Harga Kedelai Melambung, Perajin Tega Campur Kertas dan Kardus Rebus untuk Produksi Tempe, Videonya Viral

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Jum'at, 18 Maret 2022 | 14:44 WIB
Harga Kedelai Melambung, Perajin Tega Campur Kertas dan Kardus Rebus untuk Produksi Tempe, Videonya Viral
Ilustrasi tempe (Pixabay/Bintang_Galaxy).

Suara.com - Indonesia memang tengah menghadapi kenaikan harga serta kelangkaan sejumlah bahan. Mulai dari minyak goreng, sampai yang terbaru kedelai.

Padahal kacang-kacangan satu ini berguna untuk pembuatan bahan makanan favorit Indonesia, termasuk tempe. Diketahui makanan itu dibuat dari kacang kedelai yang difermentasi menggunakan jamur khusus.

Namun siapa mengira, kenaikan harga kedelai memunculkan praktik kecurangan oleh oknum-oknum perajin tempe. Mereka dengan tega mencampurkan bubur kertas dan kardus ke dalam adonan biji kedelai yang hendak difermentasi.

Praktik ini dibongkar oleh program salah satu televisi swasta, yang klipnya kini menjadi viral di media sosial. Terlihat biji-biji kedelai yang siap difermentasi dicampur dengan serpihan-serpihan kertas dan kardus yang sudah direbus sampai hancur.

Salah satu yang mengunggah ulang video ini adalah akun Instagram @kepoin_trending. Terlihat jelas proses pembuatan tempe oplosan tersebut, di mana bubur kertas atau kardus yang juga melalui sederet cara seperti biji kedelai.

"Kertas direbus hingga menjadi bubur. Bukan hanya kedelai, bubur kertas juga menjalani proses pencucian," ungkap narator program tersebut, seperti dikutip Suara.com pada Jumat (18/3/2022).

Usai dicuci dan ditiriskan, perajin lantas mencampurkan bubur kertas tersebut dengan kacang kedelai. "Dicampur, biar agak banyakan dikit," kata perajinnya.

Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)
Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)

Kepada media yang meliputnya, sang perajin menilai tidak akan ada masalah meski mencampurkan bubur kertas dengan kacang kedelai yang akan difermentasi menjadi tempe. "Nggak apa-apa lah, kan udah mateng. Udah berjam-jam ini kertasnya (diproses), udah dicuci berkali-kali," balasnya enteng.

Bahkan saat dikonfirmasi ulang lantaran kertas bukanlah bahan yang bisa dimakan, sang perajin masih bersikeras semuanya akan aman dan baik-baik saja.

baca juga

Ia mengaku terpaksa melakukan ini karena harga kedelai yang sedang melambung tinggi. "Ya gimana caranya aja, supaya kita bisa produksi terus," tuturnya sambil terlihat ahli mencampurkan kacang kedelai dengan bubur kertas.

Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)
Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)

Untuk menyamarkan rasa dan warnanya, perajin ternyata mengandalkan jamur fermentasinya. "Nanti pakai ragi, jamurnya jadi putih semua," ujarnya.

Ketika campuran kacang kedelai dan bubur kertas itu dituang di cetakan, sekilas memang terlihat tidak ada perbedaan. Warna kedua bahan baru bisa terlihat berbeda bila diperhatikan dengan mendetail.

Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)
Perajin tempe curang mengoplos kacang kedelai dengan bubur kertas. (Instagram/@kepoin_trending)

Warganet jelas menjadi geram karena temuan ini. Seperti dipantau di kolom komentar, warganet banyak yang mendesak agar oknum perajin tempe curang seperti ini segera diciduk oleh pihak berwajib.

"Hah? Gimana konsepnya?" tanya @kepoin_trending yang mengunggah ulang konten tersebut.

"Mending lu mahalin aja dah tempe.. Ikhlas gua.. Daripada gitu.." tutur warganet.

"Trus nanti dibiarkan? kalo sudah tau orangnya langsung lapor polisi biar ditangkap," tegas warganet.

"Suruh dia makan sendiri," kritik warganet.

"Makin bertambah orang orang tidak punya hati....." timpal yang lainnya.

Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FP1 MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Catatkan Diri Pebalap Tercepat, Warganet: Sat Set Maszeeh

FP1 MotoGP Mandalika, Pol Espargaro Catatkan Diri Pebalap Tercepat, Warganet: Sat Set Maszeeh

Kaltim | Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:35 WIB

Viral Rumah di Probolinggo Dipagari Warga, Pemiliknya Sulit Masuk, Penyebabnya Persoalan Utang Piutang

Viral Rumah di Probolinggo Dipagari Warga, Pemiliknya Sulit Masuk, Penyebabnya Persoalan Utang Piutang

Malang | Jum'at, 18 Maret 2022 | 12:51 WIB

Ramai Lowongan Kerja Graphic Designer 'Spek Dewa' bak Rangkap Banyak Jabatan, Warganet: Bisa Sih... Bisa Tipes!

Ramai Lowongan Kerja Graphic Designer 'Spek Dewa' bak Rangkap Banyak Jabatan, Warganet: Bisa Sih... Bisa Tipes!

News | Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:08 WIB

Harga Minyak Goreng Selangit, Emak-emak Luapkan Kemarahan: Lha Buset, Udah Mau Puasa Dibikin Mahal, Mati yang Ada Semua

Harga Minyak Goreng Selangit, Emak-emak Luapkan Kemarahan: Lha Buset, Udah Mau Puasa Dibikin Mahal, Mati yang Ada Semua

Bekaci | Jum'at, 18 Maret 2022 | 11:32 WIB

Warga Bojong Koneng dan Cijayanti Bogor Berharap Besar Pada Pansus Mafia Tanah

Warga Bojong Koneng dan Cijayanti Bogor Berharap Besar Pada Pansus Mafia Tanah

Bogor | Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:57 WIB

Terkini

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:25 WIB

Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta

Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:20 WIB

Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat

Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:20 WIB

Indonesia Kembali Bidik Kursi DK PBB 2029-2030, Sugiono Ungkap Komitmen yang Dibawa

Indonesia Kembali Bidik Kursi DK PBB 2029-2030, Sugiono Ungkap Komitmen yang Dibawa

News | Minggu, 27 September 2026 | 11:19 WIB

Sammy Simorangkir Bawakan Lagu-Lagu Kerispatih, Pestapora 2026 Larut dalam Nostalgia

Sammy Simorangkir Bawakan Lagu-Lagu Kerispatih, Pestapora 2026 Larut dalam Nostalgia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 11:08 WIB

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:07 WIB

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 11:05 WIB

×