facebook

Bangun Kampung Gembira Gembrong Rp7,8 Miliar, Anies Pakai Uang Infak Salat Idulfitri di JIS

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Bangun Kampung Gembira Gembrong Rp7,8 Miliar, Anies Pakai Uang Infak Salat Idulfitri di JIS
Bangun Kampung Gembira Gembrong Rp7,8 Miliar, Anies Pakai Uang Infak Salat Idulfitri di JIS. (Foto dok. Pemprov DKI)

"...Ada 136 unit yang nanti akan dibangun di atas lahan 1.200 m persegi, yang menelan biaya 7,8 miliar."

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali membangun Kampung Gembira Gembrong di Jatinegara, Jakarta Timur. Proyek revitalisasi kawasan bekas pasar Gembrong yang terbakar dua bulan lalu ini menelan anggaran Rp7,8 miliar.

Dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dituliskan dana Rp7,8 miliar itu merupakan hasil kolektif yang dikumpulkan oleh Baznas Bazis DKI Jakarta. Sebagian dana didapatkan melalui pengumpulan infak dan sadaqah saat berlangsungnya solat Idulfitri di JIS awal Mei lalu. Namun, tidak dirinci berapa jumlah dana yang disalurkan untum proyek ini dari infak saat salat Idulfitri di JIS itu.

Pengerjaan proyek ini ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking di lokasi yang dilakukan oleh Anies bersama Wali Kota Jakarta Timur M Anwar dan Anggota DPRD DKI Suhaimi.

Anies menyebut Kampung Gembira Gembrong ini merupakan konsep yang diusung Pemprov DKI Jakarta bersama Baznas Bazis DKI.

Baca Juga: Anies Pusatkan Salat Idul Adha di JIS pada 10 Juli, Kapasitas 30 Ribu Jemaah

Anies menyebut proyek ini akan dikerjakan di atas lahan seluas 1.200 meter persegi. Ia berharap revitalisasi ini akan bisa menghadirkan wajah baru dan memberikan nama baru bagi hunian yang akan menghadirkan kenyamanan bagi warga.

"Hari ini kami melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan ulang. Kampung Gembrong ini rencananya dinamai Kampung Gembira Gembrong. Ada 136 unit yang nanti akan dibangun di atas lahan 1.200 m persegi, yang menelan biaya 7,8 miliar," ujar Anies kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

Mantan Mendikbud ini menjelaskan, konsep kampung ini adalah menjadikan sungai sebagai halaman depan seperti yang sudah ada di Inggris. Ia mengharapkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu mengawasi proses pembangunannya.

Proses pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada September tahun ini.

"Harapannya, konsep yang dibangun di sini adalah konsep menghadap sungai, sungainya jangan dibelakangi, sungainya harus dijadikan sebagai halaman depan," ucap Anies.

Baca Juga: Anies Baswedan Pusatkan Shalat Idul Adha di Stadion JIS

"Dan dengan begitu nantinya kampung ini bisa menjadi salah satu contoh kampung dibangun baru, kalau di Inggris namanya water front, keliatan menghadap air, airnya air sungai," tambahnya menjelaskan.

Komentar