Presiden Ukraina di Bundestag: Bantuan Jerman Datang Terlambat

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Senin, 21 Maret 2022 | 11:20 WIB
Presiden Ukraina di Bundestag: Bantuan Jerman Datang Terlambat
DW

Suara.com - Presiden Ukraina Zelensky untuk pertama kalinya berbicara lewat "video call" kepada parlemen Jerman Bundestag. Ini merupakan lanjutan rangkaian imbauan Zelensky kepada para pimpinan berbagai negara.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam "video call" pertamanya kepada Jerman menjelang pembukaan sidang parlemen Bundestag Kamis (17/3) mengatakan, "bantuan datang terlalu lambat untuk menghentikan perang."

Zelensky juga melontarkan sejumlah pernyataan tajam kepada pemerintah di Berin, terkait kepentingan ekonomi Jerman bersama Rusia.

"Kami bisa melihat kesediaan kalian untuk melanjutkan bisnis dengan Rusia, dan kita sekarang berada di tengah perang dingin. Sekali lagi ini merupakan sesuatu yang gagal kalian lihat. Kalian masih memproteksi diri sendiri di belakang sebuah tembok, yang tidak memungkinkan kalian untuk melihat apa yang kami lakukan," kata presiden Ukraina itu.

Kepada kanselir Jerman Olaf Scholz, di akhir pesan videonya sepanjang 10 menit, Zelensky melontarkan imbauan, "runtuhkan tembok itu dan bantu kami".

Pesan virtual itu merupakan rangkaian imbauan yang dilontarkan Zelensky kepada pimpinan sejumlah negara, untuk meraih dukungan terhadap negaranya, sesudah Rusia menyerang Ukraina.

Presiden Ukraina dalam rangkaian pesan videonya, mula-mula berbicara di depan parlemen Kanada awal pekan ini, dilanjutkan memberikan pesan virtual di depan Kongres AS dan menyerukan sanksi ekonomi lebih keras terhadap Kremlin dan para pihak yang memungkinkan invasi.

Ia mengajukan alasan: "Perdamaian lebih penting dibanding pendapatan"

Posisi Jerman dalam krisis Ukraina

Pemerintah Jerman bereaksi atas invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, dengan menyetujui pemasokan senjata ke Ukraina.

Sejauh ini Berlin telah mengirimkan 1.000 senjata anti tank dan 500 rudal darat ke udara.

Namun Jerman tetap mempertahankan sikapnya menentang NATO terlibat langsung dalam perang di Ukraina, dan menegaskan deeskalasi situasi jauh lebih penting.

Kanselir Scholz awal bulan ini kembali menekankan, "Kami ingin melakukan deeskalasi konflik, dan kami ingin melihat konflik ini berakhir."

Wakil Ketua Parlemen Jerman Katrin Göring-Eckardt dalam pidatonya sesaat menjelang pesan video Zelenskyy ditayangkan di Bundestag, menegaskan kekecewaannya atas perang yang dilancarkan Rusia ke Ukraina, dan menjamin solidaritas Jerman terhadap Kyiv.

"Kami melihat kalian, pikiran kami bersama kalian dan mereka, yang bersimpati terhadap kalian," ujar politisi dari Partai Hijau ini. as/yf (dpa, AFP,epd)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ukraina Tolak Mentah-Mentah Usulan Damai Presiden Rusia, Kenapa?

Ukraina Tolak Mentah-Mentah Usulan Damai Presiden Rusia, Kenapa?

News | Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:55 WIB

Rudal Rusia Kembali Hantam Kyiv dan Kota-kota Lainnya, Presiden Ukraina: Tuduh Rusia Lakukan 'Terorisme'

Rudal Rusia Kembali Hantam Kyiv dan Kota-kota Lainnya, Presiden Ukraina: Tuduh Rusia Lakukan 'Terorisme'

Video | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB