KSAD Susun Strategi Tangkal Krisis Ekonomi Dan Naiknya Harga Barang Di Daerah

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 02 Maret 2022 | 12:40 WIB
KSAD Susun Strategi Tangkal Krisis Ekonomi Dan Naiknya Harga Barang Di Daerah
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman memberi arahan kepada prajurit, Rabu (2/3/2022). [ANTARA]

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menindaklanjuti pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal krisis ekonomi akibat adanya ketidakpastian global. Ia akan menyusun strategi bagaimana TNI AD bisa membantu daerah-daerah agar tidak merasakan imbas dari krisis ekonomi tersebut.

Strategi itu disampaikan Dudung dalam Rapat Pimpinan TNI AD Tahun 2022 yang digelar di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2022).

"Inilah yang mungkin nanti akan kita bahas strateginya nanti adalah bagaimana kodam-kodam nanti untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan-kemungkinan dari krisis ekonomi," kata Dudung.

Adapun strategi yang dimaksud Dudung ialah bagaimana nantinya TNI AD bisa membantu pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan pertanian di wilayah masing-masing. Dudung berharap dengan adanya strategi itu, TNI AD bisa ikut membantu masyarakat yang tengah dibayang-bayangi oleh krisis ekonomi akibat ketidakpastian global.

"Sehingga TNI AD siap membantu pemerintah apapun kegiatan-kegiatan itu sehingga nantinya juga tidak akan kesulitan bagi TNI AD. TNI AD pasti akan siap untuk membantu," ujarnya.

Selain itu, Dudung juga akan membahas soal kenaikan harga yang menjadi salah satu faktor lain dari krisis ekonomi tersebut. Menurutnya, saat ini TNI AD kini tengah mendukung program pemerintah yakni food estate.

"Kemudian banyak lagi hal-hal yang sudah dilakukan di NTT, di Kalimantan, di beberapa daerah yang sudah dilakukan bagaimana program-program TNI AD yang mendukung bagaimana meningkatkan perekonomian dari dampak Covid-19," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan kalau ketidakpastian di global kini malah semakin meningkat. Akibat ketidakpastian itu, Jokowi mengungkap beragam efeknya termasuk harga-harga barang yang naik.

Jokowi menjelaskan bahwa saat ini terjadi kelangkaan kontainer yang dapat mengganggu pengiriman barang. Kalau misalkan kontainer langka, maka akan berpengaruh kepada naiknya harga barang.

baca juga

Hal tersebut disampaikannya arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun Anggaran 2022 di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/3/2022).

"Karena perdagangan yang tidak seimbang di antara negara-negara sehingga harga kontainer naik, kalau harga kontainer naik, precostnya naik artinya apa? Harga barang juga akan ikut naik. Kalau harganya naik artinya apa? Konsumen beli dengan harga lebih mahal dari biasanya, itu baru urusan kontainer," kata Jokowi.

Kemudian, Jokowi juga menyampaikan kalau saat ini terjadi kelangkaan pangan. Menurutnya kondisi tersebut sudah terjadi di sejumlah negara karena harganya yang naik.

Bukan hanya barang, Jokowi menyebut saat ini terjadi kenaikan inflasi. Imbasnya adalah beban masyarakat untuk membeli barang yang akan meningkat.

Ia meminta agar Indonesia juga ikut mewaspadai kondisi tersebut. Pasalnya, Amerika Serikat saja yang tidak pernah merasakan inflasi di atas satu persen, kini malah mencapai di atas tujuh persen.

"Di beberapa negara ada yang sudah di atas 50 persen, di atas 30 persen, jangan dianggap enteng hal-hal seperti itu? Artinya apa? Masyarakat yang ingin membeli barang harus membayar dengan harga yang lebih tinggi," imbuh Dudung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI AD tak Punya Loreng Khas, Alasan KSAD Jenderal Dudung Buat Seragam Baru

TNI AD tak Punya Loreng Khas, Alasan KSAD Jenderal Dudung Buat Seragam Baru

Lampung | Rabu, 02 Maret 2022 | 12:23 WIB

Diwanti-Wanti Jokowi soal Penceramah, KSAD Dudung: Jangan sampai Salah-salah Kita Undang Orang Terpapar Radikalisme

Diwanti-Wanti Jokowi soal Penceramah, KSAD Dudung: Jangan sampai Salah-salah Kita Undang Orang Terpapar Radikalisme

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:46 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Jokowi, Jenderal Dudung Ingatkan Prajurit Jangan Salah Mengundang Penceramah

Tindaklanjuti Arahan Presiden Jokowi, Jenderal Dudung Ingatkan Prajurit Jangan Salah Mengundang Penceramah

Lampung | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:41 WIB

Tindaklanjuti Kritikan Jokowi soal Prajurit TNI Tolak IKN di Grup WA, KSAD Dudung: Jangan Ada yang Ngomong Aneh-aneh!

Tindaklanjuti Kritikan Jokowi soal Prajurit TNI Tolak IKN di Grup WA, KSAD Dudung: Jangan Ada yang Ngomong Aneh-aneh!

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:12 WIB

Pakai Seragam Baru dengan Loreng NKRI, KSAD Dudung: Karena Angkatan Darat Belum Punya Loreng

Pakai Seragam Baru dengan Loreng NKRI, KSAD Dudung: Karena Angkatan Darat Belum Punya Loreng

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 10:33 WIB

Deddy Corbuzier Dipanggil Polisi Gegara Ucapan Jenderal Dudung soal Tuhan Bukan Orang Arab

Deddy Corbuzier Dipanggil Polisi Gegara Ucapan Jenderal Dudung soal Tuhan Bukan Orang Arab

Entertainment | Selasa, 01 Maret 2022 | 13:16 WIB

Tinjau Korban Gempa Pasaman, Jenderal Dudung Perintahkan Ini ke Prajurit TNI

Tinjau Korban Gempa Pasaman, Jenderal Dudung Perintahkan Ini ke Prajurit TNI

Sumut | Minggu, 27 Februari 2022 | 18:05 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×