Pria Diamankan Gegara Protes Kenaikan Harga Minyak Goreng Saat Jokowi Kunker ke Jambi, Tuai Kecaman Publik

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Kamis, 07 April 2022 | 20:21 WIB
Pria Diamankan Gegara Protes Kenaikan Harga Minyak Goreng Saat Jokowi Kunker ke Jambi, Tuai Kecaman Publik
Pria asal Jambi, Usman, ditarik aparat TNI karena membentangkan poster Turunkan Harga Minyak Goreng di depan rombongan Presiden Jokowi di kawasan Pasar Bedug di Kota Jambi, Kamis (7/4/2022). [Tangkap Layar]

Suara.com - Tindakan tak terduga dialami oleh seorang pria yang berusaha menyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo. Sedianya pria itu akan menyampaikan protesnya saat RI 1 melakukan kunjungan kerja ke Jambi.

Pada kesempatan itu, seorang pria bernama Muhammad Usman terlihat membentangkan kain, yang kemudian dikonfirmasi sebagai kain kafan, untuk menyampaikan protesnya soal kenaikan harga minyak goreng.

Pria itu membentangkan kain saat rombongan Jokowi melewati masyarakat yang menantikan kehadirannya di salah satu ruas jalan.

Miris, protesnya ternyata tak bisa dilihat oleh Jokowi. Pasalnya pria itu langsung diamankan oleh sejumlah aparat berseragam TNI setelah terlihat membentangkan kain protes.

Video pengamanan Muhammad Usman ini menjadi viral di media sosial dan menuai beragam komentar warganet. Pria berkacamata itu terlihat tak berhenti berusaha menyuarakan aspirasinya meskipun ditahan TNI menjauh dari kerumunan.

"Pak Jokowi! Pak Jokowi! Minyak goreng! Minyak goreng!" serunya beberapa kali, dikutip Suara.com dari akun Instagram @fakta.indo pada Kamis (7/4/2022).

"Minyak goreng, turunkan!" imbuhnya di tengah hiruk-pikuk masyarakat yang juga berniat menyambut kedatangan Jokowi.

Pria diamankan TNI usai membentangkan kain untuk memprotes kenaikan harga minyak goreng saat Jokowi lakukan kunjungan kerja ke Jambi. (Instagram/@fakta.indo)
Pria diamankan TNI usai membentangkan kain untuk memprotes kenaikan harga minyak goreng saat Jokowi lakukan kunjungan kerja ke Jambi. (Instagram/@fakta.indo)

Pria itu bahkan terlihat memberontak saat hendak diamankan TNI, namun upayanya tak menemui hasil karena ditahan oleh sejumlah aparat sekaligus.

Kepada seseorang yang mewawancarainya setelah peristiwa itu, Muhammad Usman mempertanyakan alasan kenaikan harga minyak goreng padahal banyak petani kelapa sawit di Jambi.

baca juga

"Minyak goreng mahal. Tapi kan di Jambi ini kan petani-petani kita, petani sawit lho, tapi masa minyak gorengnya mahal," ungkapnya.

Pewawancara lantas menanyai isi spanduk yang dibentangkan Muhammad Usman hingga berujung diamankan pihak berwajib.

"Pak Jokowi tolong turunkan harga minyak goreng," katanya, menerangkan isi spanduknya. "Cuma itu. Nggak ngerti saya (kenapa kok diamankan)."

Video ini tentu langsung mendapat beragam komentar warganet, yang kebanyakan mengecam aksi pengamanan tersebut. Pasalnya banyak yang menilai Muhammad Usman hanya berniat menyampaikan aspirasinya sebagai masyarakat Indonesia.

"Welcome to orba part 2," komentar seorang warganet dengan pedas.

"Loh salahnya dimana?" tanya warganet lain, heran mendapati Muhammad Usman diamankan TNI.

"Kan cuma menyampaikan aspirasi pak," kecam warganet.

"Di negara mana nih? Bukan di negara demokrasi kan?" sindir warganet.

"Tampan dan pemberani," puji warganet kepada Muhammad Usman.

"Ya gpp seh pak kalau rakyat menyerukan minyak goreng turunkan harganya.. Emang ada yang salah? Kan bukan kudeta?" timpal yang lainnya.

Meski begitu, kepada Suara.com, Muhammad Usman mengaku tidak ada kekerasan yang diterimanya dari aparat TNI. "Enggak, mereka hanya memegang badan saya saja sehingga tak bisa bergerak," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Dilarang Jokowi, Menteri yang Masih Bicara Soal Penundaan Pemilu Layak Dicopot?

Sudah Dilarang Jokowi, Menteri yang Masih Bicara Soal Penundaan Pemilu Layak Dicopot?

News | Kamis, 07 April 2022 | 19:11 WIB

Kunjungi Jambi, Presiden dan Ibu Negara Luncurkan BLT Minyak Goreng dan Menyapa Warga

Kunjungi Jambi, Presiden dan Ibu Negara Luncurkan BLT Minyak Goreng dan Menyapa Warga

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 19:02 WIB

Cerita Usman Dihalau Aparat Bentangkan Kain Kafan Memprotes Harga Minyak Goreng, Ketika Rombongan Jokowi akan Melintas

Cerita Usman Dihalau Aparat Bentangkan Kain Kafan Memprotes Harga Minyak Goreng, Ketika Rombongan Jokowi akan Melintas

News | Kamis, 07 April 2022 | 18:02 WIB

Bentangkan Kain Kafan Saat Kunjungan Jokowi di Jambi, Usman Ternyata Bagian Dari KAMI Besutan Gatot Nurmantyo

Bentangkan Kain Kafan Saat Kunjungan Jokowi di Jambi, Usman Ternyata Bagian Dari KAMI Besutan Gatot Nurmantyo

News | Kamis, 07 April 2022 | 17:57 WIB

Diamankan Aparat TNI Gegara Bentangkan Kain Kafan di Depan Jokowi, Warga Jambi: Saya Diangkat ke Pinggir

Diamankan Aparat TNI Gegara Bentangkan Kain Kafan di Depan Jokowi, Warga Jambi: Saya Diangkat ke Pinggir

News | Kamis, 07 April 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

×