facebook

Absen Rapat di DPR, Panglima TNI Jenderal Andika Pilih Terbang ke Papua usai 2 Prajurit Ditembak Mati OPM

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Absen Rapat di DPR, Panglima TNI Jenderal Andika Pilih Terbang ke Papua usai 2 Prajurit Ditembak Mati OPM
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengunjungi Markas Korps Marinir TNI AL. [ANTARA]

"Per pukul 9 tadi kami menerima WhatsApp dari pak Panglima bahwa berkenaan dengan kejadian di Papua pagi tadi beliau harus berangkat."

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa absen dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI dengan agenda pembahasan pelelangan kapal KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513 pada Kamis (27/1/2022). Hal tersebut terjadi lantaran Andika mengunjungi Papua pasca terjadinya penyerangan anggota TNI oleh pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat  Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Kabar tidak hadirnya Andika disampaikan oleh Ketua Komisi I Meutya Hafid saat membuka sesi rapat kerja.

Kata Meutya, Andika menyampaikan kalau dirinya tidak bisa hadir lantaran harus berangkat ke Bumi Cenderawasih. 

"Per pukul 9 tadi kami menerima WhatsApp dari pak Panglima bahwa berkenaan dengan kejadian di Papua pagi tadi beliau harus berangkat," kata Meutya. 

Baca Juga: Tiga Prajurit Korban Tewas Serangan Kelompok Bersenjata Dievakuasi ke Timika

Adapun kehadiran Andika dalam rapat kerja tersebut diwakilkan. Sementara yang hadir dari unsur pertahanan yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono.

"Sehingga beliau mewakili kehadirannya di sesi rapat ini," ujarnya. 

Dua Prajurit Gugur Pasca Kontak Tembak 

Pasukan TPNPB-OPM Pimpinan Mayor Arnoldus Kocu Klaim yang menembak mati prajurit TNI di Maybrat, Papua. (Dokumentasi pribadi TPNPB-OPM)
Ilustrasi Pasukan TPNPB-OPM di Papua. (Dokumentasi pribadi TPNPB-OPM)

Dikutip dari Antara, kontak tembak antara pasukan TNI dengan pasukan TPNPB-OPM kembali terjadi di Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/2022) pagi. 

Dari kontak tembak ini, dua prajurit TNI dikabarkan meninggal akibat terkena tembakan. Dua korban ialah Serda Rizal dan Pratu Baraza yang terkena tembakan di bagian perut. 

Baca Juga: KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar Dijual karena Sudah Tak Layak Pakai, Menhan Prabowo: Sudah Ada Penggantinya

Kontak tembak berawal dari serangan yang dilakukan TPNPB-OPM terhadap Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar