Satgas Belum Bisa Ungkap Penyebab Utama Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia

Stefanus Aranditio Suara.Com
Selasa, 14 Juni 2022 | 17:30 WIB
Satgas Belum Bisa Ungkap Penyebab Utama Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 belum bisa memastikan penyebab utama peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ada beberapa indikator yang bisa dicurigai menjadi penyebab peningkatan kasus, seperti meningkatnya mobilitas masyarakat.

"Sampai dengan saat ini belum dapat disimpulkan penyebab pasti kenaikan terjadinya kenaikan kasus positif dan kasus aktif, namun beberapa potensi penyebab dapat diidentifikasi seperti mobilitas penduduk yang terus meningkat," kata Wiku dalam jumpa pers, Selasa (14/6/2022).

Selain itu, terkendalinya kasus Covid-19 juga mengakibatkan masyarakat aman dan lengah pada protokol kesehatan, padahal pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Melandainya kasus Covid-19 dapat berpotensi meningkatkan interasi antar masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kemudian, peningkatan kasus Covid-19 juga bisa diindikasikan dari kegiatan-kegiatan yang berskala besar yang luput dari pengawasan protokol kesehatan.

"Berikutnya, kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat yang mulai terlihat longgar seiring dengan melandainya kasus, penggunaan masker sudah mulai longgar dan tidak sedisiplin saat kasus mengalami peningkatan yang lalu," tutur Wiku.

Hari ini, Satgas mencatat kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 930 orang pada Selasa (14/6/2022), sehingga total kasus positif Covid-19 mencapai 6.062.009 orang.

Angka penambahan kasus harian ini tertinggi sejak April 2022 lalu, hari ini juga ada tambahan sepuluh orang yang meninggal sehingga total menjadi 156.662 jiwa meninggal dunia.

Baca Juga: Fakta-fakta Kasus Subvarian Omicron Terdeteksi di DKI Jakarta dan Bali Beserta Gejalanya

Kemudian, ada tambahan 548 orang yang sembuh sehingga total menjadi 5.900.049 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat turun 372 menjadi 5.298 orang, dengan jumlah suspek mencapai 4.030 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI