facebook

Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang

Rifan Aditya
Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang
jenis-jenis banjir - Ilustrasi banjir. (Pixabay/Hermann)

Apa saja jenis-jenis banjir?

Suara.com - Pesisir utara Jawa Tengah sedang dilanda banjir karena naiknya ketinggian air laut. Banjir setinggi nyaris 2 meter itu melanda wilayah Tanjung Emas, Semarang. Yuk kenali jenis-jenis banjir.

Menurut The National Severe Storms Laboratory (NSSL), National Oceanic & Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat, banjir bisa dibadakan jadi 5 jenis. Berikut beberapa jenis-jenis banjir yang perlu kalian ketahui.

1. Banjir Bandang

Banjir bandang atau flash flood terjadi karena hujan deras yang datang secara tiba-tiba dan berlangsung setidaknya selama 6 jam berturut-turut. Banjir jenis ini bisa menerjang dalam waktu beberapa menit akibat curah hujan yang berlebihan.

Baca Juga: Pemprov Jateng Pastikan Logistik Warga Terdampak Banjir Rob di Semarang dan Demak Aman

Ciri khas banjir bandang adalah derasnya arus yang merobek dasar sungai dan air langsung mengepung jalanan kota, ngarai gunung dan menyapu semua yang dilewati oleh air. 

2. Banjir Pantai

Banjir pantai atau coastal flood kerap disebut dengan banjir rob. Banjir jenis ini sama dengan yang terjadi di Semarang dan terjadi karena air laut naik dan lebih tinggi dari rata-rata. 

Situasi ini bisa semakin buruk dengan curah hujan yang tinggi dan angin bertiup dari laut ke darat. Daerah pesisir yang rendah kerap menjadi langganan banjir rob, apalagi jika tak memiliki penahan air seperti bukit pasir maupun buatan manusia.

3. Gelombang Badai 

Baca Juga: Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya

Gelombang badai atau storm surge disebabkan oleh kekuatan sehingga permukaan air yang tidak normal di daerah pantai, di atas dan di atas gelombang astronomis biasa.

Komentar