Mengenal Siapa Pendeta Saifudin Ibrahim alias Abraham Ben Moses yang Usul 300 Ayat Al Quran Dihapus

Rifan Aditya

Kamis, 17 Maret 2022 | 15:55 WIB
Mengenal Siapa Pendeta Saifudin Ibrahim alias Abraham Ben Moses yang Usul 300 Ayat Al Quran Dihapus
Mengenal Siapa Pendeta Saifudin Ibrahim alias Abraham Ben Moses yang Usul 300 Ayat Al Quran Dihapus - Pendeta Saifudin Ibrahim (Youtube)

Suara.com - Baru-baru ini, nama Pendeta Saifudin Ibrahim alias Abraham Ben Moses menjadi sorotan masyarakat luas karena minta 300 ayat Al Quran dihapus. Siapa Pendeta Saifudin Ibrahim sebenarnya?

Untuk mengenal lebih banyak tentang siapa Pendeta Saifudin Ibrahim, silahkan baca artikel Suara.com ini sampai selesai. 

Pendeta Saifudin Ibrahim ini menjadi perbincangan akibat video yang unggahnya meminta agar kurikulum sekolah Islam mulai dari tingkat madrasah tsanawiyah, aliyah, hingga perguruan tinggi dirombak karena dinilai tidak benar. Begitu juga dengan kurikulum di pesantren, karena menurutnya menghadirkan kaum yang radikal. 

Bahkan, Pendeta Saifudin Ibrahim juga sempat menyampaikan agar Menteri Agama Gus Yaqut menghapus 300 ayat Al Quran yang dinilainya memicu hidup intoleran. Hal ini tentu saja memicu polemik di tengah masyarakat. 

Banyak yang penasaran, sebenarnya siapa Pendeta Saifudin ini? Berikut penjelasan profil Pendeta Saifudin Ibrahim dan kontroversinya.

Latar Belakang Pendeta Saifudin Ibrahim

Pendeta Saifuddin Ibrahim [YuoTube]
Pendeta Saifuddin Ibrahim [YuoTube]

Pendeta Saifudin Ibrahim adalah pria kelahiran Bima, NTB, 29 Oktober 1965. Nama aslinya adalah Saifudin Ibrahim, lahir di keluarga Muslim karena ayahnya adalah seorang guru agama Islam. Sementara sang paman adalah tokoh penting di organisasi Islam di Bima.

Setelah tamat SMA, Saifudin Ibrahim melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fakultas Ushuluddin, jurusan perbandingan agama. Setelah lulus kuliah, Saifudin sempat menjadi pengajar di Pesantren Darul Arqom, Depok, Jawa Barat. Selain itu, dirinya juga sempat mengajar di Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, milik Syekh AS Panji Gumilang.

Saifudin Ibrahim Pindah Agama

baca juga
Tangkapan layar Pendeta Syaifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Al-Quran. (Youtube)
Tangkapan layar Pendeta Syaifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Al-Quran. (Youtube)

Pada tahun 2006 lalu, Saifudin Ibrahim diketahui pindah ke agama Kristen dan mengganti namanya menjadi Abraham Ben Moses. Dalam video yang diunggah akun YouTube Kesaksian Segala Bangsa dengan judul Mengapa Saya Tinggalkan Agamaku, Saifudin menceritakan apa alasannya dirinya pindah agama.

Bermula pada saat mengajar di Pesantren Al-Zaytun, saat itu dirinya mengaku mendapatkan pemahaman radikal. Dirinya bahkan memberikan nama Saddam Husein kepada salah satu anaknya akibat paham radikal tersebut. Saifudin lantas mengklaim, bahwa pesantren itulah yang membuatnya memiliki pemahaman radikal.

Namun suatu hari di tahun 2006, dirinya memutuskan untuk berubah. Tepatnya, pada tanggal 4 Maret 2006 Saifudin Ibrahim menjadi Kristen. Kepindahannya ke agama Kristen tersebut bukan tanpa konsekuensi.

Dirinya akhirnya bercerai dari istri pertamanya yang merupakan putri seorang tokoh penting di Jepara, dan dirinya juga kehilangan karier dan sejumlah aset akibat keputusannya itu.

Terjerat Kasus Hukum

Pada bulan Desember 2017 lalu, Saifudin Ibrahim pernah ditangkap karena kasus ujaran kebencian. Dirinya diketahui menghina Nabi Muhammad SAW, dan dianggap menistakan agama Islam dengan mengatakan Nabi Muhammad SAW melanggar hak Al Quran dan ia mengklaim sebagai kiai yang hafal Al Quran.

Karena kasus tersebut, tahun 2018 dirinya divonis 4 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Tangerang. Pada saat itu, pengadilan memutus Saifudin Ibrahim bersalah karena menyebarkan informasi yang mengandung ujaran kebencian terhadap agama tertentu.

Kasus terbaru, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap Saifudin Ibrahim. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Seperti itulah informasi tentang siapa Pendeta Saifudin Ibrahim sebenarnya. Semoga kejadian dan aksi seperti ini tidak akan terjadi lagi di Indonesia demi menjaga kerukunan umat beragama.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Pendeta Saifudin Ibrahim atau Abraham Ben Moses, Dulu Agama Islam, Hina Nabi Muhammad, Lalu Minta Al Quran Direvi

Profil Pendeta Saifudin Ibrahim atau Abraham Ben Moses, Dulu Agama Islam, Hina Nabi Muhammad, Lalu Minta Al Quran Direvi

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 12:55 WIB

Bisa Ganggu Kerukunan Beragama, FKUB Minta Polisi Tangkap Pendeta Saifudin Ibrahim

Bisa Ganggu Kerukunan Beragama, FKUB Minta Polisi Tangkap Pendeta Saifudin Ibrahim

Jabar | Kamis, 17 Maret 2022 | 11:31 WIB

FKUB Desak Polisi Tangkap Pendeta Saifudin Ibrahim, Dianggap Ganggu Kerukunan Umat Beragama

FKUB Desak Polisi Tangkap Pendeta Saifudin Ibrahim, Dianggap Ganggu Kerukunan Umat Beragama

Lampung | Kamis, 17 Maret 2022 | 11:27 WIB

Terkini

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×