Pidato Menlu Retno di Pertemuan Menlu G20: Tanpa Multilateralisme, Saya Yakin Situasinya Akan Lebih Buruk Lagi

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 08 Juli 2022 | 14:31 WIB
Pidato Menlu Retno di Pertemuan Menlu G20: Tanpa Multilateralisme, Saya Yakin Situasinya Akan Lebih Buruk Lagi
Pidato Menlu Retno di Pertemuan Menlu G20: Tanpa Multilateralisme, Saya Yakin Situasinya Akan Lebih Buruk Lagi. (tangkapan layar)

Suara.com - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan saat ini masih terjadi krisis di dunia selain pandemi Covid, yakni perang antara Rusia-Ukraina. Hal ini dikatakan Retno saat membuka Foreign Ministers' Meeting (FMM) atau Pertemuan Menteri Luar Negeri G20, di Nusa Dua, Bali Jumat (8/7/2022).

"Kami bertemu hari ini pada saat ada tantangan-tantangan besar. Dunia masih belum pulih dari pandemi, tetapi kita sudah dihadapkan dengan krisis lain, perang di Ukraina," ujar Retno.

Karena itu, kata Retno, G20 harus menjadi solusi global untuk menghadapi tantangan global melalui kerja sama negara-negara di dunia. Namun kata Retno semakin sulit untuk duduk bersama dalam menyelesaikan permasalahan global.

"Sejujurnya, kita tidak dapat memungkiri bahwa semakin sulit kita untuk duduk bersama. Situasi dunia saat ini membuat orang kehilangan kepercayaan pada multilateralisme dan kapasitasnya untuk merespons tantangan global secara efektif," ucap Retno.

Retno menyebut negara-negara di dunia memiliki tanggung jawab untuk memastikan multilateralisme terwujud.

"Multilateralisme memang tidak sempurna. Tapi bisa kita bayangkan jika kita harus hidup tanpa multilateralisme, saya yakin situasinya akan lebih buruk lagi. Kami semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga multilateralisme agar terwujud," paparnya.

Selain itu, Retno menyebut multilateralisme adalah satu-satunya mekanisme, di mana seluruh negara, tanpa memandang ukuran dan kekayaannya, berdiri di atas pijakan yang sama dan diperlakukan sama.

"Suara-suara dari seluruh dunia, besar dan kecil, utara dan selatan, maju dan berkembang, harus didengar," kata dia.

Karenanya itu, kata Retno, pertama kalinya Presidensi G20 Indonesia mengundang perwakilan dari negara-negara berkembang dan negara pulau kecil. Yakni di antaranya anggota Pacific Island Forum dan Caribbean Community serta Uni Afrika.

baca juga

"Bahkan, untuk pertama kalinya mewakili pulau kecil, negara berkembang, saudara kita dari Pacific Island Forum dan Caribbean Community serta Uni Afrika. Karena di dunia yang terpolarisasi ini, kepentingan mereka juga penting dan keprihatinan mereka juga menjadi perhatian kita," ungkap Retno.

Lebih lanjut, ia menyinggung kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina beberapa waktu lalu.

Retno menyebut kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina untuk untuk ikut membangun 'jembatan' antar negara dan mendukung perdamaian.

"Dia (Presiden Joko Widodo) mengunjungi Kiev dan Moskow hanya seminggu yang lalu. Karena perdamaian dan kemanusiaan adalah inti dari politik luar negeri kita yang independen dan aktif sebagaimana diamanatkan oleh Konstitusi Indonesia," katanya.

Di acara Pertemuan Menlu G20, tampak hadir Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov; Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, (AS) Antony Blinke; Menteri Luar Negeri China, Wang Yi; Menlu Inggris, Liz Truss; Menlu Singapura, Vivian Balakrishnan; Menlu Jerman , Annalena Baerbock, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Pertemuan Menlu G20, Retno Marsudi Sebut Masyarakat Bali Bisa Hidup Damai Berdampingan dengan Agama Lain

Di Pertemuan Menlu G20, Retno Marsudi Sebut Masyarakat Bali Bisa Hidup Damai Berdampingan dengan Agama Lain

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 13:30 WIB

Reaksi Dunia Atas Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe, Indonesia Bersimpati

Reaksi Dunia Atas Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe, Indonesia Bersimpati

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 12:53 WIB

Menlu Retno Berharap Forum G20 Bisa Jadi Tempat Mencari Solusi Masalah Global

Menlu Retno Berharap Forum G20 Bisa Jadi Tempat Mencari Solusi Masalah Global

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:25 WIB

Ketimpangan Investasi Melanda Seluruh Dunia

Ketimpangan Investasi Melanda Seluruh Dunia

Tantrum | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:03 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×