facebook

Tradisi Wiwit Kopi Jelang Panen, Kearifan Lokal Desa Colo Kudus Berharap Kesejahteraan Petani

Pebriansyah Ariefana
Tradisi Wiwit Kopi Jelang Panen, Kearifan Lokal Desa Colo Kudus Berharap Kesejahteraan Petani
Petani kopi di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggelar tradisi wiwit kopi. Ini merupakan tradisi memulai panen tanaman kopi. (Antara)

Pada bulan Juni hingga Agustus 2022 merupakan jadwal panen tanaman kopi.

Suara.com - Petani kopi di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggelar tradisi wiwit kopi. Ini merupakan tradisi memulai panen tanaman kopi.

Pada bulan Juni hingga Agustus 2022 merupakan jadwal panen tanaman kopi.

Ketua Kelompok Tani Kopi Desa Colo Purbo Wiyanto menjelaskan tradisi "wiwit" kopi merupakan wujud ungkapkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hasil tanaman kopi yang melimpah.

Ritual wiwitan yang digelar dengan menyiapkan berbagai sesaji yang merupakan makanan tradisional seperti tempe, tahu, ayam, telor, nasi serta sayuran yang dibawa ke areal perkebunan kopi.

Baca Juga: Dosen Undip Gendong Anaknya yang Hafidz Al Quran Keliling Pondok: Besok Gantian Aku Digendong Masuk Surga Nak

Setelah didoakan oleh tokoh agama setempat, lantas sesaji yang dibawa masyarakat tersebut dimakan bersama-sama.

Dengan dimulainya tradisi tersebut, maka menjadi penanda akan dimulainya panen raya tanaman kopi di kawasan Pegunungan Muria yang berada di Desa Colo.

Hampir semua tanaman kopi petani sudah terlihat berbuah merah sehingga sudah saatnya dipanen.

"Setidaknya bulan ini sudah bisa dimulai atau menunggu bulan Juli hingga Agustus 2022," ujarnya.

Para petani, kata dia, berdoa agar hasil panen tanaman kopi tahun ini juga melimpah, sehingga kesejahteraan petani bisa meningkat.

Baca Juga: Memahami Tradisi Uang Panai, Ini Fakta Menarik di Baliknya

Apalagi, komoditas tersebut kini tidak hanya diminati masyarakat lokal, melainkan dari berbagai daerah di Jateng. (Antara)

Komentar