facebook

Survei CiGMark: Ganjar Tempati Posisi Pertama Calon Presiden, Kalahkan Prabowo dan Anies

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Survei CiGMark: Ganjar Tempati Posisi Pertama Calon Presiden, Kalahkan Prabowo dan Anies
Hasil survei CiGMark menempatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi pertama dari 18 nama calon presiden. (instagram.com/atikoh.s)

Bahkan Ganjar mengalahkan nama Presiden Joko Widodo yang menempati posisi ketiga.

Suara.com - Hasil survei CiGMark menempatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di posisi pertama dari 18 nama calon presiden berdasarkan top of mind atau melalui pertanyaan terbuka yang diajukan ke publik. Setelah itu ada nama Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Founder CiGMark, Setia Darma, menyebut nama Ganjar termasuk lima nama yang menonjol digadang-gadang sebagai calon presiden. Ganjar menempati posisi pertama dengan perolehan 14,1 persen, mengalahkan Prabowo Subianto 11,7 persen, Anies Baswedan 9,5 persen.

Bahkan Ganjar mengalahkan nama Presiden Joko Widodo yang menempati posisi ketiga dengan perolehan 4,7 persen. Kemudian ada nama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebanyak 4,0 persen.

"Sedangkan untuk top of mind calon wakil presiden nama yang paling menonjol adalah Sandiaga Uno 7,7 persen, Ridwan Kamil 6,2 persen serta Anies Baswedan 4,9 persen," kata Darma saat diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (5/7/2022).

Baca Juga: Jokowi Pimpin Upacara HUT Bhayangkara

Nama Ganjar juga kembali menempati posisi pertama saat diajukan pertanyaan semi terbuka dengan 18 nama calon presiden, dengan perolehan pendukung sebesar 24,4 persen. Pada posisi kedua kembali ditempati Prabowo Subianto sebesar 24,4 persen, Anies Baswedan 15 persen dan Ridwan Kamil 9,5 persen.

"Dari data survei ini menunjukkan adanya temuan baru, bahwa saat ini ada 4 nama capres yang berada di papan atas, di mana sebelumnya hanya ada 3 nama. Saat ini telah terjadi perubahan dalam konfigurasi capres," jelas Darma.

Kendati demikian, peluang terjadinya perubahan konstelasi masih sangat memungkinkan, karena jumlah swing voter yang terpotret pada survei sebanyak 54,8 persen.

Untuk diketahui survei CiGMark dilaksanakan pada 9-17 Juni 2022 di seluruh wilayah Indonesia, dengan jumlah responden sebanyak 1200 orang yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Baca Juga: Tabung Air di Dataran Tinggi Jadi Terobosan Ganjar Atasi Persoalan Banjir di Jateng

Komentar