CEK FAKTA: Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga, Benarkah?

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:13 WIB
CEK FAKTA: Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga, Benarkah?
CEK FAKTA Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi Polres Singkawang menggunakan bahasa China alih-alih bahasa Indonesia saat melakukan sosialisasi ke warga sehingga memicu sorotan tajam.

Narasi ini dibagikan oleh akun Twitter @presidendungu. Akun ini membagikan sebuah video Polwan yang sedang melakukan sosialisasi di jalanan umum.

Polwan itu tampak memberi sosialisasi kepada masyarakat dengan menggunakan bahasa Mandarin. Akun ini lantas menyebut jika polisi telah menggantikan bahasa Indonesia dengan bahasa China saat bertugas sosialisasi ke warga.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

"Aparat POLRES SINGKAWANG sudah gunakan bahasa China, Apa harus begini nasib bangsa kita ini. bukannya bahasa Nasional Indonesia.. malah diganti dg bahasa Mandarin… Sdh kacau negara ini atau sudah melupakan PESAN atau PENGAKUAN Sumpah Pemuda.?. Piye Pa"

CEK FAKTA Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Polres Singkawang menggunakan bahasa China alih-alih bahasa Indonesia saat melakukan sosialisasi ke warga tidak benar.

Hal ini dikatakan oleh Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto. Ia menjelaskan anggota polisi dalam video yang diunggah akun Twitter tersebut tengah memberikan edukasi.

baca juga

Anggota polisi itu melakukan sosialisasi mengenai vaksinasi Covid-19 kepada warga Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat. Diketahui, warga di sana didominasi oleh keturunan Tionghoa.

Terlebih, warga lanjut usia keturunan Tionghoa di daerah tersebut biasa menggunakan Dialek Hakka dalam percakapan sehari-hari. Karena itu, anggota polisi itu menggunakan Dialek Hakka agar efektif saat memberikan sosialisasi vaksin Covid-19.

Penjelasan serupa juga diungkapkan oleh aktivis sekaligus jurnalis senior, Farid Gaban. Melalui akun Twitternya @faridgaban, Farid Gaban mengatakan bahwa pengunggah video tersebut tidak mengetahui bahwa mayoritas warga Singkawang merupakan keturunan Tionghoa.

Ada yang protes kenapa polisi Singkawang melakukan sosialisasi publik dalam bahasa Tiongkok. Dijajah China katanya," cuit Farid Gaban pada Kamis, 13 Januari 2022 lalu.

CEK FAKTA Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Viral Polisi Singkawang Pakai Bahasa China Saat Sosialisasi ke Warga. (Turnbackhoax.id)

"Orang itu tidak tahu bahwa mayoritas warga Singkawang adalah Tionghoa, banyak darinya petani yang sama miskinnya dengan petani di Jawa. Indonesia itu bukan cuma Jakarta dan Jawa," tandasnya.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, Polres Singkawang menggunakan bahasa China alih-alih bahasa Indonesia saat melakukan sosialisasi ke warga adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Santriwati Bohongi Polisi Mengaku Diculik dan Diperkosa, Faktanya Kabur dari Pesantren karena Tidak Betah

2 Santriwati Bohongi Polisi Mengaku Diculik dan Diperkosa, Faktanya Kabur dari Pesantren karena Tidak Betah

Lampung | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:52 WIB

Pedih, Nur Afifah Balqis Jadi Bahan Satire 'Prestasi di Usia Muda' oleh Warganet Karena Kasus Korupsinya

Pedih, Nur Afifah Balqis Jadi Bahan Satire 'Prestasi di Usia Muda' oleh Warganet Karena Kasus Korupsinya

Kaltim | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:44 WIB

Kelas Kebanjiran, Siswa Ini Cosplay Jadi Serok Air Pengering Lantai: Ramah Lingkungan

Kelas Kebanjiran, Siswa Ini Cosplay Jadi Serok Air Pengering Lantai: Ramah Lingkungan

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:47 WIB

Permintaan Maaf Azam Khan Penyebut 'Hanya Monyet' Viral, Dianggap Tidak Tulus, Hukum Adat Tetap Diminta Warganet

Permintaan Maaf Azam Khan Penyebut 'Hanya Monyet' Viral, Dianggap Tidak Tulus, Hukum Adat Tetap Diminta Warganet

Kaltim | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:20 WIB

Meski Ada Ribuan Lampion, Masyarakat Tionghoa di Kota Solo Pastikan Imlek Digelar Secara Sederhana

Meski Ada Ribuan Lampion, Masyarakat Tionghoa di Kota Solo Pastikan Imlek Digelar Secara Sederhana

Surakarta | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:19 WIB

Lagi, Viral Penipuan Catut Nama Baim Wong, Kasir Minimarket Ajak Adu Debat Si Pelaku

Lagi, Viral Penipuan Catut Nama Baim Wong, Kasir Minimarket Ajak Adu Debat Si Pelaku

Bekaci | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15 WIB

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:14 WIB

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:05 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan

Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:48 WIB

×