Mengetahui Proses Terjadinya Perubahan Iklim di Momen Hari Bumi Sedunia

Rifan Aditya

Sabtu, 23 April 2022 | 08:50 WIB
Mengetahui Proses Terjadinya Perubahan Iklim di Momen Hari Bumi Sedunia
Proses Terjadinya Perubahan Iklim. (Pexels)

Suara.com - Pada peringatan Hari Bumi Sedunia, Google Doodle menampilkan foto timelapse gunung Kilimanjaro, Tanzania dari tahun 1986 hingga tahun 2020. Google Doodle menggunakan foto tersebut dengan maksud menunjukkan dampak dan proses terjadinya perubahan iklim yang ada di bumi.

Namun foto di Google Doodle itu hanya memperlihatkan sedikit saja. Belum ada penjelasan rinci terkait proses terjadinya perubahan iklim yang berbahaya bagi umat manusia. Maka dari itu, Anda perlu menyimak informasi berikut.

Dilansir dari laman Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), perubahan iklim merupakan perubahan signifikan iklim, suhu dan curah hujan mulai dari dasawarsa hingga jutaan tahun.

Perubahan iklim ini terjadi karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida, metana, nitrogen dan lainnya di atmosfer yang menyebabkan efek gas rumah kaca. 

Gas rumah kaca ini dibutuhkan untuk menjaga suhu bumi tetap keadaan stabil. Meski demikian gas rumah kaca dapat meningkat dan membuat lapisan atmosfer semakin tebal yang menyebabkan sejumlah panas di bumi terperangkap di atmosfer.

Penyebab perubahan iklim dan pemanasan global berasal dari berbagai faktor yang berdampak baik maupun buruk bagi manusia. Lantas bagaimana proses terjadinya perubahan iklim ini? Simak ulasannya berikut ini.

1. Efek Gas Rumah Kaca

Gas rumah kaca menjadi penyebab utama terjadinya perubahan iklim. Gas rumah kaca ini disebabkan dari berbagai aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil dan perubahan penggunaan lahan.

Gas rumah kaca berdampak penebalan lapisan atmosfer bumi karena panas bumi yang terperangkap di sana. Hal ini mengakibatkan peningkatan suhu bumi yang disebut pemanasan global.

baca juga

2. Peningkatan Emisi

Penyebab perubahan iklim selanjutnya adalah peningkatan emisi dalam aktivitas manusia seperti pembakaran minyak, batu bara dan gas yang menghasilkan nitrogen dan karbon dioksida. Selain itu juga karena deforestasi atau penebangan hutan.

3. Aktivitas Manusia

Aktivitas manusia menjadi dampak terjadinya perubahan iklim di dunia yang harus dikontrol. Penggunaan kendaraan bermotor, pembuangan sampah, penggunaan kulkas hingga pertanian dan peternakan ini berperan penting dalam perubahan iklim.

4. Perubahan Orbit Bumi

Perubahan orbit bumi juga berdampak pada perubahan iklim dunia. Jika jarak bumi berada sama dari matahari saat bergerak mengelilingi orbitnya, dan waktu lainnya elips lebih menonjol hingga bumi bergerak lebih dekat dan jauh dari matahari. Apabila bumi dekat dengan matahari, iklim akan menjadi lebih hangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Bumi 2022, Google Doodle Tunjukkan 4 Dampak Perubahan Iklim di Bumi

Hari Bumi 2022, Google Doodle Tunjukkan 4 Dampak Perubahan Iklim di Bumi

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 18:55 WIB

Apa Itu Climate Change? Rayakan Hari Bumi 2022 dengan Memahami Bahaya Perubahan Iklim

Apa Itu Climate Change? Rayakan Hari Bumi 2022 dengan Memahami Bahaya Perubahan Iklim

News | Jum'at, 22 April 2022 | 18:22 WIB

Jadi Topik Google Doodle Hari Bumi, Apa Itu Perubahan Iklim?

Jadi Topik Google Doodle Hari Bumi, Apa Itu Perubahan Iklim?

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×