Bikin Kesan Tembak Menembak, Kapolri: Ferdy Sambo Pakai Pistol Brigadir J Ditembakan ke Dinding

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:13 WIB
Bikin Kesan Tembak Menembak, Kapolri: Ferdy Sambo Pakai Pistol Brigadir J Ditembakan ke Dinding
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran memberikan konferensi pers terkait kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Gedung rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa tidak ada fakta yang menunjukan tembak menembak yang menewaskan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo. Sehingga pernyataan Polri sebelumnya yang menyebutkan tembak menembak antara Bharada E alias Richard Eliezer dengan Brigadir J hanya rekayasa kasus.

"Ditemukan perkembangan baru bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan. Saya ulangi tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Listyo dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa(9/8/2022).

Listyo menjelaskan, fakta baru itu ditemukan setelah tim khusus memeriksa sejumlah saksi di tempat kejadian perkara/TKP. Beberapa saksi yang diperiksa diantaranya berinisial RE, RR, KM, AR dan P dan FS.

Dia menegaskan, Bharada E menambak J hingga meninggal dunia atas perintah Ferdy Sambo.

"Timsus menemukan peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J mengakibatkan J meninggal dunia yang dilakukan oleh RE atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo)," ujarnya.

Dia menuturkan, Sambo melakukan rekayasa kasus, seolah-olah kasus kematian Brigadir J karena tragedi tembak menembak di rumah dinasnya. Sambo menggunakan senjata api milik Brigadir J untuk ditembakkan ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah-olah terjadi tembak menembak.

"Terkait apakah FS menyuruh atau terlibat langsung dalam penembakan, saat ini tim masih melakukan perkembangan terhadap saksi-saksi dan pihak terkait," tuturnya.

Dalam kasus ini tim khusus Polri telah menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka. "Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara, dan timsus telah memutuskan, saudara FS (Ferdy Sambi) sebagai tersangka," kata Listyo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa KM, Tersangka Lain di Kasus Penembakan Brigadir J, Perannya Turut Membantu dan Menyaksikan Pembunuhan

Siapa KM, Tersangka Lain di Kasus Penembakan Brigadir J, Perannya Turut Membantu dan Menyaksikan Pembunuhan

Blitz | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:09 WIB

Ferdy Sambo Disebut Jadi Dalang Tewasnya Brigadir J, Total Ada 4 Tersangka

Ferdy Sambo Disebut Jadi Dalang Tewasnya Brigadir J, Total Ada 4 Tersangka

Purwasuka | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:09 WIB

Staf Ahli Diduga Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Apabila Ditemukan, Kita Proses!

Staf Ahli Diduga Bantu Ferdy Sambo Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Apabila Ditemukan, Kita Proses!

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:06 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×