Profil Mochtar Riady: Harta Kekayaan, Nenek Moyang hingga Perjalanannya Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Rifan Aditya

Minggu, 27 Maret 2022 | 18:58 WIB
Profil Mochtar Riady: Harta Kekayaan, Nenek Moyang hingga Perjalanannya Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia
Pendiri sekaligus pemilik Lippo Group Mochtar Riady saat ditemui pada acara Indonesia Digital Conference 2019 di Jakarta, Kamis (28/11/2019). [Antara/Mentari Dwi Gayati]

Suara.com - Mochtar Riady adalah pendiri Lippo Group yang terdiversifikasi, yang sekarang dijalankan oleh putranya James dan Stephen. Untuk tahu lebih banyak tentang profil Mochtar Riady, simak ulasannya berikut ini.

Mochtar Riady lahir di Jawa Timur, Riady membuka toko sepeda pada usia 22 tahun dan membangun karir perbankan yang sukses sampai krisis keuangan Asia 1997. Mengenal profil Mochtar Riady, tidak lengkap rasanya jika belum membahas tentang harta kekayaannya.

Dikutip dari Forbes, Mochtar Riady memiliki kekayaaan sebesar USD 1,8 miliar dan masuk ke dalam golongan 50 orang terkaya di Indonesia. Ingin tahu profil Mochtar Riady lebih lengkap? Simak uraiannya di bawah ini. 

Latar Belakang

Pada tanggal 12 Mei 1929, Mochtar Riady lahir di Malang, Jawa Timur, Indonesia.  Seperti yang diungkap oleh Forbes, Mochtar Riady  adalah pendiri dan ketua Lippo Group.

Dia adalah salah satu konglomerat terbesar di Indonesia.  Bisnis grupnya mencakup layanan keuangan, ritel, media, real estat, perhotelan, perawatan kesehatan, pendidikan, sumber daya alam, e-commerce, dan kedai kopi. 

Harta Kekayaan Mochtar Riady 

Menurut Forbes.com, Mochtar Riady memiliki kekayaan bersih $ 1,86 miliar per 18 Mei 2020.  Perusahaan Lippo Group-nya memiliki total pendapatan lebih dari $ 8 miliar sambil mengendalikan aset senilai lebih dari $ 15 miliar.

Nenek Moyang Mochtar Riady

baca juga

Berdasarkan laporan peoplaid.com, dalam profil Mochtar Riady disebutkan tentang nenek moyangnya yang berasal dari Cina.  Bersama dengan orang Tionghoa lainnya di Indonesia, Mochtar melepaskan nama sebelumnya, Lie Mo Tie, karena tekanan sosial dan politik ketika Indonesia mencapai kemerdekaan.

Perjalanan Mochtar Riady menjadi konglomerat 

Mochtar Riady pertama kali bekerja di toko sepeda sebelum memulai karir di bidang perbankan di Bank of Central Asia, unit Salim Group milik Liem Sioe Liong.  Pada tahun 1992, dengan bantuan Pak Liem, ia membentuk apa yang kemudian menjadi Lippo Bank bersama dengan Mr. Ning, orang Indonesia kaya lainnya.

Sejak saat itu, tidak ada jalan mundur. Dari perbankan dan keuangan, ia memperluas sayap bisnisnya dengan membuka cabang ke daerah lain.  Dengan aksi korporasi yang tertata rapi, Lippo Group tumbuh secara eksponensial menjadi kerajaan bisnis yang luas, dan juga dapat beroperasi di berbagai negara.

Mochtar sejak itu mempersiapkan putra-putranya, Stephen, Andrew, dan James untuk mengambil posisi manajemen yang kritis. James akhirnya menjadi chief executive officer. Bahkan cucunya, John Riady sangat terlibat dalam operasi sehari-hari perusahaan. John dididik di luar negeri.

Dalam praktek bisnis, mereka telah memperkenalkan praktik manajemen gaya barat dengan tujuan untuk memprofesionalkan operasi kelompok. Demikian itu penjelasan singkat profil Mochtar Riady.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan 'Crazy Rich' Abal-abal, Ini 5 Konglomerat Terkaya di Indonesia

Bukan 'Crazy Rich' Abal-abal, Ini 5 Konglomerat Terkaya di Indonesia

Lifestyle | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:44 WIB

Bukan Crazy Rich Abal-abal, Ini 5 Sosok Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes

Bukan Crazy Rich Abal-abal, Ini 5 Sosok Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes

Sumbar | Sabtu, 26 Maret 2022 | 15:15 WIB

Orang Terkaya di Indonesia Ngaku Terpaksa Pakai Wig dan Jenggot Palsu Saat Jajan di Pinggir Jalan, Ini Alasannya

Orang Terkaya di Indonesia Ngaku Terpaksa Pakai Wig dan Jenggot Palsu Saat Jajan di Pinggir Jalan, Ini Alasannya

Surakarta | Jum'at, 25 Maret 2022 | 15:29 WIB

Profil Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group yang Mendapat Julukan The Magic Man of Bank Marketing

Profil Mochtar Riady, Pendiri Lippo Group yang Mendapat Julukan The Magic Man of Bank Marketing

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:27 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB