Ketika Dokter India Selamatkan Remaja Pakistan yang Lehernya Bengkok

Siswanto, BBC

Senin, 18 Juli 2022 | 10:40 WIB
Ketika Dokter India Selamatkan Remaja Pakistan yang Lehernya Bengkok
BBC

Suara.com - Remaja Pakistan Afsheen Gul mengalami kondisi langka yang membuat lehernya bengkok 90 derajat. Dia tidak memiliki akses pada perawatan kesehatan, sampai kasusnya dibawa ke seorang dokter di India. Wartawan BBC Urdu, Riaz Sohail, mengikuti perjalanan Afsheen mendapatkan pengobatan yang menyelamatkan hidupnya di Delhi.

Apa arti seorang teman?

Bagi sebagian besar anak-anak, teman ada di sekolah atau tetangga sebaya yang tumbuh bersama. Kadang-kadang, boneka mainan juga bisa menjadi teman seorang anak, atau hewan peliharaan.

Namun Afsheen Gul yang berusia 13 tahun dari Provinsi Sindh, Pakistan, memiliki kehidupan berbeda. Anak bungsu dari tujuh bersaudara ini tidak pernah mengenyam pendidikan di sekolah atau bermain bersama teman.

Leher Afsheen bengkok 90 derajat. Penyebabnya saat Afsheen masih bayi berusia 10 bulan, dia jatuh dari gendongan kakak perempuannya.

Baca juga:

Orang tua Afsheen membawanya ke dokter, yang kemudian memberinya obat dan memasang sabuk di sekeliling lehernya untuk menopang kepalanya, tapi kondisinya terus memburuk.

"Dia tidak bisa berjalan, makan, atau bicara. Dia hanya bisa berbaring saja di lantai dan kami membantunya melakukan semuanya," kata ibu Afsheen, Jamilan Bibi.

Keluarga tersebut tidak mampu membiayai perawatan anaknya.

baca juga

Apalagi Afsheen juga menderita cerebral palsy yang semakin membuatnya ketinggalan dibandingkan anak-anak sebayanya. Sebagai gambaran, Afsheen belajar berjalan saat usia enam tahun dan berbicara pada usia delapan tahun.

Selama 12 tahun, Afsheen menghabiskan hidupnya di dalam rumah orang tuanya yang terletak di Mithi, nyaris 300km dari Kota Karachi, dalam keadaan memilukan ini.

Hidupnya berubah pada Maret lalu ketika seorang dokter dari India berhasil mengoperasi lehernya yang bengkok. Dr Rajagopalan Krishnan, seorang spesialis bedah tulang belakang kompleks di RS Apollo di Delhi, menawarkan operasi untuk Afsheen tanpa biaya.

Selang empat bulan kemudian, Afsheen dapat berjalan, berbicara, dan makan sendiri. Luka bekas operasinya sudah sembuh. Dr Krishnan memeriksanya melalui Skype setiap minggu.

"Dia sedikit lemah - dan masih belum bisa pergi sekolah - tapi dokter bilang dia akan membaik seiring waktu," kata kakak Afsheen, Yaqoob Kumbar.

"Kami sangat senang - dokter telah menyelamatkan nyawa adik saya. Bagi kami, dia adalah malaikat," lanjut Kumbar.

Afsheen menderita dislokasi rotasi atlanto-aksial, rotasi yang terjadi pada tulang punggung yang menyebabkan gangguan pada leher.

"Ini mungkin kasus pertama di dunia," ujar Dr Krishnan.

Kondisinya mencuri perhatian dunia pada 2017, ketika sebuah artikel di media menyoroti kisahnya.

Aktor ternama Pakistan Ahsan Khan membagikan foto Afsheen di Facebook, mengajak orang-orang untuk memberi bantuan. Ibu Afsheen diundang ke acara televisi populer yang dipandu oleh aktris Sanam Baloch.

Sebuah gerakan urun daya dibuat oleh organisasi dari Amerika Serikat untuk membantu keluarganya membiayai operasi.

Pada November 2017, Naz Baloch, anggota parlemen dari Partai Rakyat Pakistan (PPP), mencuit bahwa pemerintah Provinsi Sindh akan menyediakan perawatan lengkap untuk Afsheen.

Dia dirawat di RS Agha Khan University - rumah sakit swasta terbesar di Pakistan - di Karachi pada Februari 2018. Di sana, para spesialis RS tersebut berkata mereka akan mengoperasi Afsheen, namun "kesempatannya untuk selamat 50%", kata Kumbar.

Orang tua Afsheen meminta waktu untuk berpikir dan membawanya pulang. "Kami kemudian sibuk dengan pernikahan adik perempuan saya, sehingga perawatannya tidak diselesaikan," cerita sang kakak.

Kumbar menambahkan, setelah pesta pernikahan itu, keluarga menghubungi petugas pemerintah untuk melanjutkan perawatan Afsheen namun mengaku kecewa karena tidak mendapatkan respons positif.

Baloch, meski demikian, berkata dia telah berusaha untuk mengatur perawatan kembali Afsheen, termasuk menghubungi berbagai LSM di luar negeri.

Afsheen kembali menjadi pemberitaan pada 2019 ketika seorang wartawan dari Inggris, Alexandria Thomas, melaporkan kondisinya dan keadaan finansial keluarganya.

Thomas juga menghubungkan keluarga tersebut dengan Dr Krishnan di Delhi, yang lalu berbincang dengan Kumbar dan berjanji akan membantu Afsheen.

Keluarga itu kemudian membuat visa dan tiba di India pada November tahun lalu.

Itu adalah waktu yang sulit untuk Afsheen dan keluarganya, kenang Kumbar. "Dr Krishnan berkata kepada kami jantungnya atau paru-parunya bisa berhenti bekerja saat operasi."

Lalu masih ada kesulitan keuangan - keluarga Afsheen tak punya uang untuk membiayai pengobatannya. Mereka bergantung pada urun daya online untuk menutup pengeluaran.

Namun Dr Krishnan memberi harapan. Kumbar berkata, dia telah berhubungan dengan sejumlah dokter saat mencari pengobatan untuk adiknya, tapi tidak ada yang "sesensitif dan sebaik" Dr Krishnan.

"Karena usaha dan pengawasannya, operasi ini berjalan lancar," tambahnya.

Afsheen menjalani dua operasi besar sebelum operasi utama pada leher, yang diikuti dengan satu operasi besar lain.

Operasi utama berlangsung pada Februari. Dr Krishnan berkata kepada BBC, dia dan timnya memasang tengkorak Afsheen ke sumsum tulang belakang selama enam jam di meja operasi.

Tengkorak ini kemudian dipasangkan ke tulang belakang leher menggunakan tongkat dan baut untuk menjaga leher tetap lurus.

Setelah operasi ini berhasil, Dr Krishnan berkata kepada wartawan bahwa Afsheen mungkin tidak akan hidup lama tanpa pengobatan.

Tapi sekarang dia "tersenyum dan bicara", ujar Kumbar. Pada bulan Juli, dia mengunggah foto adik perempuannya sedang tersenyum di Facebook, sehari sebelum Hari Raya Iduladha.

Namun masih ada masalah - dia masih lebih lambat dibanding anak-anak lain, sehingga beberapa anak menghakiminya, kata sang kakak.

"Tapi ini akan membaik seiring waktu. Untuk sekarang, saya hanya senang adik saya hidup dan bahagia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kelainan Langka, Payudara Perempuan Ini Cuma Tumbuh Sebelah

Punya Kelainan Langka, Payudara Perempuan Ini Cuma Tumbuh Sebelah

Health | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:05 WIB

Idap Kondisi Medis Langka, Wanita Ini Punya Dua Vagina dan Dua Rahim!

Idap Kondisi Medis Langka, Wanita Ini Punya Dua Vagina dan Dua Rahim!

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 18:09 WIB

Berawal dari Tergores Pinggiran Tangga, Kulit Kaki Wanita Ini Malah Berakhir Mengenaskan, Kok Bisa?

Berawal dari Tergores Pinggiran Tangga, Kulit Kaki Wanita Ini Malah Berakhir Mengenaskan, Kok Bisa?

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 20:20 WIB

Punya Kondisi Langka, Perempuan Ini Bisa Meninggal Cuma Karena Tertawa

Punya Kondisi Langka, Perempuan Ini Bisa Meninggal Cuma Karena Tertawa

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Polres Kudus Bersinergi Perkuat Perlindungan JKN bagi Masyarakat Kelompok Rentan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Anak Aktif atau ADHD? Kenali Gejala yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis

Malang | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

Istana Jawab Protes Negara Tetangga, Pemerintah Ungkap Sulitnya Padamkan Karhutla Gambut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

KPK Geledah 3 Lokasi di Pemalang, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Kasus Anom

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:18 WIB

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

×