Soal Kemesraan Gerindra - PKB, Salim Segaf PKS: Selagi Belum Deklarasi, yang Dekat Bisa Jauh dan Bubar

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 11 Juli 2022 | 15:35 WIB
Soal Kemesraan Gerindra - PKB, Salim Segaf PKS: Selagi Belum Deklarasi, yang Dekat Bisa Jauh dan Bubar
Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu Ketum PKB Muhaimin Iskandar [Foto: Antara]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan respons terkait kedekatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Partai Gerindra untuk menjajaki koalisi di Pilpres 2024.

Pasalnya PKB sebelumnya memang terlihat dekat dengan PKS terkait penjajakan koalisi. Bahkan kedekatan PKS-PKB itu sempat diberikan julukan Koalisi Semut Merah.

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri, menyampaikan memang masing-masing partai memiliki strateginya terutama dalam hal penjajakan koalisi. Menurutnya, sah-sah saja partai melakukan strategi untuk membangun koalisi.

"Kalau partai-partai lain pasti punya startagi memang partai A dekat dengan partai B tapi yang jelas belum deklarasi kan," kata Salim ditemui di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2022).

Ia menyampaikan, semua masih sangat dinamis terkait penjajakan koalisi. Meski antar partai sudah dekat ada kemungkinan untuk menjauh.

"Selagi belum deklarasi bisa berubah-ubah yang deket bisa berjauh yang jauh bisa dekat lagi yang deket bisa bubar semua bisa terjadi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Salim enggan terlalu jauh mengomentari kedekatan Gerindra dan PKB. Menurutnya, awak media lebih paham soal dinamika koalisi untuk Pilpres 2024 kekinian.

"Tapi saya yakin wartawan punya bocoran yang saya sendiri tidak tahu," tandasnya.

Gerindra-PKB

baca juga

Untuk diketahui, jajaran pengurus partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melanjutkan pertemuan jajaki kemungkinan berkoalisi di Pilpres 2024. Pertemuan ini diklaim sebagai langkah silaturami bangsa saling mengakrabkan.

Pertemuan itu dilakukan di Kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/6/2022) malam. Hal ini dilakukan usai kedua ketua umum partai politik tersebut melakukan pertemuan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat untuk bekerja sama menghadapi pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah yang digelar serentak pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Jalinan kerja sama itu terungkap usai Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bertandang ke kediaman Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di Kartanegara, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/6/2022) malam.

"Alhamdulillah kami sudah mencapai titik-titik pertemuan, titik-titik kerja sama, titik-titik kesepakatan. Di mana kami secara garis besar menyatakan keinginan kami masing-masing untuk bersama-sama, bekerja sama dengan erat untuk menghadapi tanggung jawab kenegaraan tersebut, yaitu Pilpres (pemilihan presiden), Pileg (pemilihan legislatif), dan Pilkada (pemilihan kepala daerah) tahun 2024," papar Prabowo.

Kata dia, kerja sama Gerindra dengan PKB sebagai tanggung jawab mereka sebagai partai yang besar untuk menghadapi Pemilu Serentak.

"Ini suatu tugas kenegaraan yang sangat serius, sangat penting, dan kami sebagai ketua umum partai yang punya konstituen dan pengikut yang cukup besar, tentunya kami sadar akan tanggung jawab tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Cak Imin mengaku bersyukur dengan jalinan kerja sama antara PKB dengan Gerindra.

"Alhamdulillah malam ini semakin menguat kerja sama itu. Sampai pada kesimpulan yang disampaikan Pak Prabowo bahwa PKB dan Gerindra siap bekerja sama secara utuh menyeluruh menjelang dan menyiapkan Pilpres, Pileg dan Pilkada di 2024," ujar Cak Imin.

Dia pun berharap kerja sama mereka dapat diikuti partai politik lain, guna menyukseskan Pemilu Serentak 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kapan Putuskan Koalisi dan Umumkan Capres-Cawapres, Majelis Syuro PKS Bicara Timing

Soal Kapan Putuskan Koalisi dan Umumkan Capres-Cawapres, Majelis Syuro PKS Bicara Timing

News | Senin, 11 Juli 2022 | 13:40 WIB

Anies Baswedan Kurban Sapi Hitam Bernomor 24, Pengamat: Itu Isyarat Anies Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024

Anies Baswedan Kurban Sapi Hitam Bernomor 24, Pengamat: Itu Isyarat Anies Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024

Sumsel | Senin, 11 Juli 2022 | 09:45 WIB

Anies Baswedan Kurban Sapi Limosin untuk JIS, Pengamat Sebut Sarat Makna Politik

Anies Baswedan Kurban Sapi Limosin untuk JIS, Pengamat Sebut Sarat Makna Politik

Riau | Minggu, 10 Juli 2022 | 17:35 WIB

Seni Tari Trunajaya Khas Lombok Yang Sudah Punah Kembali Ditarikan di Bali

Seni Tari Trunajaya Khas Lombok Yang Sudah Punah Kembali Ditarikan di Bali

Bali | Sabtu, 09 Juli 2022 | 17:16 WIB

Minta Presidential Threshold Turun Jadi 7-9 Persen, PKS: Dua Edisi Pilpres Oligarki Telah Leluasa, Harus Ada Koreksi

Minta Presidential Threshold Turun Jadi 7-9 Persen, PKS: Dua Edisi Pilpres Oligarki Telah Leluasa, Harus Ada Koreksi

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 14:22 WIB

Hasil Survei: Ganjar Pranowo Cawapres Pilihan Publik untuk Dampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024

Hasil Survei: Ganjar Pranowo Cawapres Pilihan Publik untuk Dampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024

Jawa Tengah | Minggu, 10 Juli 2022 | 08:25 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB