Jangan Coba Intervensi! KPK Pasang Badan untuk Saksi Kasus Bea Cukai yang Diintimidasi

Muhamad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Jangan Coba Intervensi! KPK Pasang Badan untuk Saksi Kasus Bea Cukai yang Diintimidasi
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • KPK memperingatkan semua pihak agar tidak mengintervensi atau mengintimidasi saksi dalam kasus suap Bea Cukai.
  • Penyidik KPK memeriksa pengelola Wisma Atlet Pademangan terkait penggunaan unit dalam pengembangan suap impor PT Blueray Cargo.
  • KPK telah menetapkan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka baru.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan semua pihak untuk tidak mengintervensi atau mengintimidasi saksi dalam pengembangan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Peringatan itu disampaikan KPK menyusul dugaan intimidasi dan aksi massa terhadap pengelola Wisma Atlet Pademangan yang diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan keselamatan dan keamanan saksi harus dijamin agar proses penyidikan berjalan tanpa tekanan.

“Terkait dengan adanya dugaan intimidasi, kemudian ada aksi massa, tentu KPK menyayangkan hal tersebut ya karena tentunya setiap saksi, bahkan tersangka juga harus dijamin keselamatannya, dijamin keamanannya,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Budi, keterangan para saksi masih dibutuhkan penyidik untuk mengungkap perkara tersebut.

Karena itu, dia meminta tidak ada pihak yang mencoba memengaruhi atau mengganggu proses pemeriksaan.

“KPK berharap, ya, agar proses-proses penyidikan ini juga dapat berjalan secara efektif,” katanya.

Budi mengatakan penyidik juga telah memperoleh sejumlah informasi dari pemeriksaan pengelola Wisma Atlet Pademangan, termasuk mengenai penggunaan sejumlah unit di lokasi tersebut.

“Posisi saksi dalam hal ini adalah membantu penyidik untuk menerangkan, menjelaskan bagaimana dan seperti apa penggunaan unit-unit tersebut oleh pihak-pihak yang diduga terkait dalam penyidikan perkara bea dan cukai ini,” jelasnya.

baca juga

Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai

KPK sebelumnya menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru dalam pengembangan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penerbitan sprindik baru dilakukan setelah penyidik menganalisis fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Ada beberapa klaster dari Rp91 miliar,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Uang Rp91 miliar tersebut berasal dari perusahaan importir PT Blueray Cargo.

Dana itu diduga digunakan untuk menyuap sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak lainnya terkait pengurusan kegiatan impor.

Dari salah satu sprindik baru tersebut, KPK telah menetapkan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka.

Pengembangan perkara inilah yang membuat penyidik masih membutuhkan keterangan sejumlah saksi, termasuk pengelola Wisma Atlet Pademangan.

KPK menegaskan proses pemeriksaan harus berlangsung tanpa intimidasi maupun intervensi dari pihak mana pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

Diduga Jadi Pengepul Uang untuk Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Terkini

Drama Siswi SMK Magetan Melahirkan Sendiri Lalu Tinggalkan Bayi di Bawah Pohon Randu

Drama Siswi SMK Magetan Melahirkan Sendiri Lalu Tinggalkan Bayi di Bawah Pohon Randu

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 08:44 WIB

Menlu RI soal Kunjungan PM Xanana Gusmao ke Rumah Jokowi di Solo

Menlu RI soal Kunjungan PM Xanana Gusmao ke Rumah Jokowi di Solo

News | Sabtu, 05 September 2026 | 08:34 WIB

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

Spek Xiaomi Pad 9 Pro Bocor: Tablet Flagship Usung Chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai 11.000 mAh

Spek Xiaomi Pad 9 Pro Bocor: Tablet Flagship Usung Chipset Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai 11.000 mAh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

AI Makin Haus Data, XLSMART Suntik Rp20 Triliun untuk Perkuat Jaringan

AI Makin Haus Data, XLSMART Suntik Rp20 Triliun untuk Perkuat Jaringan

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 08:29 WIB

6 HP Murah Chipset Snapdragon, Harga Mulai Rp1 Jutaan per September 2026

6 HP Murah Chipset Snapdragon, Harga Mulai Rp1 Jutaan per September 2026

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 08:29 WIB

Polisi Tangkap Pria di Blora Terkait Hilangnya Mozza, Pengakuan Pelaku Bikin Merinding!

Polisi Tangkap Pria di Blora Terkait Hilangnya Mozza, Pengakuan Pelaku Bikin Merinding!

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 08:13 WIB

Ratusan Kartrid Berisi Etomidate Senilai Rp2,3 Miliar Gagal Menyeberang di Bakauheni

Ratusan Kartrid Berisi Etomidate Senilai Rp2,3 Miliar Gagal Menyeberang di Bakauheni

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 08:11 WIB

Ketika Makan Bergizi Gratis Berubah Menjadi Ancaman: Negara Harus Bertindak

Ketika Makan Bergizi Gratis Berubah Menjadi Ancaman: Negara Harus Bertindak

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 08:00 WIB

Potret Kawah Putih yang Airnya Menyusut hingga 70 Meter

Potret Kawah Putih yang Airnya Menyusut hingga 70 Meter

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:00 WIB

×