Rekam Tempat Hiburan Malam, Pemuda Ini Mengaku Uang Rp 60 Juta Miliknya Dirampas Oknum Polisi

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:24 WIB
Rekam Tempat Hiburan Malam, Pemuda Ini Mengaku Uang Rp 60 Juta Miliknya Dirampas Oknum Polisi
Pemuda mengaku dirampas uangnya Rp 60 juta oleh oknum polisi karena rekam tempat hiburan malam yang melayani perjudian di Medan. (Instagram/@majeliskopi08)

Suara.com - Sebuah video permintaan tolong kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sedang menjadi viral di media sosial. Adalah seorang pemuda yang mengaku mengalami musibah di Medan, Sumatera Utara yang menyampaikan permintaan tolong di video tersebut.

Bukan tanpa alasan ia sampai meminta tolong kepada Kapolri. Sebab ia mengaku diperas oleh seorang oknum polisi ketika berkunjung ke Medan, hingga menyebabkan uang modal senilai Rp 60 juta yang dimilikinya habis tak bersisa.

Hal ini seperti terlihat di video berdurasi 4 menit 15 detik yang diunggah akun Instagram @majeliskopi08. Ia mengaku insiden bermula dari ia yang tanpa sengaja menemukan tempat hiburan malam yang melayani perjudian.

"Video ini khususnya saya buat Bapak Kapolri Republik Indonesia, agar bisa membantu saya dalam permasalahan yang saya alami. Di mana uang saya dirampas oleh seorang oknum polisi," ujar pemuda itu, dikutip Suara.com pada Rabu (18/5/2022).

Lewat keterangan yang disertakan di video, terungkap bahwa pemuda itu berasal dari Jakarta dan sengaja ke Medan untuk mencari tanah lokasi tanah yang bisa disewa untuk menanam sereh gajah atau sereh wangi.

Setelah survey, ia pun berniat mencari tempat untuk makan yang kemudian berujung dengannya menemukan tempat hiburan malam alias kasino tersebut.

"(Pemuda itu) mampir ke sebuah warung makan (tetapi) menu sudah habis. Pemuda ini ditunjukkan tempat makan yang ternyata adalah sebuah tempat kasino," sambungnya.

Ilustrasi judi atau perjudian. [ANTARA/Abd Aziz]
Ilustrasi judi atau perjudian. [ANTARA/Abd Aziz]

Selepas mengisi perut, pemuda itu lantas melihat-lihat permainan yang tersedia di kasino tersebut. "Seperti (judi) dadu, bakaran, kartu tiga, roulette, banyak lah permainan," ungkapnya.

Tak lama kemudian ia memutuskan untuk pulang. Saat itulah ia iseng merekam suasana di dalam kasino yang didatanginya. "Durasinya juga nggak begitu lama, paling sekitar 30 detik lah," lanjutnya.

baca juga

Saat itulah insiden yang tidak diduganya terjadi. Tanpa disangka ia dikejar oleh dua orang yang marah-marah karena sempat merekam isi tempat hiburan malam yang baru dikunjunginya.

"Saya diteriakin sama dua orang, sambil mengejar saya, 'Woi, berhenti kamu!'" tuturnya. "Saya nggak ngerti ada permasalahan apa, ya saya berhenti saja."

"Setelah saya berhenti, didatengi dua orang tersebut, ditendang, ditodong pistol, sambil yang satu berkata, yang nodong pistol ke saya, 'Ngapain kamu video tempat lokasi itu?'" imbuhnya.

Merasa tidak aman, pemuda itu memilih diam saja, namun si oknum polisi kian menjadi-jadi. Orang yang mengejar itu menuntutnya menyerahkan handphone untuk diperiksa.

Tentu saja oknum polisi itu menemukan video tempat hiburan malam tersebut di HP si pemuda, sehingga dipaksalah ia untuk menghapusnya.

"Dia menghapus videonya, membanting HP saya sambil ngomong, 'Kamu kibus ya?!'" katanya melanjutkan.

Pemuda itu mengaku tetap diam meski terus dibentak. Meski HP sudah dibanting serta video rekaman telah dihapus, si oknum polisi ternyata masih berulah dengan meminta tas yang dibawanya.

Termasuk untuk memeriksa identitasnya dan mengetahui kalau pemuda tersebut bukan orang Medan asli. "'Kau bukan orang sini, ngapain video-video?' Saya diam saja, saya minta maaf," tutur pemuda tersebut.

Pemuda mengaku dirampas uangnya Rp 60 juta oleh oknum polisi karena rekam tempat hiburan malam yang melayani perjudian di Medan. (Instagram/@majeliskopi08)
Pemuda mengaku dirampas uangnya Rp 60 juta oleh oknum polisi karena rekam tempat hiburan malam yang melayani perjudian di Medan. (Instagram/@majeliskopi08)

Namun tidak berhenti sampai di situ, sebab si oknum polisi kemudian menemukan uang tunai sekitar Rp 60 juta di dalam tasnya.

"Di dalam tas itu, ada uang saya Pak, sebesar Rp 60 juta yang saya bungkus plastik hitam. Dia mengambilnya, saya bilang 'jangan Pak, uang itu bukan uang saya, uang itu buat usaha'. Dia nggak peduli, langsung dia suruh saya pergi," ujarnya.

Meski ia sudah memohon, oknum polisi itu tetap mengusirnya, bahkan menegaskan baru akan mengembalikan uang tersebut kalau si pemuda punya kenalan jenderal polisi.

"Kalau kau mau uangmu kembali, kalau kau punya keluarga jenderal, suruh datang ke sini, ambil uangnya," kata pemuda itu menirukan ancaman yang diterima dari si oknum polisi. "Pergi kamu! Kalau nggak saya tembak kamu!"

Pemuda itu mengaku belum berhasil mengambil kembali uang puluhan juta yang dirampas oleh sang oknum polisi. Karena itulah ia membuat video permintaan tolong kepada Kapolri agar bisa menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

Video pengakuan selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan di Medan, Mobil Alami Kerusakan-Angkot Terbalik, Pengemudi Menghilang

Kecelakaan di Medan, Mobil Alami Kerusakan-Angkot Terbalik, Pengemudi Menghilang

Sumut | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:56 WIB

Kaesang Pangarep Minta Diajak ke Medan Zoo Kayak Rafli Ahmad, Wali Kota Medan Bobby Nasution: Emang Kamu Artis?

Kaesang Pangarep Minta Diajak ke Medan Zoo Kayak Rafli Ahmad, Wali Kota Medan Bobby Nasution: Emang Kamu Artis?

Kaltim | Rabu, 18 Mei 2022 | 12:52 WIB

Bobby Nasution dan Raffi Ahmad Bakal Sulap Medan Zoo Jadi Lokasi Wisata

Bobby Nasution dan Raffi Ahmad Bakal Sulap Medan Zoo Jadi Lokasi Wisata

Sumut | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:47 WIB

Pemkot Jakbar Larang Tempat Hiburan Malam Tampilkan DJ Meski PPKM Sudah Longgar

Pemkot Jakbar Larang Tempat Hiburan Malam Tampilkan DJ Meski PPKM Sudah Longgar

Jakarta | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:52 WIB

Pelaku Pengeroyokan Pria di Kedai Tuak Medan Ditangkap, Polisi Bilang Begini

Pelaku Pengeroyokan Pria di Kedai Tuak Medan Ditangkap, Polisi Bilang Begini

Sumut | Senin, 16 Mei 2022 | 16:32 WIB

Terkini

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

×