Ribuan Orang Asing Ingin Angkat Senjata untuk Menghentikan Putin

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2022 | 13:49 WIB
Ribuan Orang Asing Ingin Angkat Senjata untuk Menghentikan Putin
BBC

Suara.com - Seruan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kepada khalayak internasional untuk datang ke Ukraina dan angkat senjata melawan pasukan Rusia telah menarik minat "ribuan" orang dari berbagai negara dan latar belakang, mulai dari veteran hingga koki restoran.

Dalam pidatonya hari Minggu (27/02), Zelensky mengumumkan pembentukan legiun relawan internasional seraya mengajak masyarakat internasional bergabung.

"Ini adalah bukti utama dukungan Anda kepada negara kami," katanya.

Keesokan harinya, Hanna Maliar selaku Deputi Menteri Pertahanan Ukraina, mengklaim bahwa pihaknya telah menerima "ribuan" permintaan dari calon relawan di berbagai negara.

https://twitter.com/DefenceU/status/1498260544733724674

Sejumlah relawan telah menuju Ukraina untuk mendaftar secara langsung. Lainnya mendaftar di kedutaan dan konsulat Ukraina yang tersebar di banyak negara.

Mobilisasi ini berlangsung ketika pasukan Rusia membombardir serta mengepung sejumlah wilayah dan kota-kota kunci di Ukraina.

'Putin harus dihentikan'

Ada berbagai macam alasan para relawan untuk angkat senjata di Ukraina.

Joseph, misalnya. Pria berusia 32 tahun ini datang ke pusat komunitas Ukraina di Holland Park, London barat, yang didirikan untuk menerima sumbangan. Dia ke sana untuk mencari orang-orang Ukraina yang bisa memberinya informasi tentang cara mendaftar menjadi relawan tempur.

Padahal, Joseph tidak punya pengalaman militer dan nihil keterkaitan dengan Ukraina selain seorang teman asal Ukraina semasa kuliah.

"Saya paham bagaimana tegangnya situasi di sana dan saya paham apa yang kita coba hindari, [tapi] saya pikir kita harus menghentikan langkah [Putin]. Jika kita tidak membantu Ukraina dengan layak, maka khalayak bisa menjadi relawan. Saya harap kami bisa berdampak walau kecil," papar Joseph kepada BBC.

Baca juga:

Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, menuturkan saat diwawancarai BBC bahwa dirinya akan mendukung orang-orang Inggris yang ingin angkat senjata di Ukraina, walau pemerintah telah menegaskan bahwa itu bukan kebijakan resmi negara Inggris

Kementerian Luar Negeri Inggris bahkan "menentang semua perjalanan ke Ukraina" dan "cara terbaik dalam membantu Ukraina saat ini adalah memastikan Putin gagal".

Sikap itu serupa dengan anggota parlemen Inggris, Tobias Ellwood. Pria yang menjabat Ketua Komite Pertahanan Majelis Rendah dan pernah berdinas di kemiliteran ini menulis di Twitter:

"Mohon JANGAN pergi jika Anda tidak punya pengalaman tempur. Anda dan orang lain yang mengurus Anda bisa tewas terbunuh."

Akan tetapi, Joseph tidak gentar. Dia berkeras menuju Ukraina dan melawan pasukan Rusia.

"Saya punya teman-teman yang pernah menjalani dinas militer sehingga saya punya gambaran apa yang bakal terjadi. Saya sudah paham peringatan-peringatannya," kata Joseph.

Dia mengaku reaksi dari keluarganya cukup beragam, tapi mereka bisa memahami alasannya untuk menjadi relawan tempur.

"Pada pokoknya adalah, jika Anda meyakini sesuatu, jika Anda secara tulus meyakini sesuatu—seperti kemerdekaan, sistem demokrasi—Anda harus bersedia untuk mati untuk mencapainya.

"Hidup kita singkat, maka jadikan itu bermakna."

Baca juga:

Kedutaan Besar Ukraina di Inggris mengatakan kepada BBC bahwa pemerintah Ukraina mendukung "semua orang yang ingin menyokong negara kami dan melawan agresi Rusia". Namun, pihak kedutaan tidak berperan membantu orang-orang untuk menjadi relawan.

Alih-alih jalur resmi, jaringan informal telah bermunculan untuk membantu warga Inggris bertempur di Ukraina.

Dari veteran hingga koki restoran

Selain punya beragam alasan untuk memerangi Rusia di Ukraina, para relawan memiliki latar belakang yang bervariasi.

Dax, misalnya, adalah mantan serdadu infantri dari Divisi Penerjun Payung ke-82 Amerika Serikat. Pria berumur 26 tahun itu berencana menuju Ukraina bersama mantan serdadu AS lainnya.

"Saya merasa bersalah jika tidak pergi," ujarnya.

Baca juga:

Contoh berikutnya adalah Bryson Woolsey. Pria asal Kanada itu berhenti dari pekerjaannya sebagai koki restoran demi bertempur di Ukraina, walau tidak punya pengalaman atau latihan tempur.

Dia berencana membeli tiket pesawat ke Polandia, kemudian menyeberang ke Ukraina.

"Saya merasa harus melakukan sesuatu," kata pria berusia 33 tahun tersebut kepada kantor berita Reuters.

Dia mengaku gusar setelah melihat tayangan para perempuan dan anak-anak terluka di Ukraina.

Di grup-grup daring, sejumlah veteran militer sudah mewanti-wanti relawan tanpa pengalaman tempur bahwa mereka akan menuju zona konflik. Ketiadaan pengalaman akan menjadi beban bagi diri mereka dan orang lain.

Tapi itu tidak menghentikan Tai B, mahasiswa jurusan jurnalistik di New York.

"Saya tidak ingin menjadi pahlawan atau martir, saya hanya ingin melakukan yang benar," kata Tai, yang mengaku bisa memasak, dasar-dasar mekanik, dan cara memegang senjata api.

Bagaimanapun, tidak semua calon relawan ingin bertempur.

Di Quebec, Kanada, seorang dokter bernama Julien Auger bersiap meninggalkan keluarga kecilnya untuk menjadi tenaga medis guna membantu Kementerian Kesehatan Ukraina. Dia akan memberikan bantuan kemanusiaan secara "netral".

"Opini global dan sokongan saat ini adalah kunci untuk menyelesaikan konflik," kata bapak dua anak itu.

Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly, berkata kepada wartawan bahwa menjadi relawan brigade internasional Ukraina adalah hak setiap warga Kanada. Adapun Departemen Luar Negeri AS tidak merespons saat dimintai kesempatan wawancara mengenai topik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Balik ke Real Madrid, Jacobo Ramon Ungkap Alasan Bertahan di Como

Ogah Balik ke Real Madrid, Jacobo Ramon Ungkap Alasan Bertahan di Como

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:31 WIB

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:55 WIB

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:54 WIB

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:48 WIB

Trauma Diserbu Bobotoh, Pemain Asing Persib Pilih Absen di Pesta Juara Umuh Muchtar

Trauma Diserbu Bobotoh, Pemain Asing Persib Pilih Absen di Pesta Juara Umuh Muchtar

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:45 WIB

Era Baru Manchester City Tanpa Guardiola! Enzo Maresca Siap Bajak Dua Bintang Chelsea

Era Baru Manchester City Tanpa Guardiola! Enzo Maresca Siap Bajak Dua Bintang Chelsea

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:41 WIB

Halo Jakmania! Mauricio Souza Kirim Kode Berpisah dengan Persija

Halo Jakmania! Mauricio Souza Kirim Kode Berpisah dengan Persija

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:41 WIB

AC Milan Chaos! Allegri dan Ibrahimovic Nyaris Baku Hantam di Restoran

AC Milan Chaos! Allegri dan Ibrahimovic Nyaris Baku Hantam di Restoran

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:36 WIB

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:59 WIB

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:55 WIB

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:54 WIB

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:48 WIB

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:29 WIB

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:28 WIB

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:22 WIB

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:16 WIB

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:12 WIB

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB