- Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan pengiriman 253 ton logistik bantuan bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur hingga hari kelima.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan lima pesawat memberangkatkan 65 ton tambahan bantuan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Rabu.
- Pemerintah mendirikan posko utama di Labuan Bajo dan Maumere serta menggunakan jalur udara, laut, dan darat untuk distribusi.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan mempercepat pengiriman bantuan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Total ada 253 ton logistik yang diangkut menuju wilayah terdampak hingga hari kelima pascabencana.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan lima pesawat kembali diberangkatkan dengan membawa 65 ton bantuan, dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (19/8) pukul 04.00 WIB.
"Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” kata Teddy.
Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak.
Distribusi Logistik
Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.
Dari Posko Labuan Bajo, bantuan didorong menuju sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada.
Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil.
Sedangkan jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.
“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” kata Teddy.
Teddy mengatakan pemerintah terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT.
“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” tutur Teddy.