Dapatkah Rusia Mengandalkan China Setelah Kena Hantam Rangkaian Sanksi?

Siswanto, BBC

Rabu, 09 Maret 2022 | 10:31 WIB
Dapatkah Rusia Mengandalkan China Setelah Kena Hantam Rangkaian Sanksi?
BBC

Suara.com - Pemerintah Australia telah menyeru kepada China agar berbuat lebih banyak untuk mengisolasi Rusia setelah negara tersebut menginvasi Ukraina. China juga didorong menerapkan rangkaian sanksi serupa seperti yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengritik China yang baru-baru ini membeli lebih banyak gandum dari Rusia. Menurutnya, tindakan itu justru membuat Rusia mendapat "pertolongan ekonomi".

Lantas sejauh apa China bisa membantu Rusia di bidang ekonomi?

Apakah rangkaian sanksi terhadap Rusia memengaruhi perdagangan?

China menegaskan bahwa mereka akan "melanjutkan kerja sama perdagangan secara normal" dengan Rusia.

Namun, sejumlah bank Rusia telah dicoret dari sistem pembayaran internasional, yaitu Swift. Sistem ini digunakan di seluruh dunia dalam transaksi keuangan sehingga pembayaran ekspor akan lebih sulit.

Konsekuensinya, baru-baru ini China mengurangi pembelian barang dari Rusia karena kalangan pedagang kesusahan melakukan transaksi keuangan.

Baca juga:

Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara telah berupaya mengembangkan sistem pembayaran alternatif guna mengurangi ketergantungan pada sistem berbasis dollar AS seperti Swift.

Rusia punya System for Transfer of Financial Messages (STFM), sedangkan China punya Cross-Border Interbank Payment System (CIPS). Kedua sistem ini beroperasi menggunakan mata uang masing-masing.

baca juga

Sebuah kajian yang dipublikasikan lembaga Carnegie Moscow Center menilai sistem pembayaran ini "bukanlah alternatif dari Swift".

Pada 2021, hanya satu bank China yang bergabung dengan STFM. Adapun bank-bank Rusia dan institusi keuangan global cukup banyak yang terhubung dengan sistem CIPS buatan China.

Saat ini, hanya sekitar 17% volume perdagangan antara Rusia dan China menggunakan mata uang yuan (naik dari 3,1% pada 2014), menurut sejumlah laporan media yang mengutip data statistik resmi pemerintah Rusia.

Perdagangan sektor energi antara kedua negara sebagian besar dilakukan menggunakan dollar AS, walau penggunaan yuan meningkat.

Seberapa banyak Rusia berdagang dengan China?

Perdagangan kedua negara terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Nilainya menyentuh hampir US$147 miliar tahun lalu—naik hampir 36% dari tahun sebelumnya—dan mencapai sekitar 18% dari keseluruhan nilai perdagangan Rusia pada 2021.

Saat Presiden Vladimir Putin berkunjung ke Beijing bulan lalu, kedua negara berkomitmen untuk meningkatkan nilai perdagangan mereka hingga mencapai US$250 miliar pada 2024.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh pemerintah China baru-baru ini.

Badan Bea Cukai China mengumumkan pencabutan semua hambatan terhadap impor gandum dan barley dari Rusia pada hari serangan ke Ukraina dimulai.

Padahal sebelumnya China menerapkan hambatan impor gandum dari beberapa daerah di Rusia karena kekhawatiran membawa penyakit.

Tahun lalu, China adalah pembeli gandum terbesar keempat serta pembeli barley terbesar di dunia. Adapun Rusia adalah salah satu produsen utama kedua komoditas itu.

Selain membeli produk-produk pertanian, China saat ini adalah pasar terbesar bagi ekspor energi dari Rusia, seperti minyak, gas, dan batu bara.

Bahkan, China adalah pembeli terbesar batu bara Rusia. Sepekan sebelum invasi ke Ukraina, China dan Rusia menyepakati perjanjian batu bara yang baru senilai lebih dari US$20 miliar.

Sejauh ini, Uni Eropa adalah mitra dagang terbesar bagi Rusia. Pada 2021, nilai total perdagangan antara Rusia dan Uni Eropa hampir dua kali lipat lebih besar dari nilai perdagangan antara China dan Rusia.

Hal itu bisa berubah seiring dengan invasi ke Ukraina, menurut ekonom perdagangan, Dr Rebecca Harding.

"Tidak terhindarkan bahwa perdagangan UE-Rusia surut akibat rangkaian sanksi. Krisis saat ini menajamkan fokus di dalam UE mengenai perlunya mendiversifikasi suplai," paparnya.

Nilai perdagangan Rusia dan AS jauh lebih kecil.

Dapatkah China membeli lebih banyak komoditas energi dari Rusia?

Ekonomi Rusia sangat bertumpu pada ekspor minyak dan gas. Namun, rangkaian sanksi terhadap Rusia sejauh ini belum menyasar ke sektor tersebut.

Tahun lalu, Rusia adalah pemasok minyak terbesar kedua dan pemasok gas terbesar ketiga bagi China. Nilai ekspor kedua komoditas itu masing-masing mencapai US$41,1 miliar dan US$4,3 miliar, menurut berbagai laporan media.

Kesepakatan baru dengan China yang baru-baru diumumkan Presiden Vladimir Putin diperkirakan bernilai US$117,5 miliar.

Akan tetapi, pasar energi terbesar Rusia hingga saat ini masih Uni Eropa. Rusia memasok 40% keperluan gas dan 26% keperluan minyak Uni Eropa.

Data terkini Badan Energi Internasional (IEA) memperlihatkan bahwa tahun lalu China hanya membeli 20% dari seluruh ekspor minyak Rusia, sedangkan mayoritasnya mengalir ke Eropa.

"Ekspor minyak dan gas Rusia [ke China] telah meningkat lebih dari 9% setiap tahun selama lima tahun terakhir. Pertumbuhan ini tergolong cepat, meski demikian China hanya setengah dari besaran pasar Uni Eropa untuk minyak Rusia," kata Dr Harding.

Jerman, tujuan utama ekspor gas alam Rusia, baru-baru ini mengumumkan bakal menunda proyek perpipaan gas Nord Stream 2 guna merespons invasi Rusia ke Ukraina.

Pasokan melalui jalur pipa baru yang disepakati antara Rusia dan China (the Power of Siberia 2) hanya memasok seperlima dari kapasitas pipa Nord Stream 2, menurut sebuah analisis.

Lagipula belum jelas kapan pipa gas baru dari Siberia bakal mengalirkan gas alam ke China.

Bagaimanapun China boleh jadi ingin meningkatkan impor gas alam dari Rusia untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara demi mencapai target pemangkasan gas rumah kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Terkini

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Dari Dubai Chocolate hingga Crookie, Alasan Tren Dessert Cokelat Terus Berubah

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

5 Rekomendasi Pembersih Wajah untuk Kulit Sensitif dan Sering Memerah, Aman Tidak Bikin Ketarik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×