Kronologi Kejadian Pelecehan Seksual di Angkot, Korban: Tidak Ada yang Bantu, Sekalipun Sopir Angkot

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 07 Juli 2022 | 14:00 WIB
Kronologi Kejadian Pelecehan Seksual di Angkot, Korban: Tidak Ada yang Bantu, Sekalipun Sopir Angkot
Viral pria diduga raba-raba dada wanita di Angkot kawasan Tebet, Jakarta Selatan. (bidik layar video)

Suara.com - Karyawati yang jadi menjadi korban pelecehan seksual saat berada di angkot, AF, mengungkapkan kronologi peristiwa tidak mengenakan yang dialaminya.

Kepada Suara.com, dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (4/7/2022) lalu, ketika dirinya hendak berangkat ke kantor yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Mau berangkat kerja, karena saya domisili di Citayam. Jadi naik kereta jurusan Jakarta-Kota turun di (Stasiun) Tebet," kata AF saat dihubungi Suara.com pada Kamis (7/7/2022).

Dari Stasiun Tebet, AF naik angkot nomor 44 yang mengarah ke Kuningan. Dalam angkutan terdapat empat penumpang termasuk pelaku dan AF. Ketika itu, pelaku duduk di pojok kanan bersampingan dengan korban.

Pada saat itu AF merasa ada yang meraba bagian dadanya. Namun AF masih berusaha berpikir positif, karena saat itu baik pelaku dan dirinya menaruh tas di bagian depan.

"Tidak mau menduga hal buruk, khawatir yang saya rasakan hanya gesekan antara tas," kata AF.

Namun, AF merasa ada yang janggal dan kemudian memastikannya. AF kaget, ternyata awalnya dia pikir hanya gesekan tas, ternyata tangan pelaku.

"Make sure dengan melihat ke arah kanan dan mencoba menepis ternyata benar ada tangan. Dari situ saya langsung refleks pindah bangku dan inisiatif ambil HP untuk merekam wajah pelaku," kata AF.

Namun yang disayangkan AF, pada saat kejadian itu tidak ada yang menolong atau membantunya. Bahkan pada saat AF masih bersampingan dengan pelaku, dia sudah berteriak.

baca juga

"Pas merekam saya nangis. Namun, tidak ada satupun orang yang membantu, sekalipun sopir angkot," ungkap AF.

AF bahkan sempat memukul pelaku dan berteriak, namun orang-orang yang ada di sekitarnya tak ada satupun yang membantunya. Pada saat AF pun turun dari angkot, tidak juga orang yang menanyakan dirinya.

AF pun mengaku trauma dengan peristiwa yang dialaminya. Kasus ini pun sudah dia laporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, Laporan Polisi : LP/1586/VII/2022/RJS .

Viral di Media Sosial

Kejadian yang dialami AF viral di media sosial setelah diunggah akun Instragram @lensa_berita_jakarta.

Berdasarkan rekaman video, terdengar seorang wanita yang merekam sosok pria di dalam angkot yang diduga menjadi pelaku pelecehan. Dari video yang beredar, terduga pelaku yang mengenakan kaca mata itu duduk di bangku penumpang paling pojok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Seorang Wanita Dilecehkan di dalam Angkot, Tidak Ada yang Menolong

Viral Seorang Wanita Dilecehkan di dalam Angkot, Tidak Ada yang Menolong

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:34 WIB

Kak Seto Disebut Bela Pelaku Kejahatan Seksual SMA SPI, Publik Kecewa: Sudah Gak Bersahabat

Kak Seto Disebut Bela Pelaku Kejahatan Seksual SMA SPI, Publik Kecewa: Sudah Gak Bersahabat

Jabar | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:40 WIB

Viral Pria Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Angkot, Sembunyikan Tangan di Balik Tas dan Raba Penumpang

Viral Pria Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Angkot, Sembunyikan Tangan di Balik Tas dan Raba Penumpang

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:26 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×