Array

Tanggapi BNPT Rilis Ciri Penceramah Radikal, Sekum PP Muhammadiyah: Timbulkan Kontroversi dan Kegaduhan

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 10 Maret 2022 | 13:08 WIB
Tanggapi BNPT Rilis Ciri Penceramah Radikal, Sekum PP Muhammadiyah: Timbulkan Kontroversi dan Kegaduhan
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muti. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti blak-blakan memberikan respons terkait kriteria penceramah radikal yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Abdul Muti menilai, polemik kriteria penceramah radikal ini mengulangi kasus pemetaan pesantren radikal yang beberapa waktu lalu juga ramai disorot publik.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh BNPT ini tidak akan berpengaruh bagi masyarakat lagi.

"Daftar dan ciri tersebut justru menimbulkan kontroversi dan kegaduhan yang tidak perlu," kata Abdul Muti dilansir Wartaekonomi, Kamis (10/3).

Alih-alih membuat ciri penceramah radikal, Abdul Muti justru menginginkan BNPT untuk menanamkan sikap kritis kepada masyarakat.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Hal ini menurutnya jauh lebih penting dibanding membuat daftar kriteria yang malah membuat gaduh.

"Bagaimana agar mereka (masyarakat) tidak langsung mengikuti," katanya.

Menurutnya, sikap kritis dan cerdas ini yang akan membuat masyarakat bisa menelaah materi penceramah dengan baik.

Alhasil, menurut Abdul Muti jika penceramah tidak baik misalnya, masyarakat pun bisa membandingkannya dengan penceramah lain.

Baca Juga: Dituduh Radikal, UAS Serang Balik: Yang Radikal Itu Buat Ibu-ibu Sulit Cari Minyak dan Tahu Tempe

Sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Nurwakhid mengeluarkan lima ciri-ciri penceramah radikal.

Adapun, yang pertama ialah mengajarkan ajaran yang anti-Pancasila dan proideologi khilafah internasional, kedua mengajarkan paham takfiri yang mengkafirkan pihak lain yang berbeda paham.

Ketiga, menanamkan sikap anti-pemerintahan yang sah. Keempat, memiliki sikap ekslusif terhadap lingkungan sekitar. Kelima memiliki pandangan antibudaya dan anti-kearifan lokal.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI