Pemprov Jateng Terus Galakkan Program Jambanisasi

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 27 Juli 2022 | 22:46 WIB
Pemprov Jateng Terus Galakkan Program Jambanisasi
Program Jambanisasi terus digalakkan Pemprov Jateng. (Istimewa)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan pihaknya terus menggalakkan program jambanisasi di berbagai daerah di Jateng.

Bantuan stimulan jamban di Jawa Tengah mampu mengubah prilaku sehat masyarakat. Salah satunya di Desa Lebak, Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan.

Dulunya, perilaku buang air besar sembarangan (BABS) warga Desa Lebak sangat tinggi. Mereka memilih buang air besar ke sungai, kebun (lahan liar) dan sebagian menumpang di rumah kerabat atau tetangga.

Kebiasaan itu mengakibatkan kerawanan penyebaran penyakit yang disebabkan lingkungan tidak bersih. Namun, kondisi tersebut mulai membaik setelah mendapat bantuan stimulan jamban di tahun 2020.

Rasmo, warga Desa Lebak menyampaikan bahwa bantuan stimulan jamban mampu mengubah kebiasaan buruk dalam buang air besar.

"Iya terus terang saja, sebelumnya saya buang air besar terpaksa di sungai. Setelah dapat bantuan sekarang sudah nyaman," katanya, Rabu (27/7/2022).

Ia menceritakan susahnya sebelum memiliki jamban di rumahnya. Saat hendak buang air besar, harus ke sungai yang berada di sekitar rumahnya. Repotnya saat malam hari atau dalam kondisi hujan.

"Iya kalau malam susah tapi bagaimana lagi. Waktu hujan juga susah. Dulu sering sekali ketemu hewan liar seperti ular," paparnya.

Sekarang, Rasmo bersyukur, bantuan stimulan jamban membuat hidupnya dengan keluarga lebih sehat dan nyaman.

baca juga

"Alhamdulillah sekarang lebih nyaman. Mau buang air besar kapan saja nyaman. Iya, lebih sehat," imbuhnya.

Kepala Desa Lebak, Kasman menyampaikan bahwa bantuan stimulan jamban di desanya menyasar ke 283 kepala keluarga di tahun 2020. Dan, saat ini hampir semua warganya sudah memiliki jamban di masing-masing rumahnya.

"Semua (bantuan) sudah terealisasi. Ini sangat signifikan (kesadaran hidup sehat), dengan adanya jambanisasi karena warga kami sebelumnya memakai pola lama buang air besar di sungai, lahan liar, sembarangan. Sekarang sudah pada tempatnya," ujarnya.

Kesadaran hidup sehat yang didukung sarana jambanisasi itu, dapat mengurangi kerawanan penyebaran penyakit di desanya.

"Kalau dulu terutama musim kemarau, itu sungai kering. Jadi, yang buang air besar sembarangan itu membuat lingkungan tidak nyaman," imbuhnya.

Sementara, Sanitarian Puskesmas Grobogan, Arif Kurniawan,mengungkapkam bahwa kesadaran hidup sehat masyarakat karena jambanisasi mampu mengurangi penyebaran penyakit yang disebabkan lingkungan kotor.

"Kalau dulu penyakit yang disebabkan lingkungan kotor itu di dua besar untuk Kecamatan Grobogan. Tapi dengan adanya jambanisasi ini penyakit itu turun di rating empat. Di nomor satu masih ISPA," paparnya.

Secara rinci, Arif menjelaskan bahwa lima besar penyakit rawat jalan di Puskesmas Grobogan, di antaranya ISPA jumlah 511 pasien, hipertensi 232 pasien, Myalgia 161 pasien, Dyspepsia 106 pasien dan Gastritis 78 pasien.

"Sebelumnya Dyspepsia di urutan kedua, sekarang sudah menurun di urutan empat," tandasnya.

Data Dinkes Jateng tercatat bantuan stimulan jamban telah dibagikan sejak 2015 sampai sekarang, dengan jumlah totalnya 35 ribu paket jamban.

Per paket bantuan itu, terdiri atas semen, kloset, pipa paralon. Dan bahkan Pemprov Jateng juga akan membagikan 7.181 ribu paket jamban gratis pada 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayat Pria Terlilit Lakban yang Ditemukan di Indramayu Ternyata Warga Bekasi

Mayat Pria Terlilit Lakban yang Ditemukan di Indramayu Ternyata Warga Bekasi

Kalbar | Rabu, 27 Juli 2022 | 21:10 WIB

3 Makanan Khas Jawa Tengah dengan Rasa Unik dan Jarang Ditemukan

3 Makanan Khas Jawa Tengah dengan Rasa Unik dan Jarang Ditemukan

Jogja | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:24 WIB

Sadis! Wanita di Semarang Dimutilasi Jadi 11 Bagian, Dibuang di Tempat Berbeda

Sadis! Wanita di Semarang Dimutilasi Jadi 11 Bagian, Dibuang di Tempat Berbeda

Riau | Selasa, 26 Juli 2022 | 20:38 WIB

Dugaan Pemalsuan Surat Penggeledahan, Satresnarkoba Polres Wonosobo Dilaporkan ke Polda Jateng

Dugaan Pemalsuan Surat Penggeledahan, Satresnarkoba Polres Wonosobo Dilaporkan ke Polda Jateng

Jawa Tengah | Selasa, 26 Juli 2022 | 19:09 WIB

Pemprov Jateng Berhasil Pulihkan 251.037 Hektare Lahan Kritis di Jateng

Pemprov Jateng Berhasil Pulihkan 251.037 Hektare Lahan Kritis di Jateng

Surakarta | Rabu, 27 Juli 2022 | 06:35 WIB

Investor Taiwan Sebut Jateng Berkembang Pesat, Makin Dilirik Para Pengusaha dari Luar Negeri

Investor Taiwan Sebut Jateng Berkembang Pesat, Makin Dilirik Para Pengusaha dari Luar Negeri

Jawa Tengah | Selasa, 26 Juli 2022 | 17:27 WIB

Terkini

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:06 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

×