Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati ke Jokowi: Kayaknya Saya Dianggap Kurang Pintar

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 12:28 WIB
Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati ke Jokowi: Kayaknya Saya Dianggap Kurang Pintar
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan dalam HUT ke-49 PDI Perjuangan yang disiarkan melalui Youtube PDI Perjuangan, Senin (10/1/2022). [Tangkapan layar]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah membentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Namun, ia mengaku heran banyak yang menanyakan alasan Jokowi menjadikannya sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

"Pak Jokowi, Saya berterima kasih, bapak membentuk BRIN. Cuma banyak orang nanya kenapa Pak Jokowi yang dijadikan saya lagi gitu," ujar Megawati dalam HUT ke 49 PDI Perjuangan yang disiarkan melalui Youtube PDI Perjuangan, Senin (10/1/2022).

Megawati menuturkan, bukan dirinya yang menginginkan jabatan itu. Pasalnya, penunjukkannya sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN adalah perintah Jokowi.

"Lah saya ya bilang, yang nyuruh saya presiden lho. Emangnya mau-maunya saya sendiri? Coba toh, aneh ya?" tutur dia.

Bahkan, Megawati mendengar saat Ketua BRIN Laksana Tri Handoko diwawancara awak media, nama dirinya disinggung.

"Padahal, terus saya dengar Kepala BRIN diwawancara, saya ya tetap disinggung, 'Kenapa yang dijadikan ketua dewan pengarah Ibu Mega? Pak Handoko lalu bilang lah kok saya dengar ya (Pak Handoko) ngomong research itu dulu Pak Habibie sama Bu Mega," papar Jokowi.

Ia pun mengatakan kepada Jokowi, orang-orang meragukannya karena dianggap dirinya kurang pintar. Presiden RI kelima itu pun mengaku tertawa sendiri mendengarnya.

"Saya mungkin kurang bisa ngomong kali ya Pak Jokowi. Jadi orang kayaknya saya dianggap barangkali ya kurang pintar. Saya suka ketawa sendiri itu, nah itu," sambungnya.

Dalam acara tersebut hadir secara daring pula Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi,  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga dan Kepala BIN Budi Gunawan. 

Selain itu hadir pula Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Kelompok Benalu saat HUT PDIP, Mega: Atas Nama Pandemi, Mereka Cari Untung!

Ungkap Kelompok Benalu saat HUT PDIP, Mega: Atas Nama Pandemi, Mereka Cari Untung!

News | Senin, 10 Januari 2022 | 12:16 WIB

Megawati Sebut Ada Kelompok yang Manfaatkan Pandemi untuk Diskreditkan Pemerintah

Megawati Sebut Ada Kelompok yang Manfaatkan Pandemi untuk Diskreditkan Pemerintah

News | Senin, 10 Januari 2022 | 11:58 WIB

Peleburan Eijkman Ke BRIN, Azyumardi Azra: Malapetaka Dunia Riset Indonesia

Peleburan Eijkman Ke BRIN, Azyumardi Azra: Malapetaka Dunia Riset Indonesia

News | Senin, 10 Januari 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB