Ngeri! Dalam Sepekan 49 Orang Tewas Tersambar Petir Di India

Bangun Santoso

Jum'at, 29 Juli 2022 | 11:33 WIB
Ngeri! Dalam Sepekan 49 Orang Tewas Tersambar Petir Di India

Suara.com - Tujuh orang, sebagian besar petani, tewas tersambar petir di sebuah desa di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, kata polisi, Kamis (28/7/2022). Korban-korban itu menjadikan jumlah orang yang tewas akibat tersambar petir menjadi 49 orang di negara bagian itu pekan ini.

Para petani itu dilaporkan berlindung di bawah pohon selama hujan deras musiman yang diwarnai petir. Mereka tersambar dan tewas seketika, Selasa.

Tingginya jumlah korban tewas mendorong pemerintah mengeluarkan pedoman baru tentang bagaimana melindungi diri selama badai petir, kata juru bicara pemerintah negara bagian Shishir Singh. “Saat ini banyak orang meninggal karena petir daripada karena insiden lain terkait hujan,” kata Singh. Musim hujan di India berlangsung dari Juni hingga September.

Kolonel Sanjay Srivastava, seorang pejabat di Departemen Meteorologi India, mengatakan petir telah menewaskan hampir 750 orang di seluruh India sejak April. Itu termasuk 20 orang yang meninggal di negara bagian Bihar timur dalam dua hari terakhir, dan 16 lainnya di negara bagian Madhya Pradesh di India tengah, awal bulan ini.

Sunita Narain, direktur jenderal Pusat Sains dan Lingkungan, mengatakan pemanasan global berperan dalam meningkatnya jumlah petir. Kenaikan suhu satu derajat Celcius meningkatkan jumlah petir hingga 12 kali lipat.

Srivastava mengatakan bahwa penggundulan hutan, penipisan badan air, dan polusi berkontribusi pada perubahan iklim, yang pada akhirnya menyebabkan terciptanya lebih banyak petir.

J P Gupta, direktur Departemen Meteorologi, mengatakan badai dan petir meningkat tahun ini karena peningkatan polusi. “Suhu tanah yang tinggi menyebabkan penguapan badan air sehingga menambah kelembaban atmosfer. Kehadiran aerosol akibat polusi udara menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi awan petir untuk memicu aktivitas petir,'' kata Gupta.

Lebih dari 200 orang tewas akibat hujan lebat dan tanah longsor di sejumlah negara bagian India termasuk Assam, Manipur, Tripura dan Sikkim sejak 17 Mei. Ratusan ribu orang terpaksa mengungsi pada musim hujan. (Sumber: VOA)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Aktor India Amitabh Bachchan saat Terinfeksi Hepatitis B, Menderita Lihat Keluarga Sedih

Cerita Aktor India Amitabh Bachchan saat Terinfeksi Hepatitis B, Menderita Lihat Keluarga Sedih

Health | Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:22 WIB

4 Daerah di Jabar Berpotensi Hujan Lokal

4 Daerah di Jabar Berpotensi Hujan Lokal

Tantrum | Jum'at, 29 Juli 2022 | 06:49 WIB

42 Warga India Tewas Minum Metanol Kelas Industri

42 Warga India Tewas Minum Metanol Kelas Industri

Tantrum | Kamis, 28 Juli 2022 | 20:10 WIB

Duh! Para Siswa di India Minum Air Rebusan Kondom Rasa-rasa Buat Mabuk

Duh! Para Siswa di India Minum Air Rebusan Kondom Rasa-rasa Buat Mabuk

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 16:12 WIB

Prakiraan Cuaca Wilayah Jawa Barat tanggal 28 Juli 2022

Prakiraan Cuaca Wilayah Jawa Barat tanggal 28 Juli 2022

Tantrum | Kamis, 28 Juli 2022 | 06:56 WIB

India Terlanda Badai Disertai Petir, 20 Orang Tewas Tersambar

India Terlanda Badai Disertai Petir, 20 Orang Tewas Tersambar

Malang | Rabu, 27 Juli 2022 | 21:57 WIB

Awas Mual! Air Rebusan Kondom Dipakai Mabuk

Awas Mual! Air Rebusan Kondom Dipakai Mabuk

Tantrum | Rabu, 27 Juli 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×