Viral Aksi Heroik Ojol Bubarkan Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam Cuma Pakai Bendera Partai, Publik: Ojol Pride!

Dany Garjito, Elvariza Opita

Kamis, 16 Juni 2022 | 10:30 WIB
Viral Aksi Heroik Ojol Bubarkan Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam Cuma Pakai Bendera Partai, Publik: Ojol Pride!
Viral video driver ojek online bubarkan tawuran pelajar bersenjata tajam memakai galah dan bendera partai. (Instagram/@merekamjakarta)

Suara.com - Lagi-lagi terjadi tawuran antarpelajar di Ibu Kota. Bahkan parahnya tawuran ini dilakukan oleh pelajar berseragam SMA/SMK tersebut dengan membawa senjata tajam.

Melansir akun Instagram @merekamjakarta, tawruan ini terjadi di Jalan KH Abdullah Syafi'i di dekat Stasiun Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (14/6/2022) siang.

Dalam video yang tampaknya diambil dari salah satu gedung itu terlihat sekelompok remaja berseragam yang berlari ke arah bawah fly over.

Namun yang menjadi sorotan tentu mereka yang juga membawa senjata tajam untuk beradu dengan sesama pelajar lain.

Tentu saja aksi para pelajar ini begitu meresahkan. Karena itulah mereka harus segera dipisahkan, seperti yang coba dilakukan oleh sekelompok driver ojek online dan warga di video tersebut.

Hanya saja cara mereka membubarkan tawuran itu sukses membuat publik terkejut. Sebab mereka hanya memakai galah bambu dan bendera partai untuk membubarkan tawuran.

"Aksi heroik sopir ojol dan warga bubarkan tawuran pelajar bersajam di Bukit Duri, modal galah bambu dan bendera partai langsung pada kocar-kacir," begitulah keterangan yang disertakan oleh akun @merekamjakarta.

Memang terlihat seorang pria berseragam ojek online yang langsung berlari ke arah pelajar-pelajar tersebut sambil membawa sebilah bambu panjang.

Tak lama kemudian ia diikuti oleh sejumlah warga dan ojek online yang membawa bendera-bendera partai yang ditancapkan di pinggir jalan.

baca juga

Meski terkesan tak masuk akal membubarkan tawuran bersenjata tajam dengan memakai galah dan bendera partai, nyatanya mereka berhasil melakukannya.

Tanpa gentar mereka berusaha memisahkan para pelajar yang terlibat tawuran tersebut, bahkan beberapa sampai mengejar pelajar yang berlari ke luar area rekam kamera.

"Para pelajar langsung kocar-kacir dibubarkan para sopir ojek online," kata @merekamjakarta. "Aksi sopir ojek online tersebut terkenal berani lantaran para pelajar terlihat membawa senjata tajam."

Driver ojol bubarkan tawuran pelajar bersenjata tajam memakai galah dan bendera partai. (Instagram/@merekamjakarta)
Driver ojol bubarkan tawuran pelajar bersenjata tajam memakai galah dan bendera partai. (Instagram/@merekamjakarta)

Video ini pun menuai banyak pujian dari warganet. Tak sedikit yang langsung memberikan bintang lima untuk driver ojek online yang sangat berani itu.

"Ojol pride," puji warganet.

"Ramah sekali abangnya," kata warganet lain, tak lupa menambahkan emoji bintang lima.

"Ter the best emang abang ojol," komentar warganet.

"Semoga mereka selalu dilindungi," ujar warganet.

"STM vs ojol?" celetuk warganet.

"Polisi pada kemana ya?" sindir yang lainya, meski bisa jadi polisi memang sedang tidak berjaga di area tersebut.

Video aksi heroik driver ojek online ini bisa disaksikan selengkapnya di sini.

Bukan Tawuran Bersajam Pertama yang Terjadi di Tebet

Pada Kamis (9/6/2022) minggu lalu, sekelompok pelajar juga melakukan tawuran di dekat Stasiun Tebet dan juga menggunakan senjata tajam.

Bahkan mereka tetap saling serang dengan memakai celurit hingga saling melempar batu atau benda lain, tidak peduli meski saat itu tengah turun hujan.

Pelajar yang Terlibat Tawuran Bisa Dipidana

Belasan pelajar diamankan diduga hendak tawuran di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/5/2022). [Dok. Istimewa]
Belasan pelajar diamankan diduga hendak tawuran di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/5/2022). [Dok. Istimewa]

Mengutip hukumonline.com, salah satu kasus tawuran berdarah di Kemayoran, Jakarta Pusat pada 19 Mei 2022 kemarin berujung dengan jeratan pidana untuk para pelakunya.

Polisi menerapkan Pasal 358 KUHP untuk menjerat pelaku sekaligus menegaskan pelaku tawuran dan perkelahian bersama-sama akan diproses hukum.

Pasal 358 KUHP sendiri menekankan setiap orang bertanggung jawab bila ikut serta dalam penyerangan atau perkelahian yang melibatkan beberapa orang.

Sebagai contoh, bila penyerangan atau perkelahian berkelompok itu menyebabkan seorang mengalami patah hidung, maka semua yang ikut serta harus bertanggung jawab.

Mereka yang sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian berkelompok, masing-masing bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan dan akan diancam:

  1. Pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan, jika akibat penyerangan atau perkelahian itu ada yang luka-luka berat.
  2. Pidana penjara paling lama 4 tahun jika akibatnya ada yang mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tawuran Pecah Lagi di Stasiun Tebet, Aksi Heroik Driver Ojol Bawa Galah Bikin Para Pelajar Kocar-kacir

Viral Tawuran Pecah Lagi di Stasiun Tebet, Aksi Heroik Driver Ojol Bawa Galah Bikin Para Pelajar Kocar-kacir

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 18:16 WIB

Sampai Kapan Taman Tebet Eco Park Ditutup Sementara?

Sampai Kapan Taman Tebet Eco Park Ditutup Sementara?

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:14 WIB

Pemprov DKI Tutup Sementara Tebet Eco Park, PDIP: Bukti Perencanaan Tak Matang

Pemprov DKI Tutup Sementara Tebet Eco Park, PDIP: Bukti Perencanaan Tak Matang

Jakarta | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:00 WIB

Tawuran Pelajar Bawa Sajam Pecah di Jembatan Musi VI Palembang, Netizen Ramai Menghujat: Sekolah Kok Seperti Ini

Tawuran Pelajar Bawa Sajam Pecah di Jembatan Musi VI Palembang, Netizen Ramai Menghujat: Sekolah Kok Seperti Ini

Sumsel | Rabu, 15 Juni 2022 | 11:27 WIB

Cegah Tawuran Susulan Warga Vs Preman di Jatinegara, Tentara dan Polisi Dirikan Posko Pengamanan di Rawa Bunga

Cegah Tawuran Susulan Warga Vs Preman di Jatinegara, Tentara dan Polisi Dirikan Posko Pengamanan di Rawa Bunga

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

×