Nicho Silalahi Tantang Mahfud MD Temui Teroris Papua Secara Langsung: Kami Sudah Jengah!

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 30 Januari 2022 | 10:34 WIB
Nicho Silalahi Tantang Mahfud MD Temui Teroris Papua Secara Langsung: Kami Sudah Jengah!
Menkopolhukam Mahfud MD. [Tangkapan layar]

Suara.com - Aktivis Nicho Silalahi mengkritik Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengenai persoalan yang berada di Papua. Ia tidak setuju pernyataan Mahfud yang menyebut Tentara Nasional Indonesia atau TNI saat ini bersifat defensif.

Diketahui, Mahfud MD mengomentari tiga prajurit TNI yang tewas akibat diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), yakni Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Menurut Mahfud, TNI yang berada di Papua sudah bersifat desentif.

Pernyataan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu langsung disanggah Nicho Silalahi. Melalui akun Twitter resminya, Nicho menantang Mahfud untuk bertemu langsung teroris Papua agar bisa melakukan dialog.

"Pak Mahfud MD, coba bapak langsung ke Papua untuk berdialog dengan teroris itu," cuit Nicho sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Sabtu (29/1/2022).

Lebih lanjut, Nicho menyebut dirinya dan para aktivis lain sudah lelah mendengar banyaknya warga sipil sampai anggota TNI yang gugur di Papua. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena sikap tidak jelas pemerintah dalam menangani teroris bersenjata.

"Kami sudah jengah mendengar putra terbaik bangsa gugur hanya karena sikap tak jelas pemerintah menghadapi teroris bersenjata," kritik Nicho.

Nicho Silalahi Tantang Mahfud MD Temui Teroris Papua Secara Langsung. (Twitter/@Nicho_Silalahi)
Nicho Silalahi Tantang Mahfud MD Temui Teroris Papua Secara Langsung. (Twitter/@Nicho_Silalahi)

Tak sampai di situ, Nicho juga menyentil pemerintah yang selama ini dinilai gagah berani dalam menangani baliho, tapi tidak kasus di Papua. Ia pun bertanya sampai kapan warga sipil sampai aparat di Papua harus berguguran.

"(Pemerintah) menghadapi baliho gagah perkasa. Mau berapa banyak lagi yang gugur?" pungkas Nicho.

Cuitan Nicho Silalahi yang mengkritik keras pemerintah, khususnya Mahfud MD langsung mendapatkan atensi warganet. Cuitannya itu telah mendapatkan 150 retweet dan 486 tanda suka hingga berita ini dipublikasikan.

Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Nicho Silalahi dengan beragam pendapat. Sebagian mendukung pernyataan Nicho dan ikut mengkritik Mahfud MD.

Namun, sebagian lainnya justru mengkritik Nicho atas pernyataannya menantang Menko Polhukam bertemu teroris Papua secara langsung.

"TNI saat latihan hebat, sampai tentara Amerika kagum dengan kehebatanya. Mengapa kehebatan itu tidak diterapkan dalam kenyataan, seolah-olah kehebatan latihan berbanding terbalik dengan kenyataan," komentar warganet.

"Sudah menghina perempuan Dayak. Jangan nyuruh orang datang ke Papua. Coba kau datang sendiri ke Kalimantan berani gak?" tantang warganet.

"Orang yang masih dalam pencarian, kok bisa bisa tweet nge-tag Menkopolhukam. Hidup nggak tenang, makan nggak tenang, pikiran nggak tenang, dompet makin nggak tenang. Mau berapa lama orang lain nalangin makan lo?" sindir warganet.

"Ya benar Nicho. Ini Mahfud kalau ngomong seenak udelnya saja. Semenjak msuk lingkaran Istana, ini Mahfud sudah bukan Mahfud yang dulu lagi," bela warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Strategi Diplomasi Sri Sultan HB X Melalui Kayu, 3 Menteri Canangkan Hutan Nangka di Gunungkidul

Dukung Strategi Diplomasi Sri Sultan HB X Melalui Kayu, 3 Menteri Canangkan Hutan Nangka di Gunungkidul

Jogja | Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:11 WIB

Jadi Irup Pemakaman Prajurit Korban Penyerangan OPM di Papua, KSAD: Dia Gugur Sebagai Pahlawan

Jadi Irup Pemakaman Prajurit Korban Penyerangan OPM di Papua, KSAD: Dia Gugur Sebagai Pahlawan

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:46 WIB

Suasana Haru Iringi Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur di Papua

Suasana Haru Iringi Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur di Papua

Foto | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:30 WIB

Jenazah TNI yang Tewas di Papua, Pratu Tuppal Halomoan Barasa Diterbangkan ke Jambi

Jenazah TNI yang Tewas di Papua, Pratu Tuppal Halomoan Barasa Diterbangkan ke Jambi

Sumsel | Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:03 WIB

Desak Polisi Segera Panggil Nicho Silalahi, Ruhut Sitompul: Sangat Merendahkan Wanita-Wanita Dayak

Desak Polisi Segera Panggil Nicho Silalahi, Ruhut Sitompul: Sangat Merendahkan Wanita-Wanita Dayak

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:19 WIB

Sejarah KKB Papua, Kelompok Separatis yang Diburu Kepolisian dan TNI hingga Sekarang

Sejarah KKB Papua, Kelompok Separatis yang Diburu Kepolisian dan TNI hingga Sekarang

News | Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB