Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

Muhamad Yasir

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:13 WIB
Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti
Presidium Tahanan Politik - Narapidana Politik (Tapol-Napol) menggelar konferensi pers bertajuk "Refleksi 2 Tahun Prabowo Subianto", Jakarta, Senin (10/8/2026). [Suara.com/Juan]
baca 10 detik
  • Presidium Tapol-Napol mendesak Presiden Prabowo memberikan amnesti dan rehabilitasi bagi korban kriminalisasi.
  • Diko Nugraha menyampaikan tuntutan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta.
  • Presidium juga menuntut penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perampingan struktur Kabinet Merah Putih agar lebih efisien.

Suara.com - Presidium Tahanan Politik-Narapidana Politik (Tapol-Napol) meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti, rehabilitasi, dan abolisi kepada seluruh tahanan dan narapidana politik yang mereka nilai menjadi korban kriminalisasi akibat perbedaan pendapat.

Tuntutan itu disampaikan dalam evaluasi terhadap pemerintahan Prabowo yang telah memasuki dua tahun masa pemerintahan. Presidium menyebut pemulihan hak perlu diberikan kepada mereka yang terseret perkara hukum dalam periode 2014-2024.

Perwakilan Presidium Tapol-Napol, Diko Nugraha, mengklaim lebih dari 200 orang mengalami proses hukum yang menurut mereka tidak memenuhi rasa keadilan dan kemanusiaan.

"Lebih dari 200 orang kami mengalami peristiwa hukum tanpa proses keadilan, tanpa proses rasa kemanusiaan yang adil dan beradab," kata Diko dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurut Diko, Presiden Prabowo perlu menggunakan kewenangannya untuk memulihkan hak-hak para tapol dan napol dengan berpegang pada prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial.

Selain meminta amnesti, rehabilitasi, dan abolisi, Presidium Tapol-Napol juga menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah.

Pertama, mereka meminta negara kembali menggunakan Undang-Undang Dasar 1945 dalam naskah asli sebelum amandemen serta melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

Kedua, mereka mendesak pemerintah menegakkan supremasi hukum dan memperkuat pemberantasan korupsi. Presidium juga menyatakan dukungan terhadap hukuman mati bagi koruptor serta penyitaan aset hasil tindak pidana korupsi.

Ketiga, mereka meminta Presiden merampingkan Kabinet Merah Putih yang dinilai terlalu gemuk. Diko menyoroti jumlah menteri dan wakil menteri yang disebut mencapai 109 orang dan menilai struktur pemerintahan perlu dibuat lebih efisien serta profesional.

baca juga

"Rakyat hari ini terjatuh di seluruh sendi-sendi moral, kejatuhan ekonomi, kejatuhan sebuah supremasi hukum yang memang menjadi tanggung jawab para pemangku amanah yang kebetulan ada di pemerintahan pada saat ini," ungkap Diko.

Presidium Tapol-Napol berharap tuntutan tersebut menjadi perhatian pemerintah. Terutama terkait pemulihan hak bagi orang-orang yang mereka kategorikan sebagai korban kriminalisasi karena perbedaan pandangan politik dan pendapat.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:27 WIB

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

Demi Efisiensi, Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Terkini

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

Lebih dari 200 Orang Jadi Korban Kriminalisas Politik, Prabowo Didesak Penuhi Janji Amnesti

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak

Surakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Masjid Istiqlal Ikut Ramaikan Pasar Modal, Dana Wakaf Diputar Lewat Investasi

Masjid Istiqlal Ikut Ramaikan Pasar Modal, Dana Wakaf Diputar Lewat Investasi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Siap-siap, Beberapa BUMN Akan Segera IPO

Siap-siap, Beberapa BUMN Akan Segera IPO

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi

Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:05 WIB

BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026

BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:02 WIB

Avanza Seret Vixion di Palembang Ternyata Berawal dari Rencana Buka Warung Kopi

Avanza Seret Vixion di Palembang Ternyata Berawal dari Rencana Buka Warung Kopi

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Ulasan The Kidnapping Day: Menemukan Makna Keluarga dari Kisah Penculikan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB

×