Hati-hati! Setelah Lebaran, Kasus Positif Covid-19 Berpotensi Melonjak

Chandra Iswinarno, Stefanus Aranditio

Senin, 25 April 2022 | 15:51 WIB
Hati-hati! Setelah Lebaran, Kasus Positif Covid-19 Berpotensi Melonjak
Pemudik berfoto sebelum diberangkatkan dalam Mudik Gratis Polri 2022 di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (25/4/2022). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan ada potensi lonjakan kasus positif Covid-19 kembali setelah libur lebaran tahun ini karena mobilitas warga yang mudik diprediksi mencapai 80 juta orang.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan Pandemi Covid-19 belum selesai, warga diminta untuk segera melakukan vaksinasi sebelum mudik dan tetap mematuhi protokol kesehatan saat mudik.

"Poin utama, karena mudiknya masih dalam kondisi pandemi, potensi peningkatan kasus masih sangat bisa terjadi, tapi selama perlindungan itu sebenarnya sudah ada dan artinya bisa menahan laju penularan," kata Nadia dalam diskusi virtual, Senin (25/4/2022).

Menurutnya, meski terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 setelah lebaran nanti, angka kematian akan rendah karena capaian vaksinasi yang sudah lebih dari 70 persen untuk dosis kedua.

"Apa yang pernah kita alami di Omicron itu kasus konfirmasi positif itu malah lebih dari Delta tapi jumlah yang dirawat di rumah sakit dan berakhir kematian itu angkanya rendah," ucapnya.

"Proteksi cakupan vaksinasi kita sudah jauh lebih baik, dan booster sudah mulai diperkenalkan," sambung Nadia.

Diketahui, dalam Addendum SE Satgas No. 16 tentang ketentuan bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) disebutkan bahwa setiap orang yang akan mudik harus sudah divaksin tiga dosis atau booster.

Sementara bagi orang yang baru di vaksin dua dosis maka tetap harus dites antigen maksimal 1x24 jam atau PCR 3x24 jam dan bagi orang yang baru divaksin satu dosis harus tes PCR maksimal 3x24 jam.

Anak usia 6-17 tahun yang sudah divaksin dosis kedua yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat vaksin bebas dari tes Covid-19, jika belum divaksinasi dosis penuh maka wajib menunjukkan hasil PCR 3X24 jam.

baca juga

Khusus anak usia 6-17 tahun dapat bebas dari wajib testing jika telah divaksin dosis kedua.

Sedangkan untuk anak usia di bawah 6 tahun tidak wajib tes dengan syarat pendamping perjalanan telah memenuhi syarat perjalanan sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segera Vaksinasi Booster Covid-19! Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan Meningkat Saat Mudik Lebaran

Segera Vaksinasi Booster Covid-19! Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan Meningkat Saat Mudik Lebaran

Health | Kamis, 21 April 2022 | 10:37 WIB

Kemenkes Sebut Pemudik Antusias Lakukan Vaksinasi Jelang Mudik Lebaran 2022

Kemenkes Sebut Pemudik Antusias Lakukan Vaksinasi Jelang Mudik Lebaran 2022

Health | Senin, 18 April 2022 | 14:15 WIB

Kemenkes Minta Pemudik Jangan Tundah Vaksin Booster, Kenapa?

Kemenkes Minta Pemudik Jangan Tundah Vaksin Booster, Kenapa?

Health | Kamis, 14 April 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×