Riwayat Harees, Hidangan Khas Ramadhan Timur Tengah dari Kitab Al Tabih

Minggu, 17 April 2022 | 14:40 WIB
Riwayat Harees, Hidangan Khas Ramadhan Timur Tengah dari Kitab Al Tabih
Ilustrasi buka puasa (Pexels.com/ Cottonbro)

Suara.com - Salah satu keistimewaan Ramadhan adalah makan khas dari penjuru dunia. Kali ini di Karachi India ada Harees, makanan khas dari Timur Tengah yang melegenda.

Harees mempunyai cita rasa khusus di Karachi. Di mana resep aslinya diturunkan dari generasi ke generasi oleh keturunan Arab yang berabad-abad lalu bermigrasi ke anak benua India.

Dikutip dari Arab News, Harees adalah salah satu hidangan Timur Tengah tertua. Itu sudah ditampilkan dalam buku masak Arab paling awal yang diketahui, "Kitab Al-Tabih" ("Kitab Hidangan"), yang disusun di Baghdad abad ke-10.

Nama harees berasal dari kata Arab "harasa," yang berarti menumbuk, atau meremas.

Seperti namanya, dalam pembuatan harees, gandum digiling dengan kambing atau kambing dan kemudian dimasak dengan api kecil hingga lembut.

Hidangan ini diperkenalkan ke warga India oleh para imigran dari Timur Tengah yang pada abad ke-17 tiba di Hyderabad, bekas negara pangeran di wilayah selatan-tengah Deccan di India sekarang.

Keturunan mereka pindah ke Pakistan setelah pemisahan India Britania pada tahun 1947 dan menetap di pelabuhan Karachi di daerah yang sekarang dikenal sebagai Koloni Hyderabad.

Shaikh Saeed bin Mohsin Baqirf Alamudi, yang ayahnya termasuk di antara mereka yang bermigrasi dari Hyderabad ke lingkungan Karachi, menelusuri asal-usul keluarganya ke Yaman.

“Ketika ayah saya masih hidup, budaya Yaman tetap menjadi bagian dari rumah kami,” katanya.

Baca Juga: Umat Islam Tadarus Alquran di Depan Klenteng

Alamudi memperkirakan sekarang ada 500 keluarga dengan nenek moyang yang sama di Karachi, tetapi banyak dari anggota mereka bahkan tidak lagi berbicara bahasa Arab.

“Kami masih mengikuti beberapa hal dari budaya kami, seperti pakaian dan makanan kami,” tambahnya.

Qahwah, jenis kopi paling populer yang diseduh di Timur Tengah, secara teratur menemani santapan sehari-harinya, terutama selama bulan Ramadhan.

Dan begitu juga kelinci.

"Kelinci disukai oleh orang-orang," katanya.

“Di rumah kami, kami makan kelinci dengan penuh kasih.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI