Cerita Mantan Ajudan Bawa Nisan Makam Gus Dur ke Pesawat, Awalnya Dilarang Petugas Bandara

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB
Cerita Mantan Ajudan Bawa Nisan Makam Gus Dur ke Pesawat, Awalnya Dilarang Petugas Bandara
Makam Gus Dur di Jombang [Foto: Beritajatim]

Suara.com - Presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur memang menjadi sosok yang berkesan bagi banyak orang.

Banyak cerita berkesan yang terkait dengan dirinya, salah satunya seperti diungkapkan oleh sang mantan ajudan Priyo Sambadha.

Pada cuitan di Twitternya, Priyo Sambadha bukan cerita tentang Gus Dur di masa hidupnya. Ia bercerita soal batu nisan Gus Dur yang ia bawa ke dalam pesawat.

Suara.com sudah diizinkan oleh Priyo Sambadha untuk mengubah utasannya di Twitter tersebut menjadi artikel.

Menurut utasnya, makam Gus Dur di Tebu Ireng mulanya hanya ditandai dengan dua buah patok putih yang terbuat dari semen.

Pada tahun 2017, nisan diganti dengan batu pualam warna hijau lumut yang bertuliskan dalam 4 bahasa: 'Di Sini Berbaring Seorang Pejuang Kemanusiaan'.

Nisan lama yang diganti adalah nisan yang terbuat dari semen cor dengan tulang besi beton.

Makam Gus Dur di Jombang [Foto: Beritajatim]
Makam Gus Dur di Jombang [Foto: Beritajatim]

"Ukurannya sekitar tinggi 40 cm, lebar 15 cm dan tebal 10 cm. Enggak terlalu besar. Bentuknya juga sangat simpel. Ujungnya mengerucut gitu. Warna putih," tulis Priyo Sambadha.

Saat penggantian nisan, istri Gus Dur, Shinta Nuriyah memintanya untuk membawa nisan yang lama ke Jakarta.

baca juga

"Nah besoknya ketika saatnya kita pulang balik ke Jakarta, saya bingung. Gimana caranya membawa batu nisan ini ke Jakarta. Pusing saya. Karena kalau saya masukkan ke bagasi pesawat, saya gak tega. Juga gak berani, lebih tepatnya," imbuhnya.

Akhirnya karena ingin memperlakukan nisan Gus Dur dengan hormat, ia membungkus nisan tersebut memakai koran dan kain putih. Kemudian Prio nekat membawanya ke kanin pesawa.

"Sampai Bandara Juanda, nisan tetap saya bopong. Di pemeriksaan pintu pertama, nisan masuk pemeriksaan xray. Saya menunggu dengan tegang. Saya pandangi lekat wajah petugasnya. Lolos! Alhamdulillah. Ternyata Gus Dur mmg sakti," tulis Priyo Sambadha.

Kemudian sampai ke pemeriksaan selanjutnya, ia kembali diperiksa barang bawaannya.

Prio menyatakan ia kemudian ditanyai oleh para petugas soal apa yang ia bawa tersebut.

"Untuk beberapa saat saya terdiam. Bukan apa. Terus terang kepala saya blank untuk cari akal gimana supaya barang ini bisa lolos. 'Apa ini pak?!', ulang petugas itu mengagetkan saya," imbuhnya.

Ditanya bertubi-tubi perihal barang yang dibawanya, Prio kemudian mengaku bahwa barang yang ia bawa adalah batu nisan makam.

Para petugas kemudian meminta untuk memeriksa bungkusan batu nisan itu dengan agak kasar. Setelah melihat isinya, para petugas tahu bahwa bungkusan yang ia bawa memanglah batu nisan.

Prio menyatakan bahwa ia ditanyai mengapa membawa batu nisan dan mengapa tidak ditempatkan di bagasi saja.

Makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur. [Foto: Times Indonesia]
Makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur. [Foto: Times Indonesia]

"Itu makamnya Gus Dur," jawab dia terpaksa.

Mendengar bahwa yang dibawa adalah nisan dari makam Gus Dur, wajah para petugas bandara langsung berubah. Bahkan yang sebelumnya mengelus-elus nisan tersebut sontak langsung mengngkat tangannya.

"Ya setelah mereka saya beri tahu bahwa itu adalah nisan makam GusDur, mereka lalu mengijinkan saya untuk membawa nisan itu ke dalam kabin pesawat," kata Prio saat ditanyai Suara.com melalui pesan langsung Twitter, Selasa (17/5/2022).

"Mereka juga membantu membungkus kembali nisan dg rapi seperti semula," imbuhnya.

Prio akhirnya diizinkan membawa nisan makam Gus Dur masuk pesawa. Ia sepanjang perjalanan memeluk nisan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Beli Buah Semangka di Kalimantan, Publik Ikutan Kaget Pas Dengar Harganya

Viral Pria Beli Buah Semangka di Kalimantan, Publik Ikutan Kaget Pas Dengar Harganya

Lifestyle | Selasa, 17 Mei 2022 | 13:37 WIB

Posisi Duduk Emak-emak Ini saat Diantar Driver Ojol Menuai Sorotan, Publik: Ketika Si Posesif Berkendara

Posisi Duduk Emak-emak Ini saat Diantar Driver Ojol Menuai Sorotan, Publik: Ketika Si Posesif Berkendara

Sumbar | Selasa, 17 Mei 2022 | 13:33 WIB

Wanita Ini Terang-terangan Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Pacarnya di Jalan Minyak Baru Balikpapan

Wanita Ini Terang-terangan Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Pacarnya di Jalan Minyak Baru Balikpapan

Kaltim | Selasa, 17 Mei 2022 | 13:30 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×