Viral Curhat Wanita Punya Pacar Minta Foto Telanjang, Berujung Minta Saran Warganet Kata-Kata untuk Putus

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Kamis, 07 Juli 2022 | 14:42 WIB
Viral Curhat Wanita Punya Pacar Minta Foto Telanjang, Berujung Minta Saran Warganet Kata-Kata untuk Putus
Ilustrasi selfie.[pexels.com/Tommy Huang]

Suara.com - Seorang perempuan ungkap dimintai foto telanjang oleh pacarnya. Saat ia menolak dan marah, sang pacar mengatakan bahwa dirinya hanya bercanda. Ia pun kemudian meminta saran dari publik terkait kata-kata putus yang pas untuk dikirimkan kepada pacarnya. Hal ini diungkapkan melalui akun Twitter @tanyakanrl pada Rabu (06/07/22).

"Saran kata-kata putus yang savage dong," tulis pengirim cuitan.

Di awal cuitannya, perempuan ini mengungkapkan bahwa dirinya jarang berfoto karena ia merasa tidak percaya diri dengan badannya yang tergolong berisi.

Hal ini begitu berkebalikan dengan pacarnya, karena pacarnya sering kali mengirimkan foto wajahnya. Pacarnya bahkan memiliki wajah yang tampan.

"Gue kan jarang foto, karena nggak percaya diri. Badan gue bantet, gendut. Beda banget sama cowok gue, dia ganteng, hobi banget ngirimin selfie kalau lagi gabut," terangnya.

Selanjutnya, perempuan ini mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini tingkat kepercayaan dirinya mulai terbentuk. Hingga ia memutuskan mencoba-coba make up-nya dan  berfoto-foto. Ia pun juga mengirimkam foto tersebut kepada pacarnya.

Tak terduga, ternyata setelah ia mengirimkan foto selfinya, pacarnya malah meminta foto telanjangnya dengan kedok bercanda.

"Tadi sore gue kirim foto selfie yang menurut gue udah lumayan cakep. Gue juga effort pakai make up, terus dia bilang gini, 'Sayang cantik, tapi kalau telanjang bakal lebih cantik'," jelasnya.

Ia pun kemudian mengungkapkan bahwa dirinya begitu marah setelah membaca pesan tersebut. Padahal ia hanya mengirimkan foto selfie yang menunjukkan ekspresi tersenyum, tanpa menampakkan badannya.

baca juga

"Wajar banget kan gue marah karena dia bilang gitu? Sumpah gue nggak foto aneh-aneh. Cuma satu biji muka doang, badan sama sekali nggak kelihatan, ekspresi gue juga cuma senyum doang," lanjutnya.

Sekali lagi, ia menegaskan bahwa foto yang ia kirimkan normal dan tidak mengundang nafsu.

Di akhir cuitannya, ia juga mengungkapkan bahwa pacarnya malah marah kepadanya.

"Semuanya menurut gue normal. Nggak mancing nafsu sama sekali. Tapi dia malah ngomong gitu dan sekarang malah dia yang ngambek, katanya gue nggak bisa diajak bercanda," pungkasnya.

Cuitan ini pun lantas menarik perhatian dari netizen. Netizen mengungkapkan bahwa bercandaan pacar dari perempuan ini tidak lucu dan menjurus ke perbuatan yang tidak menghormati dirinya sebagai seorang perempuan.

"Bercanda model apaan begitu?" tanya netizen.

"Bercandanya ODGJ memang beda," terang netizen.

"Bercandanya nggak lucu. Itu namanya udah disrespect. Kalau pun emang bercanda, tapi seandainya diiyain juga nggak bakal nolak cowoknya. Omongin dulu nder kalau kamu nggak suka," ujar netizen.

"Iya, dia bilang bercanda. Tapi kalau misal kamu ladenin, bakal kejadian beneran terus dia seneng. Dih, najis cowok begitu. Pukul kepalanya nder, biar kapok," ungkap netizen.

"Gila, serem banget sama cowok modelan gitu. Tampol aja mulutnya," kata netizen.

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Apa yang harus dilakukan jika mendapat ancaman foto atau video pribadi akan disebar?

Pada saat banyak kegiatan dilakukan secara online, ternyata risiko kekerasan berbasis gender di dunia maya semakin meningkat. Hal ini terlihat dari kenaikan angka aduan kasus-kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO), yang diterima oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), dan juga Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

Laporan SAFEnet dalam 'Memahami dan Menyikapi Kekerasan Berbasis Gender Online', terdapat setidaknya delapan bentuk kekerasan berbasis gender online yang dilaporkan kepada Komnas Perempuan, yaitu pendekatan untuk memperdaya (cyber grooming), pelecehan online (cyber harassement), peretasan (hacking), konten ilegal (illegal content), pelanggaran privasi (infringement of privacy), ancaman distribusi foto/video pribadi (malicious distribution), pencemaran nama baik (online defamation), dan rekrutmen online (online recruitment).

Kekerasan berbasis gender online yang difasilitasi teknologi ini, sama seperti kekerasan berbasis gender di dunia nyata. Pada umumnya, tindak kekerasan tersebut memiliki niatan atau maksud melecehkan korban berdasarkan gender atau seksual, termasuk ancaman menyebarkan foto pribadi. Lantas, apa yang dapat dilakukan jika Anda menjadi korban dari KBGO ini? 

  1. Dokumentasikan hal-hal yang terjadi pada diri
    Jika memungkinkan, hal pertama yang penting untuk dilakukan adalah mendokumentasikan semua hal secara detail. Dokumen tersebut harus dibuat dengan kronologis, sehingga dapat membantu proses pelaporan dan pengusutan pada pihak berwenang, seperti platform online tempat terjadinya KBGO ataupun kepolisian.
  2. Pantau situasi yang dihadapi
    Selanjutnya, pantau dan nilai situasi yang sedang dihadapi dan putuskan yang paling baik dan aman untuk dilakukan diri sendiri. 
  3. Segera menghubungi bantuan
    Cari tahu individu, lembaga, organisasi, atau institusi terpercaya yang dapat segera memberikan bantuan terdekat dari lokasi tinggal, seperti bantuan pendampingan hukum melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH), pendampingan psikologis seperti layanan konseling, serta bantuan terkait keamanan digital.
  4. Laporkan dan blokir pelaku
    Di ranah online, korban memiliki pilihan untuk melaporkan dan memblokir pelaku atau akun-akun yang dianggap atau telah mencurigakan, membuat tidak nyaman, atau mengintimidasi diri dari platform online yang digunakan. Komnas Perempuan juga telah menyediakan saluran khusus pengaduan melalui telepon di 021-3903963 dan 021-80305399, atau melalui surel ke [email protected]. Silakan Anda baca sistem penerimaan pengaduan Komnas Perempuan di https://www.komnasperempuan.go.id/read-news-sistem-penerimaan-pengaduan-komnas-perempuan. 

Jika KBGO ini terjadi, solusinya bukan semata penegakan hukum saja, tetapi juga perlu intervensi yang mampu mengubah cara pandang pelaku terkait relasi gender dan seksual dengan korban. Tanpa intervensi ini, setelah menjalani hukuman, maka para pelaku akan tetap memiliki cara pandang bias gender dan seksual. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Permasalahan Aktual yang Dihadapi UMKM Perempuan

Tiga Permasalahan Aktual yang Dihadapi UMKM Perempuan

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 23:34 WIB

Wanita Mau Kirim Makanan untuk Pacar dan Keluarganya, Ditolak Nyelekit: Bayar UKT Susah Nggak Usah Sok-sokan

Wanita Mau Kirim Makanan untuk Pacar dan Keluarganya, Ditolak Nyelekit: Bayar UKT Susah Nggak Usah Sok-sokan

Hits | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:25 WIB

Duduk di Pinggir Jalan, Ayah dan Putrinya Berbagi Makan Semangkuk Bakso, Publik Sibuk Debatkan Hal ini

Duduk di Pinggir Jalan, Ayah dan Putrinya Berbagi Makan Semangkuk Bakso, Publik Sibuk Debatkan Hal ini

Hits | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:58 WIB

Haru, Seorang Anak Perempuan Sulap Baju Mendiang Ayah Jadi Sebuah Karya Cantik: Setelah Penantian Dua Tahun

Haru, Seorang Anak Perempuan Sulap Baju Mendiang Ayah Jadi Sebuah Karya Cantik: Setelah Penantian Dua Tahun

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 11:06 WIB

Bohong ke Ortu Pacar, Pria Paksa Kekasih yang Tak Bisa Kena Panas Main di Kebun sampai Pingsan, Auto Dihujat

Bohong ke Ortu Pacar, Pria Paksa Kekasih yang Tak Bisa Kena Panas Main di Kebun sampai Pingsan, Auto Dihujat

Hits | Rabu, 06 Juli 2022 | 10:43 WIB

Viral Curhat Galau Anak Bungsu, Sudah Siap Menikah tapi Calon Tak Disetujui Ortu Karena 'Orang Jauh'

Viral Curhat Galau Anak Bungsu, Sudah Siap Menikah tapi Calon Tak Disetujui Ortu Karena 'Orang Jauh'

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:19 WIB

Terkini

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

×