Jari-Jari Bocah Kediri Terluka Parah Gegara Kena Petasan, Warga yang Melihat Menjerit Ketakutan

Dany Garjito, Fita Nofiana

Senin, 25 April 2022 | 05:19 WIB
Jari-Jari Bocah Kediri Terluka Parah Gegara Kena Petasan, Warga yang Melihat Menjerit Ketakutan
Ilustrasi petasan. [Antara]

Suara.com - Petasan memang berbahaya, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Meski telah memakan banyak korban, tak sedikit anak-anak yang masih senang bermain petasan baik dengan maupun tanpa pengawasan orang dewasa.

Bermain petasan, seorang anak harus alami nasib malang. Pasalnya salah satu tangannya hancur dilalap mercon.

Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @andreli, terlihat sekumpulan warga tengah berkerumun di suatu lokasi.

Situasi tengah ramai dan anak-anak menyalakan petasan.

Namun salah seorang anak malah terkena ledakat petasan di tangannya. Jari tangan sebelah kanannya sampai hancur, bahkan berlumuran darah.

Warga di sekitar bahkan sampai berteriak ngeri dan ada yang menangisi anak tersebut. Meskipun si ana terlihat tenang dengan tangan yang sudah penuh darah.

"Ya Allah, getihen tangane! getihen tangane (Ya Allah berdarah tangannya, berdarah tangannya)," teriak perempuan di bali video.

Anak tersebut kemudian dibawa oleh seorang warga menggunkan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan.

baca juga

"Salah satu anak di Kromosari, Kediri menjadi korban mercon hingga jari tangan kanan hancur," tulis akun tersebut.

"Tetap hati-hati jangan sesekali main petasan karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," imbuhnya.

Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (24/4/22).

Anak main petasan tangan hancur (instagram.com/andreli_48/)
Anak main petasan tangan hancur (instagram.com/andreli_48/)

Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.

"Luka seperti itu pertama enggak terasa, setelah beberapa menit baru terasa," komentar warganet.

"Ya Allah, itu anaknya kenapa diem aja enggak nangis," imbuh warganet lain.

"Itu anak kuat enggak nangis," tulis warganet di kolom komentar. 

"Astaghfirullah. Saya wanti-wanti dari kecil anak-anakku enggak boleh main mercon," timpal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Hujatan Netizen Hasilkan Uang, Denise Chariesta: Hujatanmu Semangatku

Sebut Hujatan Netizen Hasilkan Uang, Denise Chariesta: Hujatanmu Semangatku

Kalbar | Minggu, 24 April 2022 | 18:59 WIB

Setelah Tri Suaka, Giliran Zinidin Zidan Kehilangan Banyak Pengikut di Youtube, Publik: Diangkat Lalu Dijatuhkan Netizen

Setelah Tri Suaka, Giliran Zinidin Zidan Kehilangan Banyak Pengikut di Youtube, Publik: Diangkat Lalu Dijatuhkan Netizen

Bekaci | Minggu, 24 April 2022 | 19:45 WIB

Mencekam Detik-detik Kebakaran Terjadi di Salah Satu Wahana Pasar Malam, Publik: Ngeri, Manusia Dipanggang

Mencekam Detik-detik Kebakaran Terjadi di Salah Satu Wahana Pasar Malam, Publik: Ngeri, Manusia Dipanggang

Jabar | Minggu, 24 April 2022 | 17:08 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×