Kisah Perjuangan Guru di Gunungkidul Agar Anak Didiknya Tak Putus Sekolah, Jemput Siswa Menggunakan Mobil

Ruth Meliana Dwi Indriani, Dita Alvinasari

Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:38 WIB
Kisah Perjuangan Guru di Gunungkidul Agar Anak Didiknya Tak Putus Sekolah, Jemput Siswa Menggunakan Mobil
Perjuangan pihak sekolah jemput anak didik agar tak putus sekolah (Instagram/ beritainaja)

Suara.com - Guru merupakan seorang pahlawan tanpa tanda jasa dalam mencerdaskan generasi bangsa. Beberapa guru memiliki kisah perjuangan yang patut diacungi jempol. Seperti kisah para guru dan kepala sekolah di SD Negeri 2 Kenteng, Gunungkidul, yang rela menjemput anak didiknya yang tinggal jauh dari sekolah.

Akun Instagram @beritainaja membagikan unggahan video yang merekam momen perjuangan para guru yang rela menjemput anak didiknya.

Video tersebut viral setelah diunggah pada Jumat (15/07/22).

Dalam video yang diunggah, terlihat momen ketika seorang guru sedang menjemput siswa-siswanya menggunakan mobil. Satu per satu siswa dijemput dari rumahnya masing-masing.

Menurut penuturan dari pihak sekolah, kegiatan penjemputan anak didik ini muncul dari inisiatif dari guru dan kepala sekolah. Mereka tidak memungut biaya sepeserpun, karena tujuan dari penjemputan ini adalah agar anak didiknya tidak putus sekolah akibat rumahnya yang jauh dari sekolah.

"Kita tidak memungut biaya apapun. Ini murni dari ketulusan hati di SD 2," terang pihak sekolah.

Seorang siswa juga sempat menyatakan bahwa mereka harus melalui jalan yang terjal, licin, dan tajakan yang tajam ketika harus berangkat ke sekolah sendirian.

"Melewati tanjakan yang terjal, licin, dengan tanjakan yang tajam," ungkap seorang siswa.

Menurut keterangan dari pengunggah video, awalnya para guru dan kepala sekolah menjemput siswanya menggunakan sepeda motor. Hingga di akhir tahun 2019, mereka mendapatkan mobil bantuan.

baca juga

"Awalnya guru dan kepala sekolah ini menjemput siswanya menggunakan 8 sepeda motor, hingga akhirnya tahun 2019 mendapatkan bantuan mobil," keterangan pengunggah video.

Sontak saja video ini viral. Videonya telah ditayangkan sebanyak 21 ribu kali. Tak hanya itu, beragam komentar juga dilayangkan warganet. Warganet memberikan beragam pujian kepada para guru dan kepala sekolah di salah satu sekolah yang berada di Gunungkidul.

"Real pahlawan tanpa tanda jasa," kata warganet.

"Pahlawan tanpa tanda jasa. Terima kasih bapak dan ibu guru. Tetap semangat," ujar warganet.

"The real guru," ungkap warganet.

"Tepuk tangan buat para guru dan kepala sekolah. Semoga dimudahkan dan diberikan kesehatan,"  terang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedih, 5 Fakta SD Negeri di Ponorogo Cuma Punya Satu Siswa, Apa Penyebabnya?

Sedih, 5 Fakta SD Negeri di Ponorogo Cuma Punya Satu Siswa, Apa Penyebabnya?

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:59 WIB

Viral, Orang Tua Siswa di Bogor Geruduk Yayasan Eka Wijaya, Akibat Sengketa Lahan?

Viral, Orang Tua Siswa di Bogor Geruduk Yayasan Eka Wijaya, Akibat Sengketa Lahan?

Bogor | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:57 WIB

Gara-Gara Perkara Nasi Goreng, Bocah Laki-Laki Ini Ngamuk, Ibunya Ungkap Anaknya Tantrum

Gara-Gara Perkara Nasi Goreng, Bocah Laki-Laki Ini Ngamuk, Ibunya Ungkap Anaknya Tantrum

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:28 WIB

Pastikan Tak Jual Seragam, SMPN 5 Jogja Manfaatkan Hibah Seragam Sekolah dari Kakak Kelas

Pastikan Tak Jual Seragam, SMPN 5 Jogja Manfaatkan Hibah Seragam Sekolah dari Kakak Kelas

Jogja | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:15 WIB

Ada 12 TKP yang Diperiksa Oleh Polda Jatim Terkait Dugaan Eksploitasi Anak SMA SPI Kota Batu

Ada 12 TKP yang Diperiksa Oleh Polda Jatim Terkait Dugaan Eksploitasi Anak SMA SPI Kota Batu

Jatim | Kamis, 14 Juli 2022 | 09:39 WIB

Sekolah Selamat Pagi Indonesia Sekolah Apa? Puluhan Siswa Jadi Korban Pencabulan

Sekolah Selamat Pagi Indonesia Sekolah Apa? Puluhan Siswa Jadi Korban Pencabulan

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 06:55 WIB

Terkini

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

×