Pertimbangkan Usulan Duet Pilpres, Cak Imin Ketum PKB "Kontak" Teman-teman Prabowo Subianto di Gerindra

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 03 Februari 2022 | 12:46 WIB
Pertimbangkan Usulan Duet Pilpres, Cak Imin Ketum PKB "Kontak" Teman-teman Prabowo Subianto di Gerindra
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat ditemui di gedung DPR. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengatakan akan mempertimbangkan usulan berduet dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Diketahui, ada usulan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dan Muhaimin diduetkan sebagai capres dan cawapres. Muhaimin mengatakan usulan itu baru sekadar aspirasi masyarakat.

"Itu aspirasi yang berkembang yang saya lihat terutama di Jabar. Tentu menjadi pertimbangan dan akan kita lihat nanti," kata Muhaimin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/2/2022).

Saat ditanya awak media lebih jauh terkair sejauh mana komunikasi intensif yang dilakukan PKB dengan Gerindra terkait usulan duet itu, Muhaimin tidak menjawab lugas. Ia hanya memastikan bahwa ada komunikasi.

"Pasti, pasti," kata Muhaimin.

Komunikasi itu tidak secara langsung dilakukan PKB dengan Prabowo, melainkan dengan rekan-rekan di Gerindra

"Dengan teman-temannya," kata Muhaimin.

Mau Diduetkan dengan Prabowo

Untuk diketahui, PKB mulai membuka opsi menjadikan Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden di tengah upaya PKB menjadikan ketua umum mereka itu sebagai calon presiden.

baca juga

Opsi itu muncul seiring adanya deklarasi untuk pasangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024. Deklarasi itu salah satunya datang dari Barisan Prabowo-Muhaimin di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung Jawa Barat.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid tidak memungkiri bahwa banyak pihak memandang duet Prabowo-Muhaimin sebagai kombinasi pasangan capres dan cawapres yang ideal. 

Apalagi bila melihat posisi PKB yang jelas tidak mungkin bisa mencalonkan figur sendiri sebagai capres, tanpa berkoalisi.

"Kita memang tidak bisa maju sendiri dan elektoral Pak Prabowo juga termasuk yang bagus. Banyak yang memandang kombinasi ini pasangan yang ideal untuk bisa mencapai kemenangan. Tapi kalau saya pribadi tetap berjuang Pak Muhaimin capres," kata Jazilul, Selasa (1/2/2022).

Secara hitungan koalisi, kata Jazilul duet Prabowo-Muhaimin sudah tentu sudah memenuhi syarat presidential threshold (PT) minimal 20 persen.

Diketahui, berdasarkan Pemilu 2019, Partai Gerindra memperoleh 17.594.839 suara (12,57%). Sementara PKB meraih 13.570.097 suara (9,69%).

"Itu sudah lebih dari cukup untuk maju sebagai pasangan capres-cawapres," ujar Jazilul.

Selain faktor raihan suara partai, koalisi antara Gerindra dan PKB dirasa ideal berdasarkan basis partai antara nasionalis dan religus. Di siai lain, duet dua figur yang berlatar belakang militer-sipil serta kalangan tua dan muda itu juga dipandang Jazilul sebagai pasangan ideal.

Apalagi dua ketua umum partai itu cukup akrab mengingat keduanya sama-sama berada dalam satu koalisi di pemerintahan peridoe kedua Presiden Jokowi hingga kini. Dengan begitu, diakui Jazilul keduanya lebih mudah untuk melakukan konsolidasi.

"Pak Muhaimin punya kultur pesantren dan NU, Pak Prabowo punya kultur militer, menurut saya komplit lah. Cuma saya pribadi masih berjuang agar Pak Muhaimin menjadi capres, RI 1. Tapi saya juga tidak menolak beberapa teman yang punya usulan karena pada ujungnya politik harus realistis juga," kata Jazilul.

Namun adanya usulan duet Prabowo-Muhaimin belum ditanggapi lebih jauh nagi masing-masing partai. Duet itu masih sebatas usulan yang diterima sebagai aspirasi.

"Ya enggak ada salahnya kalau pasangan ini dimunculkan lebih dulu untuk jalan karena cukup koalisinya," ujar Jazilul.

Terpenting saat ini, menurut Jazilul masing-masing figur masih perlu meningkatkan popularitas dan elektabilitas di waktu tersisa menjelang Pilpres yang dilaksankan dua tahun lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader PDIP Mulai Dilirik Parpol Lain, Megawati Diminta Waspada

Kader PDIP Mulai Dilirik Parpol Lain, Megawati Diminta Waspada

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 10:51 WIB

Disebut Bisa Melenggang di Pilpres 2024, KSAD Dudung Diwanti-wanti Begini

Disebut Bisa Melenggang di Pilpres 2024, KSAD Dudung Diwanti-wanti Begini

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 10:06 WIB

Sejumlah Ulama Dukung Sandiaga Uno Jadi Capres di Pilpres 2024

Sejumlah Ulama Dukung Sandiaga Uno Jadi Capres di Pilpres 2024

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 08:05 WIB

AHY Disebut Punya Karakter Kuat, Pesonanya di Pilpres 2024 Nggak Bisa Dianggap Remeh

AHY Disebut Punya Karakter Kuat, Pesonanya di Pilpres 2024 Nggak Bisa Dianggap Remeh

News | Kamis, 03 Februari 2022 | 07:52 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×