Soal Pernyataan Prabowo yang Sebut Capres Tak Harus Dirinya, Sekjen Gerindra: Pak Prabowo Tunjukan Dirinya Demokratis

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 04 Juni 2022 | 13:15 WIB
Soal Pernyataan Prabowo yang Sebut Capres Tak Harus Dirinya, Sekjen Gerindra: Pak Prabowo Tunjukan Dirinya Demokratis
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto usai menemui Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut beberapa kriteria calon presiden, salah satu syaratnya yakni harus berpengalaman. Meski begitu, Mantan Danjen Kopassua tersebut menyatakan calon presiden tidak harus dirinya.

Merespons pernyataan tersebut Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani kemudian mengklarifikasinya. Melalui video yang diterima Suara.com, Muzani menegaskan pernyataan yang disampaikan ketua umumnya, menunjukkan sikap yang demokratis.

"Ini adalah bagian dari cara Pak Prabowo menunjukkan dirinya sebagai orang yang demokratis," kata Muzani lewat video yang diterima Suara.com pada Sabtu (4/7/2022).

Sikap demokratis tersebut yakni mempersilakan partai lain untuk mengusung calon presidennya masing-masing, dengan catatan harus sesuai dengan kriteria undang-undang.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh memberikan keterangan perz usai menggelar pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat) Surya Paloh memberikan keterangan perz usai menggelar pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Itulah sebabnya Bapak Prabowo mengatakan bukan hanya dirinya yang dimungkinkan untuk menjadi calon presiden, tetapi siapa saja yang bisa didukung partai lain adalah sesuatu yang bisa menjadi calon presiden," katanya.

Selain meluruskan hal tersebut, Muzani juga menepis adanya anggapan jika Prabowo tidak akan maju sebagai capres pada Pemilu 2024 dan lebih memilih menjadi King Maker jelang pilpres.

"Anggapan yang mengatakan bahwa Bapak Prabowo Subianto dalam pilpres 2024 memilih menjadi king maker dan kemungkinan tidak akan maju adalah anggapan yang keliru, karena beliau adalah calon presiden RI dalam pilpres 2024 yang akan maju dan diusung Partai Gerindra," tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan, Prabowo sebagai capres dari Gerindra sudah bulat. Dia pun menyatakan, mereka sedang mengatur formula untuk mengusung Prabowo.

Bahkan dalam waktu dekat, mereka akan mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden.

"Karena itu penegasan tentang calon presiden dari partai Gerindra hanya satu, tunggal dan bulat yakni Prabowo Subianto yang akan kami formulasikan dalam deklarasi calon presiden yang diusung oleh Partai Gerindra yang akan kami tentukan dalam beberapa bulan mendatang," ungkapnya.

Lantaran itu, dia meminta kepada seluruh pengurus Partai Gerindra di tingkat desa/kelurahan hingga provinsi untuk bersiap memenangkan Prabowo sebagai Presiden pada pilpres 2024.

"Untuk itu saya mengintruksikan kepada seluruh kader Partai Gerindra di semua tingkatan, di desa, keluruhan, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi, dan semua anggota DPR kabupaten/kota dan provinsi dan DPR RI agar bersiap-siap memenangkan Prabowo sebagai presiden RI," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan calon presiden (capres) pada 2024 tidak mesti melulu harus merujuk pada dirinya. Pernyataan tersebut disampaikan saat menyambangi Kantor DPP NasDem pada Rabu (1/6/2022). Saat itu, ia sempat mengemukakan kriteria capres ideal menurutnya harus yang berpengalaman.

"Ya enggak harus Prabowo, ya kan. Siapa saja," kata Prabowo dalam konferensi pers usai bertemu Ketum NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (1/6/2022) lalu.

Prabowo kemudian berbicara mengenai kewajiban bagi anak bangsa untuk menawarkan diri mengabdi kepada negara. Tentu, kata Prabowo, warga negara yang ingin menawarkan diri itu ialah mereka yang memang memiliki kemampuan.

"Jadi dalam satu republik yang baik adalah kewajiban setiap warga negara yang mampu fisik, intelek, jasmani dan kondisi ekonomi dirinya dan keluarganya wajib untuk menawarkan diri kepada negara dan bangsa. Jadi wajib."

"Nah ini yang ingin kita budayakan. Kita ingin anak-anak mudanya tadi itu harus berani menawarkan diri untuk mengabdi kepada bangsa dan negara," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen Gerindra Jawab Isu Prabowo Tak Maju Pilpres 2024

Sekjen Gerindra Jawab Isu Prabowo Tak Maju Pilpres 2024

News | Sabtu, 04 Juni 2022 | 11:46 WIB

Bocorkan Kandidat Capres 2024, Partai NasDem Cari Kandidat yang Memiliki Komitmen di Bidang Energi

Bocorkan Kandidat Capres 2024, Partai NasDem Cari Kandidat yang Memiliki Komitmen di Bidang Energi

Jawa Tengah | Sabtu, 04 Juni 2022 | 06:00 WIB

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra: Kami All Out Dukung Prabowo jadi Capres di 2024

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra: Kami All Out Dukung Prabowo jadi Capres di 2024

News | Jum'at, 03 Juni 2022 | 17:40 WIB

Terkini

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB