Cara Cek Banjir di Google Maps, Simak Langkahnya Agar Tidak Macet dan Terjebak Genangan Air

Rifan Aditya

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:37 WIB
Cara Cek Banjir di Google Maps, Simak Langkahnya Agar Tidak Macet dan Terjebak Genangan Air
Cara Cek Banjir di Google Maps. (Google Maps)

Suara.com - Peristiwa banjir rob yang menimpa kota Semarang bagian utara menyebabkan beberapa daerah terendam dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik motor maupun mobil. Apakah cara cek banjir di Google Maps bisa dilakukan untuk mengetahui situasi ini?

Jawabannya, bisa. Namun bagaimana cara cek banjir di Google Maps? Jika Anda belum tahu, simak langkah-langkahnya berikut ini.

Perlu dikethaui, banjir rob Semarang ini juga membuat ribuan warga mengungsi dan para karyawan pabrik terpaksa untuk menutup produksinya. Oleh karenanya, masyarakat yang melewati kawasan Semarang diharapkan untuk mengganti rute perjalanannya.

Meski banjir tidak dapat diatasi, para pengguna kendaraan masih dapat mengurangi risiko menemui banjir dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat dengan mudah diakses melalui smartphone.

Untuk mengantisipasi banjir yang dapat mengganggu perjalanan, kamu dapat mengecek informasi banjir terkini melalui aplikasi Google Maps. Lantas bagaimana cara cek banjir di Google Maps? Simak ulasannya berikut ini. 

Cara Cek Banjir di Google Maps

Selain menjadi alat penunjuk jalan, Google Maps dapat digunakan untuk memberikan informasi terbaru seputar banjir sepanjang perjalanan kamu. Fitur memantau titik banjir ini dinamakan “Java Floods”

Pertama buka aplikasi Google Maps yang tersedia di smartphone atau dapat mengunduhnya terlebih dahulu melalui Play Store atau App Store

1. Setelah itu pilih opsi “Explore”

baca juga

2. Klik ikon “Java Floods”

3. Kemudian scroll ke bawah dan klik “See Latest Updates”

4. Kamu akan mendapati informasi terbaru seputar banjir yang terjadi di wilayah Pulau Jawa

5. Bagikan informasi terbaru seputar banjir melalui Google Maps kepada teman-teman kamu.

Aplikasi Cek Banjir Secara Real Time

Seperti yang diketahui, fitur Google Maps ini hanya berfungsi untuk mengecek informasi terbaru terkait banjir di wilayah Pulau Jawa.

Para pengguna dapat mengirimkan laporan mengenai area maupun jalan mana saja yang ditutup dan menginformasikan banjir melalui aplikasi Google Maps. Informasi ini dapat diakses secara real time yang tentu dapat membantu banyak orang untuk mengantisipasi perjalanan mereka.

Pada halaman utama Google Maps, pengguna dapat melihat jalan mana saja yang ditutup, tidak dapat lalui dengan ikon peringatan (warning), dilarang masuk (forbidden). Pengguna dapat klik ikon tersebut mengetahui informasi lebih lanjut seperti yang telah dilaporkan oleh pengguna lainnya.

Demikian informasi seputar cara cek banjir di Google Maps dengan mudah. Semoga informasi di atas dapat membantu kamu untuk terhindar dari banjir saat perjalanan. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa

Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 20:28 WIB

5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 KK hingga Ketinggian Air 2 Meter

5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 KK hingga Ketinggian Air 2 Meter

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:19 WIB

Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang

Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 17:32 WIB

Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya

Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:45 WIB

5 Fakta Tanggul Jebol di Kota Semarang, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

5 Fakta Tanggul Jebol di Kota Semarang, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:50 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×