditambah adanya kesadaran masyarakat yang baik.

baca juga

“Mereka mengikuti semua aturan yang ditetapkan,” ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Gembira! Tarif Tes Antigen di Stasiun Kereta Api Turun Rp 10 Ribu, Jadi Rp 35 Ribu

Kabar Gembira! Tarif Tes Antigen di Stasiun Kereta Api Turun Rp 10 Ribu, Jadi Rp 35 Ribu

Jakarta | Sabtu, 01 Januari 2022 | 18:16 WIB

Tahun 2022, Penumpang Kereta Api Minangkabau Ekspres Bakal Nikmati Tarif Murah

Tahun 2022, Penumpang Kereta Api Minangkabau Ekspres Bakal Nikmati Tarif Murah

Sumbar | Jum'at, 31 Desember 2021 | 18:09 WIB

KAI Diguyur PMN Rp 6,9 Triliun, LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Lanjut Dibangun?

KAI Diguyur PMN Rp 6,9 Triliun, LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Lanjut Dibangun?

Bisnis | Jum'at, 31 Desember 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×