Turki Menahan Kapal Berbendera Rusia Pengangkut Biji-bijian dari Ukraina

Siswanto | BBC | Suara.com

Senin, 04 Juli 2022 | 23:00 WIB
Turki Menahan Kapal Berbendera Rusia Pengangkut Biji-bijian dari Ukraina
BBC

Suara.com - Sebuah kapal kargo pengangkut biji-bijian dari kawasan Ukraina yang diduduki Rusia telah ditahan aparat bea cukai Turki, menurut duta besar Ukraina untuk Turki.

Vasyl Bodnar mengatakan: "Kapal tersebut kini berada di pintu masuk pelabuhan, telah ditahan pihak bea cukai Turki".

Kami telah melacak rute kapal berbendera Rusia, Zhibek Zholy, dari Pelabuhan Berdyansk di Ukraina menuju Karasu di Turki.

Belum jelas dari mana dan bagaimana muatan kapal diperoleh, namun Rusia telah dituduh mencuri biji-bijian dari wilayah Ukraina yang didudukinya. Tuduhan itu dibantah Rusia.

Laporan ini mengemuka setelah Presiden Joko Widodo mendapat jaminan soal keamanan pasokan pangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke Moskow, Kamis (30/06).

"Khusus untuk jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut, saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia, ini sebuah berita yang baik" ujar Presiden Jokowi.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, Presiden Putin menegaskan bahwa Rusia siap memenuhi permintaan produk pangan dan pupuk dari "negara-negara bersahabat".

Baca juga:

Berdyansk terletak di kawasan Zaporizhzhia, bagian selatan Ukraina yang merupakan pesisir Laut Azov.

Kabar keberangkatan kapal dari Berdyansk diumumkan melalui aplikasi Telegram oleh Yevhen Balytskyi, yang baru-baru ditunjuk Rusia sebagai gubernur wilayah Zaporizhzhia.

Balytskyi mengatakan sebanyak 7.000 ton biji-bijian akan dikirim ke negara-negara "bersahabat".

Dia menambahkan kapal-kapal Rusia dari Armada Laut Hitam akan "menjamin keamanan" perjalanan dan pelabuhan telah dibersihkan dari ranjau-ranjau laut.

Baca juga:

Belakangan dia mengedit unggahan tersebut sehingga muatan kapal dan destinasinya tidak lagi tertera.

Sebuah laporan video mengenai keberangkatan kapal juga telah dibagikan sejumlah saluran Telegram yang pro-Kremlin. Berita itu menampilkan kapal Zhibek Zholy didampingi kapal Angkatan Laut Rusia di pelabuhan yang disebut sebagai Berdyansk oleh sang reporter.

Dengan membandingkan tayangan video dan gambar pelabuhan yang dipotret satelit, kami dapat mengonfirmasi bahwa tayangan itu memang diabadikan di Berdyansk.

Kondisi cuaca pada video dan arah bayangan di pelabuhan mengindikasikan tayangan tersebut direkam pada pagi hari, 28 Juni lalu.

Beberapa detil pada lambung kapal, yang memperlihatkan nama kapal, disamarkan pada tayangan video.

Namun, kami bisa mengonfirmasi bahwa kapal yang bertolak dari Berdyansk adalah kapal yang sekarang berada di perairan Turki, berdasarkan foto-foto dari unggahan Telegram serta keterangan saksi mata yang dituturkan kepada pakar perkapalan Ukraina.

Baca juga:

Kami juga dapat melacak pergerakan Zhibek Zholy ketika melaju menuju Ukraina untuk mengambil kargo.

Pada 22 Juni, kapal tersebut bertolak dari Turki dan mengantarkan muatannya di Pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Ketika mendekati perairan Ukraina, sinyal pelacaknya hilangdiduga sengaja dimatikan.

Sinyal pelacak menyala kembali pada 29 Juni saat bergerak ke selatan, menjauh dari perairan Ukraina. Dari kedalaman kapal saat melaju di lautyang ditunjukkan alat pelacakbisa diperkirakan bahwa kapal tersebut sedang membawa kargo.

Michelle Bockmann, seorang editor pasar dari Lloyd's List Intelligence, meyakini gerakan kapal Zhibek Zholy "mencurigakan".

Menurutnya, banyak kapal kargo mematikan alat pelacak saat bermanuver di Laut Azov, namun kebanyakan menyalakan alat pelacak saat tiba di pelabuhan yang dituju.

Belum jelas apakah kapal itu berniat mengantarkan kargonya di Pelabuhan Karasu, Turki, atau melanjutkan perjalanan melalui Selat Bosphorus menuju tempat yang belum diketahui.

Pemilik kapal Zhibek Zholy, perusahaan KTZ Express yang berbasis di Kazakshtan, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kapal mereka disewa sebuah perusahaan Rusia.

KTZ Express menambahkan, pihaknya telah berkonsultasi dengan semua pihak terkait dan akan mematuhi semua sanksi dan larangan.

Reportase oleh Josh Cheetham, Maria Korenyuk, Daniele Palumbo, Erwan Rivault, Onur Erem, dan Mahmut Hamsici di Karasu, Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bola | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Amsal Sitepu Dituntut 2 Tahun, DPR Dorong Hakim Pertimbangkan Putusan Ringan

Amsal Sitepu Dituntut 2 Tahun, DPR Dorong Hakim Pertimbangkan Putusan Ringan

Foto | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:30 WIB

Bye Laptop! 5 Tablet Flagship 2026 Ini Siap Dipakai Buat Kerja Berat

Bye Laptop! 5 Tablet Flagship 2026 Ini Siap Dipakai Buat Kerja Berat

Your Say | Senin, 30 Maret 2026 | 18:22 WIB

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Bos Baru Honda Klaim Siapkan Portofolio Produk yang Lebih Terarah untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 18:21 WIB

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:14 WIB

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:30 WIB

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:14 WIB

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:09 WIB

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:53 WIB

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB