5 Pantangan Malam 1 Suro: Dilarang Menikah hingga Keluar Rumah

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 29 Juli 2022 | 21:23 WIB
5 Pantangan Malam 1 Suro: Dilarang Menikah hingga Keluar Rumah
Ilustrasi Malam - 5 Pantangan Malam 1 Suro Menurut Kepercayaan Adat Jawa (Freepik)

Suara.com - Suara.com - 1 Suro merupakan hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Suro atau Sura. Masyarakat dengan adat Jawa mempercayai jika pada malam satu Suro dianggap sebagai hari yang sangat sakral atau keramat.

Terdapat sejumlah pantangan malam 1 Suro yang harus dipatuhui oleh masyarakat Jawa jika tidak ingin tertimpa kesialan. 

Bulan Suro terkenal dikalanhan masyarakat Jawa sebagai bulan yang sangat sakral, keramat, dan juga penuh misteri. Karena dianggap sebagai bulan sakral dan keramat, banyak masyarakat Jawa pada zaman dulu melakukan sejumlah aktivitas atau ritual-ritual pembersihan benda pusaka.  

Lantas kapan malam 1 Suro yang dianggap kramat oleh sebagian masyakat Jawa? 

Kapan Malam 1 Suro? 

Jika dilihat dari pertemuan waktu anatar kalender Jawa dengan Masehi, Malam 1 Suro jatuh pada Jumat, 29 Juli 2022. 

Dalam penanggalan suku Jawa, bulan Suro dihitung berdasarkan dengan penggabungan kalender lunar (Islam) serta kalender matahari (masehi) dan juga Hindu.

Berdasarkan pertimbangan pragmatis, politik, dan juga sosial, penanggalan Jawa ini memiliki dua sistem perhitungan antara lain yaitu mingguan (7 harian) serta pasaran (5 harian). 

Penanggalan Jawa sendiri memiliki perhitungan siklus windu (sewindu: 8 tahun), yang mana konsekuensi dari siklus tersebut yaitu urutan tahun jawa yang ke 8 (jimawal) jatuhnya pada tanggal 1 Suro berselisih sehari lebih lambat dibanding dengan jatuhnya 1 Muharram dalam kalender Islam. 

baca juga

Pada saat malam hari menjadi waktu yang paling tepat untuk memperingati tanggal 1 Suro, tepatnya yaitu setelah magrib pada hari sebelum tanggal 1 Suro. 

Pantangan Malam 1 Suro

Terdapat pantangan yang harus dipatuhi oleh mayarakat Jawa pada saat bulan Suro. Sebagian masyarakat percaya jika pantangan itu dilanggar maka akan mendatangkan mala petaka. Berikut ini beberapa pantangan bulan Suro: 

1. Menikah 

Mengadakan acara pernikahan pada saat bulan Suro dipercaya akan mengundang sejumlah kesialan bagi keluarga pengantin serta kedua mempelai.

Selain dari segi mistisnya, ada yang percaya jika pantangan tersebut dilakukan supaya tidak menyaingi atau mengganggu prosesi ritual di Keraton tertentu. 

2. Menggelar hajatan 

Pantangan selanjutnya pada bulan Suro yaitu larangan untuk menyelenggarakan hajatan bagi masyarakat Jawa. Tidak hanya hajatan untuk pernikahan namun juga sunatan, atau syukuran lainnya. 

3. Beraktivitas di luar rumah

Malam 1 Suro dipercaya sebagai gerbang gaib, di mana terdapat beberapa makhluk gaib atau astral yang konon berkeliaran untuk mencari tumbal. Oleh karena itu, masyarakat Jawa dilarang berpergian pada saat malam 1 Suro. 

4. Membangun rumah atau pindah rumah 

Masyarakat Jawa sangat mempercaya dengan adanya hari baik maupun hari buruk dalam menentukan sesuatu. Sedangkan hari-hari di bulan Suro dianggap menjadi hari yang tidak baik untuk membangun rumah ataupun pindahan rumah. Karena, pada bulan Suro masyarakat percaya sebagai hari yang sakral dan keramat. 

Jika pantangan ini dilanggar maka akan mendatangkan makhluk ghaib di dalam rumah yang ditempati. Makhluk ghaib itu dipercaya akan membayakan penghuninya. 

5. Berbicara Sembarangan 

Berbicara sembarangan sangat dilarang, apalagi ketika malam satu suro belum berakhir. Sejumlah masyarakat Jawa percaya, ketika seseorang berbicara sembarangab pada bulan suro atau pada saat malam satu suro, maka ucapannya  akan terkabul. Khususnya ucapan yang tidak baik dan kotor. 

Perbedaan Malam 1 Suro dengan 1 Muharram 

Banyak masyarakat yang menganggap 1 Suro dengan 1 Muharram adalah satu peringatan yang sama. Namun ternyata, kedua hari besar itu berbeda. Meskipun keduanya jatuh pada waktu yang hampir bersamaan. Malam 1 Suro dan 1 Muharram ditentukan berdasarkan dua kalender yang berbeda. 

1  Suro sendiri yaitu awal bulan dalam kalender Jawa, awal diterbitkan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo, seorang Raja Mataram Islam.

Sementara 1 Muharram merupakan penetapan awal Tahun Baru Islam dalam kalender Hijriyah yang pertama kali dibuat pada saat masa khalifah Umar bin Khattab. 

Hal yang menjadi pembeda paling mencolok antara Malam 1 Suro dengan 1 Muharram adalah tradisi yang akan dilakukan untuk merayakan malam tersebut.

Jika umat Islam menganggap 1 Muharram adalah hari yang penuh kemuliaan, berbeda halnya dengan 1 Suro yang dianggap sebagai bulan mistis dan kramat oleh mayarakat Jawa. 

Tradisi Malam 1 Suro 

Masyarakat Jawa akan melakukan sejumlah tradisi untuk menyambut datangnya malam 1 Suro. Seperti arak-arakan kebo bule  sebagai tradisi kirab malam 1 suro yang diadakan di Keraton Kasunan Surakarta. 

Berbeda dengan Solo, Yogyakarta juga mengadakan tradisi malam 1 Suro yaitu Mubeng Beteng. Tradisi Mubeng Beteng atau disebut dengan Lampah Mubeng ini merupakan tradisi yang dilakukan dengan cara mengelilingi Kompleks Keraton Yogyakarta. 

Hal serupa juga dilakukan oleh masyarakat Ponorogo dengan tradisi grebeg Suronya. Tradisi yang dilakukan yaitu kirab mengelilingi benteng keraton Ponorogo. Tradisi lain juga dilakukan oleh masyarakat disejumlah wilayah. 

Demikian tadi ulasan mengenai pantangan malam 1 Suro yang dipercaya masyarakat Jawa jika dilanggar maka akan mendatangkan malapetaka dan kesialan. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usul Kebo Bule: Hewan yang Dikeramatkan Diarak di Malam 1 Suro

Asal Usul Kebo Bule: Hewan yang Dikeramatkan Diarak di Malam 1 Suro

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 19:32 WIB

Bacaan Dzikir di Awal Tahun Baru Islam, Lengkap dari Surat Yasin

Bacaan Dzikir di Awal Tahun Baru Islam, Lengkap dari Surat Yasin

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:57 WIB

Apakah Malam 1 Suro Sama dengan Malam 1 Muharram? Ini Letak Perbedaannya

Apakah Malam 1 Suro Sama dengan Malam 1 Muharram? Ini Letak Perbedaannya

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:02 WIB

Sejarah Malam 1 Suro, Tahun Baru Jawa yang Berbarengan dengan 1 Muharram

Sejarah Malam 1 Suro, Tahun Baru Jawa yang Berbarengan dengan 1 Muharram

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:00 WIB

Kapan Libur Tahun Baru Islam? Ini Jawaban Kemenag dan BRIN

Kapan Libur Tahun Baru Islam? Ini Jawaban Kemenag dan BRIN

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 20:45 WIB

Malam 1 Suro 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Bedanya dengan 1 Muharram

Malam 1 Suro 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Bedanya dengan 1 Muharram

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 19:35 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×