WNI Rela ke Pedalaman Australia Demi Dapatkan Status Penduduk Tetap

SiswantoABC Suara.Com
Kamis, 19 Mei 2022 | 11:57 WIB
WNI Rela ke Pedalaman Australia Demi Dapatkan Status Penduduk Tetap
Uluru di Australia. (Pixabay/CTDMS)

Suara.com - Christoper Reno Budiman mengaku hidupnya berubah 180 derajat sejak pindah ke Kangaroo Island, Australia.

"Kangaroo Island ini one of a kind (memiliki keistimewaan tersendiri)," ujar Reno kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia.

"Dia adalah salah satu pulau yang benar-benar ada penduduknya, dan masih ada ciri khas Australia Selatan dan Australianya."

Kangaroo Island atau Pulau Kanguru merupakan pulau terbesar ketiga di Australia yang berjarak 210 kilometer dari pusat kota Adelaide.

Di tahun 2016, tercatat populasi pulau ini adalah 4.702 jiwa, kurang dari satu persen dari total populasi Australia di tahun yang sama.

Keputusan Reno untuk meninggalkan kehidupan di Adelaide yang telah ditempatinya selama empat tahun ke Pulau Kanguru tidak lain adalah untuk berburu izin tinggal tetap atau 'permanent resident' (PR) Australia.

Ia menempuh jalur PR menggunakan skema visa regional yang mengharuskan pendaftar untuk tinggal dan bekerja dalam kurun waktu tertentu di wilayah Australia yang terhitung regional atau pedalaman.

Reno yang dulunya adalah mahasiswa perhotelan Adelaide kini bekerja sebagai 'night duty manager' di Aurora Ozone Hotel.

Setelah pindah ke Pulau Kanguru di tahun 2019, Reno yang kini berusia 25 tahun mengajukan aplikasi visa subclass 190 pada Agustus 2021.

Baca Juga: Gadis Lulusan Unud Bali Ini Ceritakan Hidup Bersama Warga Aborigin di Pedalaman Australia

Bila visanya diterima, Reno otomatis akan menjadi Permanent Resident (PR) atau warga tetap di Australia, yang memiliki hak setara warganegara, namun tidak bisa ikut Pemilu.

Ingin menetap di Pulau Kanguru

Reno mengatakan ingin tetap tinggal di Pulau Kanguru setelah mendapatkan PR, meski baginya pulau tersebut ibarat "kota mati".

"Supermarket cuma ada satu, enggak ada Coles atau Woolworths [dua supermarket besar Australia]. Enggak ada yang namanya Maccas atau KFC," kata Reno.

"Hampir semua tutup jam 5. Ada yang sampai jam 7, maksimal jam 8."

"Tapi jujur saya merasa enggak etis kalau langsung meninggalkan karena Kangaroo Island ini yang mengubah hidup saya dan membantu mendukung visa saya," tuturnya.

Menurut Reno, keterbatasan di Pulau Kanguru mengajarkannya untuk lebih menghargai kehidupan dan mendorongnya semakin mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI