Zelensky, dari Komedian Jadi Pemimpin Perang Meyakinkan dalam Melawan Putin

Siswanto, BBC

Rabu, 02 Maret 2022 | 12:23 WIB
Zelensky, dari Komedian Jadi Pemimpin Perang Meyakinkan dalam Melawan Putin
BBC

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, seorang komedian yang tidak memiliki pengalaman politik sama sekali saat terpilih tiga tahun lalu, muncul tiba-tiba sebagai pemimpin perang yang meyakinkan.

Dia meyakinkan rakyat Ukraina dengan pidato dan video selfie serta menyuarakan kemarahan warga Ukraina dan tekad dalam melawan serangan Rusia.

Ketika Presiden Rusia Vladimir Putin tampil semakin tak jelas - dengan menuduh Ukraina melakukan "genosida" di wilayah timur Donetsk dan Luhanks, serta menyatakan negara itu perlu dibersihkan dari Nazi, Presiden Zelensky, yang berasal dari keluarga Yahudi yang menggunakan bahasa Rusia, muncul penuh wibawa dan tegas.

Penampilan presiden ini mengangkat sisi yang tak pernah diperkirakan oleh sebagian besar pengkritiknya, termasuk pihak intelijen.

Momen penting dalam transformasi dari seorang pemimpin yang anjlok dalam jajak pendapat, yang kadang-kadang terlihat tidak mampu, menjadi seorang tokoh nasional ini terlihat pada dini hari Kamis (24/02), beberapa jam sebelum Rusia menyerbu.

Dalam pidato tenang yang diunggah di media sosial, sebagian dalam bahasa Rusia, dia mengatakan dia telah mencoba menelepon Vladimir Putin untuk mencegah perang dan tidak ditanggapi.

Kedua negara tidak membutuhkan perang, "baik Perang Dingin, perang di lapangan, maupun perang hibrida", kata Zelensky. Dengan mengenakan setelan berwarna gelap, dia berdiri di depan peta Ukraina.

Namun dia menambahkan, bila Ukraina akhirnya diserang, mereka akan mempertahankan diri mati-matian. "Ketika Anda menyerang kami, Anda akan menghadapi wajah kami - bukan punggung kami, tetapi wajah kami."


Rusia menyerang Ukraina:

baca juga

Tak lama kemudian, invasi dimulai, dan video Zelensky selanjutnya, yang diambil di tengah hari, dia mengenakan seragam militer, menunjukkan perjuangan mereka yang mirip Daud melawan Goliat. Malam harinya, dia meluncurkan video lagi, memperingatkan para pemimpin Barat bahwa bila mereka tidak menyediakan bantuan, maka besok "perang akan mengetuk pintu Anda".

"Ini adalah suara tirai besi, yang telah turun, dan membedakan Rusia dari dunia yang beradab."

Zelensky sebagai panglima militer juga tampaknya membuat semua pernyataan yang benar di Twitter Ukraina.

Yulia McGuffie, pemimpin redaksi situs berita Novoye Vremya berkata, dirinya merasa menyesal ketika Zelensky terpilih sebagai presiden pada April 2019, karena ia tak yakin akan kemampuan mantan komedian tersebut untuk memimpin pemerintahan.

Namun warga Ukraina dengan cepat menyambut presiden terpilih mereka dengan hangat sepekan belakangan ini, kata McGuffie.

"Dukungan penuh dan penghormatan mulai berdatangan, saya rasa setelah Rusia memulai perang - seluruh warga Ukraina merasa dekat dengan Zelensky. Dia berperan sebagai pemimpin yang menyatukan, dan saya bisa bilang, menginspirasi, sebagian besar dengan memberi contoh langsung.

"Dia memimpin pemerintahan yang melawan tentara Putin, dan ini membuat banyak orang mengagumi dan menghormatinya dengan tulus."

Kedatangan Zelensky di kancah politik tak ubahnya seperti perannya di atas panggung seni. Dia paling terkenal atas karakter yang dimainkannya sebagai komika di serial TV berjudul Servant of the People atau Pelayan Rakyat.

Di situ, dia berperan sebagai seorang guru yang tiba-tiba menjadi presiden setelah seorang siswa mengunggah videonya sedang membahas korupsi di dunia politik - yang kemudian diceritakan menjadi viral.

Ketika dia menjadi salah satu kandidat dalam pemilu presiden pada 2019, beberapa orang menganggapnya sebagai lelucon - partai politik yang mengusungnya disebut sebagai Partai Pelayan Rakyat, menukil judul serial populer yang diperaninya.

Namun dia kemudian menang dengan 73% suara, berjanji akan memerangi korupsi dan membawa perdamaian ke wilayah timur negara tersebut.

Presiden Ukraina memiliki kekuatan besar, namun mewujudkan janji-janji politik yang dibuatnya tidaklah mudah, kata konsultan komunikasi Yaryna Klyuchkovska. Dan bagi seseorang yang memulai kepresidenan dengan angka dukungan yang begitu tinggi, satu-satunya jalan adalah turun.

"Membuat janji-janji yang sangat luas adalah satu hal, dan mengeksekusi aturan-aturan perundangan adalah hal berbeda," kata dia.


Tahun-tahun sebelum politik

  • Lahir di pusat Kota Kryvyi Rih, Ukraina timur, pada 1978
  • Lulus dari Universitas Ekonomi Nasional Kyiv dengan gelar hukum
  • Turut mendirikan perusahaan produksi TV yang sukses
  • Memproduksi berbagai acara untuk jaringan TV yang dimiliki oleh miliarder kontroversial Ihor Kolomoisky
  • Kolomoisky kemudian mendukung pencalonan presidennya
  • Sampai pertengahan 2010-an, kariernya di televisi dan film adalah fokus utamanya

Zelensky menikmati dukungan dari oligarki, Ihor Kolomoisky, selama masa kampanye presidensialnya, membuat banyak orang khawatir dia akan menjadi pemimpin boneka, yang dikontrol oleh pria yang tengah diselidiki oleh AS atas tuduhan penipuan dan pencucian uang.

Namun Zelensky terbukti lebih independen dari pemikiran skeptis tersebut, dan menolak beberapa hal, seperti contohnya mengizinkan re-privatisasi PrivatBank, yang dimiliki oleh Kolomoisky sebelum bank tersebut dinasionalisasi.

Di sisi lain, praktik korupsi tetap mengakar kuat di Ukraina, dan ada kekhawatiran bahwa aturan anti-oligarki yang baru, justru dapat dipakai untuk membatasi aktivitas beberapa oligark dan tidak untuk yang lain.

Tuntutan hukum kepada rival utama Zelensky, Petro Poroshenko, yang juga presiden terdahulu, oleh beberapa pengamat Barat adalah politis.

Usaha Zelensky untuk bernegosiasi dengan Rusia untuk mencari solusi konflik di wilayah timur, yang telah menewaskan lebih dari 14.000 orang, juga tak terlalu sukses.

Ada pertukaran tawanan perang dan beberapa tindakan lain untuk melaksanakan proses perdamaian, yang dikenal dengan nama Perjanjian Minsk, tapi tak ada terobosan.

Selama 2020, tingkat persetujuan publik terhadapnya terus menurun.

Selanjutnya, Zelensky terus mendesak untuk menjadi anggota Uni Eropa dan aliansi militer NATO, sebuah tindakan yang memicu kemarahan Presiden Rusia.

Namun Yaryna Klyuchkovska berkata, retorika Zelensky atas konflik di timur dan hubungan negaranya dengan Rusia dianggap masih terlalu takut-takut oleh banyak penduduk Ukraina, hingga beberapa hari terakhir.

Saar genderang perang ditabuh semakin kencang, dia mendeklarasikan Hari Perdamaian, dan terus menekankan harapannya untuk solusi diplomatik, meskipun Ukraina melaporkan tingginya pelanggaran gencatan senjata di garis depan.

"Dia menghindari subjek perang, peperangan, apapun yang berhubungan dengan militer. Ini adalah tema di luar zona nyamannya dan dia sebelumnya tidak pernah menyentuhnya dalam retorika publiknya," ujar Klyuchkovska.

Dia juga menyatakan ketidaksetujuannya dengan peringatan harian dari AS dan pemerintah Barat lainnya soal serangan Rusia yang tak terelakkan, dan berkata bahwa strategi komunikasi AS "sangat mahal untuk Ukraina".

Perubahan besar terjadi pada Zelensky ketika dia memberikan pidato di hadapan Konferensi Keamanan Munich pada Minggu, 19 Februari, ujar Klyuchkovska, yang membuatnya berubah dari seorang yang skeptis menjadi seorang penggemar.

Zelensky memulai pidatonya dengan menceritakan kala dia mengunjungi sebuah taman kanak-kanak di wilayah timur Ukraina, yang beberapa hari sebelumnya diterjang misil.

"Saat halaman sekolah mereka berlubang karena bom, anak-anak bertanya: 'Apakah dunia telah lupa kesalahan terbesar di abad ke-20?'" dia berkata.

"Ketidakpedulian menjadikan Anda kaki tangan," dia berkata kepada para tetamu diplomat dan elite pertahanan dari Barat. Dia mengingatkan mereka kepada penolakan Vladimir Putin atas ketertiban dunia yang dipimpin oleh AS di konferensi sama, tepat 15 tahun yang lalu.

Dia juga menekankan kebangkitan Rusia. "Bagaimana dunia merespons? Dengan ketenangan."

Klyuchkovska berkata tidak ada pemimpin Ukraina yang bicara blak-blakan dengan Barat seperti ini sebelumnya.

"Bagi saya, ada momen kebanggaan ketika Zelensky menyampaikan pidatonya yang brilian di konferensi pertahanan di Munich," tukas Yulia McGuffie. "Ini juga menjadi titik di mana para pesaing politik Zelensky di Ukraina memutuskan bahwa sekarang bukan saatnya bertikai dan berkonflik.

Intelijen Barat mengklaim bahwa nama Zelensky kini berada di urutan teratas daftar orang yang ditargetkan untuk dibunuh oleh pasukan Rusia. Dia berkata, keluarganya ada di urutan kedua, tapi mereka akan tetap berada di Ukraina.

Kehadirannya di negara itu terkonfirmasi oleh video selfie yang diambilnya di luar istana kepresidenan dan latar belakang House of Chimera di kejauhan, dilengkapi dengan kehadiran hewan-hewan eksotis dan arena berburu.

Mengomentari salah satu video ini, penulis Inggris Ben Judah mencuit: "Jika Anda berkata kepada kakek-nenek Anda di Pale [area Kerajaan Rusia di mana orang Yahudi banyak bermukim] bahwa seorang pria Yahudi menjadi pemimpin perang Ukraina melawan invasi Rusia, mereka akan berkedip dengan cepat."

"Tentu saja, dia adalah seorang aktor. Saya tidak tahu apakah ini adalah persona dia yang sebenarnya atau tidak. Tapi apa pun yang dilakukannya, berjalan dengan baik," ujar Yaryna Klyuchkovska.

"Para penulis pidatonya bisa dibilang sangat sukses. Mereka berasal dari bisnis hiburan, tapi bahkan menulis untuk serial Netflix berbeda dengan menulis pidato kepresidenan."

Ukraina masih menghadapi berbagai tantangan. Pasukan Rusia yang menjalankan invasi sangat besar dan bersenjata lengkap. Tapi lulusan hukum berusia 44 tahun ini, seorang anak bawang di politik, telah menemukan suara yang membantu menaikkan moral penduduk Ukraina.

"Salah seorang teman baik saya baru saja menulis, 'Zelensky tiba-tiba menumbuhnya nyalinya dengan ukuran sangat besar'," kata McGuffie. "Dan ini tercermin dari cara dia berlaku sekarang."

Kateryna Khinkulova berkontribusi pada laporan ini


Tonton dan berlangganan channel YouTube BBC Indonesia di sini

https://www.youtube.com/watch?v=yWE49Na7v3E

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen

UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:34 WIB

Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300

Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:28 WIB

Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0

Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:25 WIB

Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran

Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:14 WIB

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:06 WIB

Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia

Ulat Sagu hingga Hutan Belantara: 5 Alasan Serial Petualangan Ini Wajib Ditonton Sebelum ke Malaysia

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 05:55 WIB

3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste

3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:59 WIB

4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini

4 Shio yang Hoki dan Bahagia 31 Juli 2026, Masa Sulit Berakhir Mulai Hari Ini

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:50 WIB

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...

Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Bukan Hanya Cetak Banyak Gol tapi...

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 06:47 WIB

Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat

Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'

Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Cuma Selangkah ke Stasiun Manggarai, PT KAI Siapkan 1.232 Apartemen Murah

Cuma Selangkah ke Stasiun Manggarai, PT KAI Siapkan 1.232 Apartemen Murah

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik

BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:25 WIB

131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian

131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Homeless Media, Instrumen Penting Bantu Suarakan Isu Lingkungan Dekat Masyarakat

Homeless Media, Instrumen Penting Bantu Suarakan Isu Lingkungan Dekat Masyarakat

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Rumah Eks Menkominfo Johnny G Plate Ambruk, Korban Tewas Gempa NTT 47 Orang

Rumah Eks Menkominfo Johnny G Plate Ambruk, Korban Tewas Gempa NTT 47 Orang

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang

BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang

Jakarta | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Berburu Mobil Impian di BRI KKB Expo 2026, Digelar di 131 Cabang

Berburu Mobil Impian di BRI KKB Expo 2026, Digelar di 131 Cabang

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Arsip Angin dan Janji yang Tertunda

Arsip Angin dan Janji yang Tertunda

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×