Pengamat Politik BRIN Prediksi akan Ada Tiga Poros Utama di Pilpres 2024, Poros Anies, Puan dan Airlangga

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 17 Mei 2022 | 19:41 WIB
Pengamat Politik BRIN Prediksi akan Ada Tiga Poros Utama di Pilpres 2024, Poros Anies, Puan dan Airlangga
Ilustrasi surat suara pemilu.

Suara.com - Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro memprediksi akan ada tiga poros di Pilpres 2024.

Pernyataan Siti tersebut menanggapi terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari PAN, PPP dan Partai Golkar.

"Bagus dong menurut saya, kemungkinan tiga poros menurut saya kayaknya lebih besar dari Pemilu 2019. Jadi ada porosnya Anies (Baswedan), Puan (Maharani), dan porosnya Airlangga (Hartarto)," ujar Siti Zuhro kepada wartawan.

Ia menyambut baik poros yang dibentuk Airlangga Hartarto, Zukifli Hasan dan Suharso Monoarfa. Menurutnya Indonesia menganut sistem multi partai dan seharusnya diikuti lebih dari dua poros.

"Baguslah ada tiga, kita maunya empat nggak apa apa , jangan sampai dua lagi lagi, kita kan masyarakat majemuk kita  ini multi partai masa cuma dua (dua poros), biar saja," ucap Siti Zuhro. 

Ketika ditanya kemungkinan tiga poros koalisi akan memenuhi syarat presidential threshold 20 persen, Siti Zuhro menjawab mungkin saja.

"Mungkin sangat mungkin, asal tidak semua berbondong-bondong ke Mba Puan, kalau cuma yang berbondong PKB dengan Gerindra bisa, nanti Nasdem, PKS dan Demokrat," paparnya.

Selain itu, Siti Zuhro menyebut bisa saja nantinya Pilpres 2024 digelar dua putaran.

"Dua putaran nggak apa-apa, daripada kita distorsi gitu, janganlah kita distorsi, sedih kita mereka rangkul-rangkul kita masih terpecah sampai sekarang," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Partai Golkar, PAN dan PPP menyatakan sikap berkoalisi untuk mengawal agenda politik ke depan termasuk untuk menghadapi Pemilu 2024. 

Hal itu terjadi usai ketiga ketua umum parpol tersebut melakukan pertemuan malam ini, di Rumah Heritage Jakarta, Kamis (12/5/2022). 

Dalam konferensi pers usai pertemuan digelar tertutup, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, menjelaskan pertemuan memang dilakukan sekalian untuk bersilaturami Idul Fitri. Namun dalam pertemuan ini memang untuk mendorong ketiga parpol tersebut bekerja sama. 

"Pertemuan ini agar mendorong bahwa 3 partai ini akan bekerja bersama atau akan bersatu. Bersatu itu sendiri adalah beringin, matahari, dan Baitullah, jadi Kakbah. Jadi pertemuan ini tentu diharapkan dengan matahari ini PAN bisa berjalan, dan pohon beringin semakin tumbuh. Dan juga pertemuan kerja sama ini adalah yang diridhoi oleh Allah SWT," kata Airlangga di lokasi.

Airlangga mengatakan, ketiga parpol tersebut ingin membangun budaya politik baru, di mana budaya politik baru itu dijalankan dengan kerja sama yang berjenjang dan bertahap. 

Menurutnya, hal ini juga dianggap baik untuk mendukung program yang dilakukan oleh pemerintahan hari ini. 

"Dan pertemuan ini juga menimbulkan pengalaman dari partai politik, termasuk juga PAN juga sangat berpengalaman di DPR maupun di MPR," tuturnya. 

"Sehingga kita mempunyai scope pengalaman di dalam berbagai periode, berbagai tantangan yang sudah kita hadapi. Mulai dari resesi 98, krisis moneter, 2008, sampai dengan penanganan covid dan pemulihan ekonomi," sambungnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Pembentukan Koalisi Merupakan Hal Serius, Golkar Harap Banyak Partai Gabung Koalisi Indonesia Baru

Sebut Pembentukan Koalisi Merupakan Hal Serius, Golkar Harap Banyak Partai Gabung Koalisi Indonesia Baru

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 17:02 WIB

Bisa Usung Capres Sendiri, Politikus PDIP: Koalisi Urusan Megawati

Bisa Usung Capres Sendiri, Politikus PDIP: Koalisi Urusan Megawati

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:37 WIB

Gerindra Belum Deklarasi Koalisi dalam Waktu Dekat, Tapi Komunikasi Cari Jodoh untuk Pilpres 2024 Jalan Terus

Gerindra Belum Deklarasi Koalisi dalam Waktu Dekat, Tapi Komunikasi Cari Jodoh untuk Pilpres 2024 Jalan Terus

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

×